Peradaban Kerukunan Umat Beragama

Oleh : Jaya Suprana | Senin, 12 Februari 2018 - 11:36 WIB

Jaya Suprana (Foto Dok Industry.co.id)
Jaya Suprana (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Akhir-akhir ini di persada Nusantara mendadak tampil fenomena kekerasan terhadap para pemuka agama. Kyai dianiaya, biksu diperkusi, pastor dibacok.

Saya merasa prihatin bahkan sangat prihatin terhadap segenap prahara kekerasan tersebut. Di samping merupakan pelanggaran HAM dan Kemanusiaan Adil dan Beradab, rentetan angkara murka kekerasan tersebut memicu kesan bahwa pilar-pilar peradaban kerukunan umat beragama di persada Nusantara ini sedang mengalami krisis keruntuhan bahkan kemusnahan.

Tidak Dibenarkan

Tidak perlu diperdebatkan lagi bahwa kekerasan oleh manusia terhadap sesama manusia dengan alasan apa pun tidak layak dibenarkan. Apalagi kekerasan oleh manusia terhadap sesama manusia yang dilakukan dengan alasan agama jelas makin tidak layak dibenarkan sebab semua agama TIDAK sekali lagi : TIDAK mengajarkan kebencian namun kasih sayang.

Mengenai fakta bahwa memang ada manusia melakukan kekerasan terhadap sesama manusia dengan alasan agama maka serta merta bukan merupakan urusan  agama namun ranah hukum. Dan hukum juga tidak membenarkan kekerasan.

Memang membela agama kerap digunakan sebagai alasan melakukan kekerasan namun seyogianya sang pelaku kekerasan sadar bahwa membela agama dapat dilakukan tanpa melakukan kekerasan. Justru cara membela agama yang paling luhur dan mulia bukan dengan melakukan kekerasan terhadap sesama manusia namun justru dengan mempersembahkan kasih sayang kepada sesama manusia.

Peradaban

Maka besar harapan saya bahwa masyarakat Indonesia yang di masa kini telah dihormati oleh masyarakat dunia sebagai suri teladan masyarakat yang paling berhasil menegakkan pilar-pilar peradaban kerukunan antar umat beragama berkenan mau dan mampu menerawang gejala kekerasan terhadap para pemuka agama, bukan dengan lensa politik yang berkabut prasangka dan kebencian namun dengan lensa kesadaran hukum dan kasih sayang.

Berhentilah mereka menduga, menyangka, menafsirkan apalagi menuduh sekedar berdasar prasangka apalagi kebencian sebab alih alih berdampak menjernihkan malah memperkeruh suasana yang sudah keruh.

Marilah kita menyerahkan setiap kasus kekerasan yang dilakukan oleh manusia terhadap sesama manusia kepada para penegak hukum untuk menindak dan menghukum para pelaku kekerasan.

Apabila sang pelaku kekerasan kebetulan beragama A, janganlah kita membiarkan nila setitik merusak susu sebelanga dengan menghakimi bahwa seluruh umat beragama A adalah sang pelaku kekerasan.

Marilah kita bersatupadu dalam membuktikan bahwa Indonesia adalah negara hukum dengan masyarakat yang paling berhasil dalam perjuanganmenegakkan pilar-pilar peradaban kerukunan umat beragama di planet bumi masa kini.

Jaya Suprana:  Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan_

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pembangunan Duplikasi Jembatan Surabaya di Pulau Lombok

Jumat, 19 Oktober 2018 - 10:05 WIB

Pembangunan Duplikasi Jembatan Surabaya di Pulau Lombok Perlancar Jalur Logistik Mataram-Lombok Tengah

Pembangunan duplikasi jembatan tersebut akan memperlancar transportasi terutama angkutan barang logistik dari Mataram serta Kabupaten Lombok Barat menuju Lombok Tengah, Lombok Timur atau sebaliknya.

Pembangunan jalan tol (Ist)

Jumat, 19 Oktober 2018 - 10:00 WIB

Tol Serang-Panimbang Mulai Pengerjaan Betonisasi

Pembangunan jalan tol Serang-Panimbang sepanjang kurang lebih 83 Kilometer, sebagian sudah mulai memasuki tahap bentonisasi pada seksi pertama di sekitar Kecamatan Walantaka Kota Serang.

Chris Kanter Sebagai Direktur Utama Indosat Ooredoo (Foto Rizki Meirino)

Jumat, 19 Oktober 2018 - 10:00 WIB

Indosat Ooredoo Siapkan Belanja Modal Senilai Rp30 Triliun

Direktur Utama Indosat Ooredoo Chris Kanter mengatakan perseroan menyiapkan belanja modal lebih dari dua miliar dolar AS atau setara Rp30 triliun(kurs Rp15.000 per dolar AS).

Jumat, 19 Oktober 2018 - 09:56 WIB

Ajang Dangdut Academy Asia Kembali Digelar Indosiar

Ajang kompetisi pencarian bakat musik dangdut yang melibatkan beberapaa negara di Asia , Dangdut Academy (DA) Asia kembali digelar untuk yang keempat kalinya oleh stasun televisi Indosiar. Bisa…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Jumat, 19 Oktober 2018 - 09:54 WIB

Aksi Jual Diperkirakan Akan Terjadi

INDUSTRY.co.id

Jakarta - Diharapkan IHSG selanjutnya dapat bertahan di atas support 5813-5828 dan Resisten diharapkan dapat menyentuh kisaran 5868-5882. Pelemahan…