Sri Rejeki Isman dan Sinar Pantja Djaja Akan Akuisisi Dua Perusahaan

Oleh : Hariyanto | Jumat, 09 Februari 2018 - 17:46 WIB

PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL)
PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) dan PT Sinar Pantja Djaja (SPD) berencana mengambil alih PT Primayudha Mandirijaya (PM) dan PT Bitratex Industries (BI).

Dua perusahaan yang akan dibeli ini milik THG Pte Ltd, Tolaram Industries Pte Ltd, Krishna Kumar Agrawal, Manmeet Singh, dan Arvind Kumar Shankerlal Ladha. Pihak ini disebut penjual PM.

Para penjual lainnya dengan sebutan BI adalah One Sovereign Investment Pte Ltd, Thakral Investments Limited, Asean Interest Limited, Sohans Enterprise Limited, Sohans Emporium Pte Ltd, Arvind Kuhar Shankerlal Ladha, dan Krisna Kumar Agrawal. 

Para pembeli dan penjual setuju pengalihan saham dilakukan dalam dua tahap.

Tahap pertama, terdiri dari pengalihan 82% saham di masing-masing BI dan PM oleh para penjual kepada perseroan dan dilaksanakan pada 7 Februari 2018 dan hari kerja, setelah diterbitkannya persetujuan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) terkait pengalihan saham tersebut. 

Tahap kedua, terdiri atas pengalihan 18% saham di masing-masing BI dan PM oleh para penjualan kepada pembeli yang relevan dan dilaksanaan ppada 20 Maret 2018 dan satu hari kerja setelah diterbitkannya persetujuan BKPM terkait pengalihan saham ini. 

"Pada 7 Februari 2018, perseroan telah melaksanakan pengalihan saham tahap I, sesuai dengan ketentuan perjanjian jual beli saham bersyarat dengan total nilai transaksi US$69,699 juta," kata Direktur Allan Moran Severino dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (9/2/2018). 

Ia melanjutkan, nilai total saham tahap kedua dalam BI dan PM adalah US$15,3 juta dan pembayaran dilakukan dalam dua angsuran.

"Angsuran pertama sebesar US$7,3 juta akan dibayarkan papda 20 Maret 2018 dan angsuran kedua untuk jumlah sisanya akan dibayarkan setelah harga pembelian disepakati atau disesuaikan dengan penilai independen untuk menghitung nilai aset bersh BI dan PM pada tanggal pengalihan saham tahap I," jelasnya.

Ia menegaskan bahwa perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan para penjual yang terlibat dalam perjanjian jual beli saham bersyarat. (imq)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jembatan Ampera Palembang

Selasa, 17 Juli 2018 - 23:02 WIB

Kementerian PUPR Rehabilitasi Jembatan Ampera Palembang

Jembatan Ampera yang dibangun tahun 1962 dan selesai tahun 1965 tersebut memiliki panjang 1.177 meter dan lebar 22 meter.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung (Foto Ist)

Selasa, 17 Juli 2018 - 20:00 WIB

Ini Nama-Nama Menteri Kabinet Kerja Berpartisipasi Nyaleg

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan sejumlah menteri dalam Kabinet Kerja dan pejabat di lingkungan kepresidenan akan ikut berpartisipasi sebagai calon anggota legislatif pada pemilihan…

Wapres Jusuf Kalla (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 17 Juli 2018 - 19:35 WIB

Cawapres Jokowi 2019 Harus Mampu Tingkatkan 15 Persen Suara

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan calon pendamping Joko Widodo dalam Pemilu 2019 harus dapat mendongkrak perolehan suara minimal 15 persen.

Danu Wicaksana, CEO TCASH (kiri) - (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Selasa, 17 Juli 2018 - 19:09 WIB

Buka Layanan Lintas Operator, Ini Tiga Keunggulan TCASH Wallet

TCASH secara resmi telah membuka layanan aplikasi TCASH wallet untuk seluruh operator telekomunikasi. Pelanggan lintas operator dapat menikmati beragam layanan transaksi non-tunai TCASH dengan…

Ilustrasi Jalan Tol (ist)

Selasa, 17 Juli 2018 - 18:55 WIB

BNI Beri Tambahan Kredit Jalan Tol Manado-Bitung

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk turut membiayai Proyek Jalan Tol Ruas Manado-Bitung, Sulawesi Utara, dengan memberikan tambahan fasilitas kredit modal kerja (KMK) dana talangan tanah…