Vivi Zubedi, Desainer Indonesia Berjaya di New York Fashion Week 2018

Oleh : Amazon Dalimunthe | Selasa, 13 Februari 2018 - 10:04 WIB

Vivi Zubedi, Desainer Indonesia yang Berjaya Di New York Fashion Week 2018 ( foto: Bianca Barben)
Vivi Zubedi, Desainer Indonesia yang Berjaya Di New York Fashion Week 2018 ( foto: Bianca Barben)

INDUSTRY.co.id - New York,-- Nama desainer busana muslim dari Indonesia kembali jadi perbincangan panggg fesyen paling bgerngsi di kota New York yaitu New York Fashion Week (NYFW) The Show. Jika dulu tercatat nama Anissa Hasibuan, kali ini desainer asal Kalimantan Vivi Zubedi berhasil membuat kagum sekitar 500 tamu yang hadir memenuhi gedung Industria, downtown Manhattan New York tempat panggung utama NYFW, The Show diselenggarakan pada hari minggu lalu. Vivi tampil dengan rangkaian busana dengan tema Urang Banua.

Menampilkan 24 model dengan 34 koleksi terbaru, Vivi berhasil membuat para tamu kagum atas paduan warna hitam dan putih dengan memakai topi baseball cap yang sangat popular di New York. Apalagi Vivi menggunakan jenis kain yang berbeda yaitu kain Sasirangan dan Pagatan asal Kalimantan. Kedua jenis kain ini untuk pertama kalinya diperkenalkan di kota New York.

“Tahun lalu saat ikut NYFW first stage, saya membawa dua belas koleksi kain khas Indonesia, ternyata cukup banyak orang mengenal kain jepara atau kain batik tapi mereka tidak kenal Sasirangan. Lalu saat saya eksplore kain sasirangan di Kalimantan saya menemukan lagi kain tenun pagatan. Nah saat diundang IMG NY, saya memutuskan untuk membawa kain sasirangan dan pagatan dalam rancangan saya supaya bisa dikenal, bukan hanya di Indonesia tapi juga di dunia internasional”, kata Vivi Zubedi sesaat setelah pertunjukan.

“Saya suka style dan koleksi Vivi, khususnya desain celana kaki yang lebar, perpaduan warna hitam dan putih sangat menakjubkan”, kata Miss Universe Demi-Leigh Nil Peters yang hadir diantara para tamu seperti fashion bloggers, pemerhati mode, fashionista pemilik butik dan fashion stylist.  

Sementara itu penampilan para model juga disesuaikan dengan make-up yang bernuansa alam sesuai dengan tema Urang Banua, Kalimantan Selatan. “Khusus untuk show ini, kita menggunakan make up untuk para model bernuansa forest look dengan warna hijau dan kuning keemasan juga summer dream look dengan warna oranye dan kuning. Ini menyesuaikan dengan iklim tropis Indonesia”, ujar Carolina Septerita, Creative Director dari Wardah Beauty yang juga mempunyai misi ingin memperkenalkan trend make up Indonesia di pasar global.

“Pertama kali saya melihat rancangan Vivi, sangat fashionable. Saya sangat senang melihat desain karya Vivi, ujar Amundo Daminiri pengamat mode dan hair stylist dari New York.

Sementara Vivi berencana untuk terus mengembangkan usaha mode di kota New York. “Saya berharap dari show NYFW ini, kita akan mendapatkan buyers dan customers yang banyak sehingga bisa membantu kehidupan para pengrajin Banua Borneo yang saat ini belum maju secara ekonomi. Untuk saat ini, koleksi saya bisa didapatkan di Indonesia Fashion Gallery di New York”, kata Vivi sebelum meninggalkan gedung NYFW. (AMZ)

 

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Peluncuran Generali Protection (G-PRO) (Foto: Ridwan/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 21 Februari 2018 - 18:20 WIB

Generali Gandeng Bank BTN Berikan Perlindungan Penyakit Kritis Bagi Nasabah KPR

PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia)bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero)kembali meluncurkan Generali Protection (G-PRO).

Ilustrasi Pekerja Pabrik Sarung Tangan Karet (Ist)

Rabu, 21 Februari 2018 - 17:50 WIB

Industri Sarung Tangan Karet, Dari 40 Pabrik Tersisa 5 Pabrik, Mengerikan!

Isu penutupan pabrik hingga saat ini masih menjadi perbincangan hangat di kalangan para pelaku industri. Harga gas yang tak kunjung turun menjadi pemicu tutupnya beberapa pabrik di Indonesia.

Achmad Widjaja, Wakil Ketua Komite Tetap Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Bidang Industri Hulu dan Petrokimia

Rabu, 21 Februari 2018 - 17:03 WIB

Kisruh Harga Gas Buat Investor Wait and See, Industri Petrokimia Makin Tak Matang

Investasi sektor petrokimia hingga saat ini masih belum ada perencanaan yang matang. Pasalnya, investor masih menunggu ketegasan pemerintah terkait penurunan harga gas untuk industri.

CEO blanja.com Aulia E Marinto

Rabu, 21 Februari 2018 - 17:00 WIB

Industri UMKM Harus Punya Kreativitas E-Commerce

Ketua Umum Indonesia E-Commerce Association (Idea) Aulia E Marinto mengatakan industri usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) harus memiliki kreativitas dalam memberdayakan "e-commerce" (perdagangan…

LUNA V Lite

Rabu, 21 Februari 2018 - 16:41 WIB

Fokus ke Produk, LUNA Smartphone Optimis Kuasai Pasar Dalam 3 Tahun

Luna V Lite dengan layar Fullscreen rasio 18:9 mampu menghadirkan kualitas yang sama dengan harga yang cukup fantastis yaitu 1,7 jutaan.