Rudiantara Ajak Perusahaan Indonesia Perkuat Ekonomi Digital ASEAN

Oleh : Ahmad Fadli | Senin, 12 Februari 2018 - 17:17 WIB

Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Menkominfo) Rudiantara (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)
Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Menkominfo) Rudiantara (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id, Jakarta -  Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara mengatakan, pada masa kini di era serba teknologi digital, sinergi antar perusahaan Indonesia amat penting dan diperlukan.

Hal tersebut guna memperkuat ekonomi digital Indonesia di Asia Tenggara. Demikian dikemukakan Rudiantara pada peresmian kerja sama PT Astra International (Astra) dan Gojek Indonesia (Gojek), di Jakarta, Senin (12/2).

"Future_ adalah _digital space_. Industri harus saling berkonsolidasi untuk memajukan ekonomi digital, tidak bisa jalan sendiri-sendiri" kata Rudiantara.

Oleh sebab itu, Rudiantara mencoba semua kalangan untuk mendorong ekonomi digital kuat di ASEAN. Dengan begitu Asia Tenggara telah menjadi kuat ketika arus kemajuan teknologi digital akan masuk ke ASEAN.

"Pemerintah bukan fokus pada _regulatory_ lagi. Jangan sampai masuk ke area yang dipersulit. Kita dorong untuk besar dulu, nanti baru di tata," ujar Rudiantara.

Rudiantara berharap, pola pikir mengenai bisnis dapat diubah dengan memanfaatkan teknologi digital. Sehingga Indonesia mampu mampu, ungkap Rudiantara, menjadi _leader_ di ASEAN dengan sektor ekonomi digital.

"Saya berkeyakinan, berharap, kita menjadi _regional company_ yang berdaya saing di dalam maupun luar negeri," ujar Rudiantara.

Sedangkan pendiri sekaligus _Chief Executive Officer_ Go-Jek, Nadiem Makarim, menuturkan, kerja sama dengan Astra dilakukan karena memiliki misi yang sama yakni memajukan Indonesia melalui pemberdayaan masyarakat

 Nadiem menyampaikan, kerja sama yang dilakukan diharapkan mampu memperbaiki taraf pendapatan keuangan masyarakat serta mengakselerasi perkembangan ekonomi Indonesia berbasis digital.

Kemudian Presiden Direktur Astra, Prijono Sugiarto, menyebutkan bahwa jalinan kerja sama ini merupakan upaya meningkatkan nilai tambah untuk perusahaan dan bangsa dengan memanfaatkan teknologi digital.

Bentuk kerja sama antara Astra dan Gojek dengan menggabungkan keahlian dari kedua perusahaan agar dapat meningkatkan produktivitas, inovasi produk dan jasa sehingga dapat menciptakan pasar baru berbasis teknologi digital.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Wisman Tiongkok (Foto Banten.co)

Senin, 20 Agustus 2018 - 22:00 WIB

Wisman Tiongkok Dominasi Kedatangan Bandara Ngurah Rai Bali

PT Angkasa Pura I (Persero) mencatat wisman asal Tiongkok mendominasi kedatangan penumpang mancanegara di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, yakni mencapai 23,6 persen dari total keseluruhan…

Atlet Wushu Indonesia, Lindswell Kwok Raih Medali Emas di Ajang Asian Games 2018

Senin, 20 Agustus 2018 - 21:25 WIB

Raih Medali Emas, Lindswell Kwok Nikmati Bonus Rp 1,5 Miliar Plus Mobil

Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Imam Nahrawi mengaku telah menyiapkan 3 (Tiga) mobil dan uang sebesar Rp 1,5 miliar sebagai bonus peraih medali emas di ajang Asian Games 2018.

Ketua Umum Parmusi Usamah Hisyam (Foto Anto)

Senin, 20 Agustus 2018 - 21:08 WIB

Parmusi Disegani Penguasa Dicintai Ulama

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) berkiprah di Indonesia sudah cukup lama. Era reformasi 1999, Parmusi lahir dari sebelumnya Muslimin…

Ilustrasi Balap Sepeda (Foto Ist)

Senin, 20 Agustus 2018 - 21:00 WIB

Balap Sepeda Berkibar, Andini dan Khoiful Kawinkan Emas Downhill

Setelah Taekwondo dan Wushu, kini giliran balap sepeda Indonesia berkibar. Kali ini, pasukan Raja Sapta Oktohari tidak tanggung-tanggung meraup dua medali emas pada hari pertama perlombaan balap…

Menpora Imam Nahrawi menyerahkan secara simbolik bonus Rp 1,5 miliar kepada Defia Rosmaniar (Foto: Dok. Kemenpora)

Senin, 20 Agustus 2018 - 20:40 WIB

Menpora Serahkan Bonus Rp 1,5 Miliar kepada Dara Manis Asal Bogor, Defia Rosmaniar

Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Imam Nahrawi secara simbolik menyerahkan bonus medali emas sebesar Rp 1,5 miliar kepada atlet Taekwondo Defia Rosmaniar.