Teknologi dan Pendidikan, Guru Dihimbau Tingkatkan Cara Mengajar

Oleh : Dina Astria | Selasa, 13 Februari 2018 - 18:30 WIB

(kiri ke kanan) Takuya Homma, Itje Chodijah, Maudy Ayunda, Gatot Pramono dan Tyovan Arie dalam acara panel diskusi Quipper Indonesia. (Foto: Dina Astria/Industry.co.id)
(kiri ke kanan) Takuya Homma, Itje Chodijah, Maudy Ayunda, Gatot Pramono dan Tyovan Arie dalam acara panel diskusi Quipper Indonesia. (Foto: Dina Astria/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Di jaman modern seperti saat ini, teknologi hadir di tengah-tengah dunia pendidikan untuk bisa melakukan inovasi dalam menyampaikan pengetahuan sebagai sumber pendidikan sangatlah membantu untuk setiap pelaku pendidikan, yakni salah satunya adalah para guru. Namun penggunaan teknologi dalam pendidikan masih perlu melakukan penyesuaian yang sangat mendalam.

Menurut Kepala Pusat Teknologi dan Informasi dan Komunikasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Gatot Pramono sekitar 90 % guru di Indonesia masih menyampaikan materi dengan cara tradisional.

“Adanya pembelajaran berupa video dan buku. Keduanya itu sudah hadir. Tapi yang menjadi masalah adalah bagaimana proses belajarnya. Walaupun di Indonesia sudah punya teknologi yang cukup canggih, walaupun sehari-hari kita membicarakan konten-konten tetapi belum tentu hal itu dimanfaatkan oleh para guru untuk melakukan variasi cara mengajar”, jelasnya lagi dalam acara panel diskusi Quipper Indonesia pada Senin (12/2) di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta.

Itje Chodijah selaku Pakar Pendidikan juga mengungkapkan, “ketika berbicara mengenai pendidikan, kita juga berbicara tentang pengembangan diri si pelaku pendidikannya, salah satunya para guru. Teknologi hadir sebagai alat yang harus digunakan secara tepat”.

Adanya teknologi melalui beberapa media pembelajaran seperti Quipper Indonesia, Bahaso dan lain sebagainya yang hadir di tengah dunia pendidikan bisa memberikan variasi dalam cara mengajar para guru. Peran teknologi dalam pendidikan ini, yang paling banyak membutuhkan perhatian adalah para guru.

“Mindset guru harus diubah. Guru tidak hanya menjadi sumber pengetahuan, tetapi juga sebagai fasilitator. Guru juga harus terus mampu membangkitkan motivasi para siswanya dalam penggunaan teknologi yang secara tepat”, tutup Gatot Pramono.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri BUMN Rini Soemarno (Dok Industry.co.id)

Jumat, 17 Agustus 2018 - 18:46 WIB

Ke Ternate, Menteri BUMN Tinjau Kondisi Korban KMP Bandeng

Pasca insiden karamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Bandeng milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di perairan Loloda, Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara pada Rabu (15/8) lalu, Menteri Badan…

Presiden Jokowi dan Ibu negara Iriana Jokowi (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 17 Agustus 2018 - 18:39 WIB

Gubernur Olly Akui Presiden Jokowi Perhtikan Kesejahteraan Veteran

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey mengapresiasi Presiden Joko Widodo yang memperhatikan kesejahteraan seluruh veteran di Indonesia dengan menaikkan tunjangan kehormatan sebesar…

Presiden Joko Widodo bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono cek pengerjaan Tol Bocimi

Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:15 WIB

Pembangunan Infrastruktur Menumbuhkan Sentra Ekonomi Baru

Pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan pemerintah di berbagai daerah dapat menumbuhkan sentra-sentra ekonomi baru, kata Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Profesor…

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Foto Ist)

Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:00 WIB

Menteri Basuki Pastikan Tak Ada Proyek Baru Kecuali Bendungan

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan tidak ada proyek infrastruktur baru yang dikerjakan Pemerintah pada 2019 kecuali pembangunan bendungan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono

Jumat, 17 Agustus 2018 - 16:45 WIB

Menteri PUPR Basuki akan Prioritaskan Belanja Modal

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan tambahan alokasi anggaran akan diprioritaskan untuk belanja modal yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.…