Permendag Nomor 22 Tahun 2018 Dinilai Dapat Mengancam Industri Baja

Oleh : Hariyanto | Senin, 12 Februari 2018 - 21:26 WIB

Ilustrasi Industri Baja
Ilustrasi Industri Baja

INDUSTRY.co.id - Cilegon - Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk (Persero) Mas Wigrantoro Roes Setiyadi mengatakan, peraturan Menteri Perdagangan Nomor 22 Tahun 2018 tentang ketentuan impor dapat mengancam eksistensi industri baja.

Mas Wigrantoro mengatakan, permendag ini memiliki dua poin inti, yakni menghapus persyaratan impor yang semula ada di Permendag Nomor 82 Tahun 2016 serta pemeriksaan melalui post border.

"Di Permendag lama, jika mau impor harus dengan pertimbangan teknis yang diterbitkan oleh Kementerian Perindustrian. Nah, di Permendag baru, pertimbangan teknis dari Kemenperin tidak diperlukan lagi. Selain itu, di Permendag 82 pemeriksaan dilakukan terlebih dahulu, namun Permendag 22 di mana barang lewat baru diperiksa," kata Mas Wigrantoro di kantor pusat KS Cilegon, Senin (12/2/2018).

Oleh sebab itu, lanjut Mas Wigrantoro, melalui Permendang Nomor 22 impor dengan mudah dapat dilakukan. Di lain sisi, barang yang diimpor belum mampu diproduksi di dalam negeri.

"Selanjutnya ada post-border di mana praktek yang terjadi sebelumnya adalah adanya unfair trade dengan mengalihkan nomor HS (harmonisation system). Jadi, kalau dia masukkan barang dengan HS tertentu yang merujuk ke KS, maka dia dikenakan bea masuk. Tapi karena dia ingin bebas bea masuk, dia pakai HS yang lain yang merujuk ke aloy. Jadi spesifikasinya tidak sepenuhnya lagi KS," katanya.

Menurut dia, praktek ini sudah terjadi sejak 2011. Al hasil, pihak yang dirugikan adalah produsen dalam negeri serta pemerintah harus menanggung rugi karena ketiadaan bea masuk.

"Kami prihatin, karena barang impor dari China pasti harganya lebih murah, meskipun kualitasnya jauh lebih bagus produk Indonesia. Namun, karakter market Indonesia pada umumnya, referensinya cuma harga," kata dia.

Ia menggarisbawahi tantangan KS ke depan tidak hanya impor barang jadi, melainkan penggunaan teknologi paikan baja China yang berpindah ke Indonesia dan tidak menghasilkan besi beton dengan kualitas tinggi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto

Minggu, 23 September 2018 - 10:56 WIB

Pendanaan SBSN Prioritas Untuk Peningkatan Layanan Jalan Nasional di Koridor Utama

Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara menjadi inovasi pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur.

Presiden Jokowi (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 23 September 2018 - 10:45 WIB

Capres/ Cawapres Lepas Burung Merpati Simbol Kampanye Damai

Para pasangan calon presiden dan calon wakil presiden serta para pimpinan partai politik melepaskan burung merpati sebagai simbol penyelenggaraan pemilu yang damai.

Business Indonesia Roundtable Meeting

Minggu, 23 September 2018 - 10:11 WIB

Indonesia-Spanyol Tingkatkan Kerjasama Teknologi Keselamatan Jalan dan Jembatan

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berada di Madrid, Spanyol dalam rangka Business Indonesia Roundtable Meeting yang berlangsung Jumat, 21 September 2018.

Managing Director President Office Sinar Mas Land Dhony Rahajoe saat menerima piagam penghargaan PropertyGuru Indonesia Property Aawrds

Minggu, 23 September 2018 - 10:04 WIB

Sinar Mas Land Raih Tiga Penghargaan di Ajang PropertyGuru Indonesia Property Awards

Pengembang kenamaan tanah air, Sinar Mas Land meraih penghargaan di ajang PropertyGuru Indonesia Property Awards 2018 yang diselengarakan oleh PropertyGuru bekerjasama dengan KOHLER.

(Foto: Tripjalanjalan)

Minggu, 23 September 2018 - 10:00 WIB

Ini Dia 4 Tempat Wisata di Madiun untuk Liburan Menyenangkan bersama Keluarga

Selain terkenal dengan sejumlah wisata alamnya, salah satu kota dan kabupaten di Jawa Timur ini ternyata juga memiliki daftar objek wisata yang cocok dikunjungi bersama keluarga.