Gaya Hidup Mewah Bos Travel Umrah Ini Tipu Ribuan Jamaah

Oleh : Ahmad Fadli | Selasa, 13 Februari 2018 - 06:55 WIB

Pemilik PT SBL, Aom Juang Wibowo, berpose dengan mobil sport mewah. (Facebook Aom Juang)
Pemilik PT SBL, Aom Juang Wibowo, berpose dengan mobil sport mewah. (Facebook Aom Juang)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Usai First Travel, penipuan terhadap calon jamaah umrah kembali terjadi. Kali ini, Kepolisian Daerah Polda Metro Jawa Barat menangkap dua pelaku penggelapan uang jamaah pada biro umrah dan haji PT Solusi Balad Lumampah (SBL) dengan total kerugian Rp 300 miliar.

Pihak kepolisian telah menentapkan dua orang tersangka yaitu Aom Juang Wibowo sebagai pemilik PT SBL dan Ery Randani sebagai staf PT SBL. Kepolisian juga telah menyita aset pribadi yang diduga dibeli dari uang calon jamaah.

Kepala Polda Jabar, Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto di Markas Polda Jabar, mengatakan Keduanya ditangkap menyusul laporan calon jamaah yang merasa ditipu PT SBL. Tersangka dikenai pasal 378 dan pasal 372 tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman pidana paling lama 20 tahun dan denda Rp10 miliar.

Agung mengatakan, PT SBL menyelenggarakan perjalanan ibadah umrah dan haji plus, namun berdasarkan informasi dari Kementerian Agama (Kemenag), biro itu tidak memiliki izin memberangkatkan haji.

"Setelah kita cek, PT SBL hanya memiliki izin umrah saja, dan tidak memiliki izin memberangkatkan haji. Jadi tidak sesuai ketentuan," kata Agung.

Sejak beroperasi awal 2016, PT SBL telah menerima 31.000 orang calon peserta umrah dan 117 orang calon jamaah haji plus. Masing-masing calon jamaah umrah telah mengirimkan uang mulai dari Rp18 juta hingga Rp23 juta.

"Dari total calon jamaah yang sudah mendaftar, PT SBL berhasil mengumpulkan dana sekitar Rp900 miliar," kata Agung.

Ia melanjutkan, dari jumlah yang sudah mendaftar baru 17.383 orang sudah diberangkatkan. Sisanya, 12.845 orang belum diberangkatkan.

Untuk calon jamaah haji plus yang berjumlah 117 orang, masing-masing telah mengeluarkan dana Rp110 juta sehingga total terkumpul Rp12,8 miliar. "Kita akan terus telusuri dan kembangkan kasus ini," kata Agung.

Polda Jabar menyita aset-aset PT SBL. "Setelah melakukan penangkapan dilakukan pemeriksaan dan penyitaan terhadap aset dari bisnis tersebut. Tiga rumah di Antapani, satu tanah di Cigadung, dan satu rumah di Dewi Sartika, Kota Bandung," ujar Agung.

Selain rumah, polisi juga menyita satu unit mobil Mercedes, Range Rover EVOQUW, Nissan Navara, Toyota Alphard, Mitsubitshi Pajero, Truk Towing, Honda Mobilio, Honda Jazz, dan Toyota Hiace.

Juga disita empat kendaraan bermotor roda dua, masing-masing satu Yamaha X-Max dan tiga unit motor trail berbagai jenis. "Kami juga menyita uang tunai sebesar Rp1,6 miliar dengan pecahan uang kertas seratus ribu rupiah," kata Agung seperti dilansir Antara.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Lintasarta berhasil meraih penghargaan untuk kategori Best Improved Data Technoloy Governance & AI untuk layanan data center dan cloud, di ajang Data Technology Governance, AI and Analytics Summit & Awards 2018

Jumat, 19 Oktober 2018 - 09:04 WIB

Lintasarta Sabet Penghargaan Kualitas Layanan Data Center & Cloud

Lintasarta berhasil meraih penghargaan untuk kategori Best Improved Data Technoloy Governance & AI untuk layanan data center dan cloud, di ajang Data Technology Governance, AI and Analytics…

Homestay - foto IST

Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:55 WIB

Homestay di Danau Toba Akan Berstandar ASEAN

Pengembangan kawasan Danau Toba sebagai satu dari 10 destinasi prioritas memiliki potensi pariwisata yang besar. Dari sisi amenitas, Pengembangan homestay berstandart Asean terus dikebut. Goalnya…

Ilustrasi kredit perbankan

Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:31 WIB

Kontribusi Kredit Perbankan di Palu Capai 0,5 Persen

INDUSTRY.co.id

Jakarta - Berdasarkan data sementara yang diterima OJK, jumlah kredit perbankan di Provinsi Sulawesi Tengah sebesar Rp 27 triliun atau 0,5% dari…

Jababeka Morotai Night (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:30 WIB

Promosikan Pariwisata Morotai, Jababeka Gelar "Jababeka Morotai Night"

PT Jababeka Morotai berkolaborasi dengan KAUM Restorant menggelar acara yang bertajuk "Jababeka Morotai Night".

 Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso (kmps)

Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:00 WIB

OJK Perkirakan Potensi Kredit Macet Sulteng Rp4 Triliun

Otoritas Jasa Keuangan memperkirakan potensi kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) di Sulawesi Tengah akibat gempa dan tsunami mencapai Rp4,063 triliun dari total Rp27 triliun kredit…