Vira Usaha Targetkan Peningkatan Penjualan 60 Persen

Oleh : Herry Barus | Rabu, 11 Januari 2017 - 14:45 WIB

Ilustrasi Pabrik Semen.
Ilustrasi Pabrik Semen.

INDUSTRY.co.id - PT Varia Usaha, salah satu anak usaha PT Semen Indonesia Tbk bagian distributor semen dan berbagai produk turunannya, menargetkan peningkatan penjualan sebesar 60 persen di tahun 2017 dibanding tahun 2016.

Direktur Utama PT Varia Usaha Sumarwanto di Gresik, Rabu (11/2) mengatakan upaya peningkatan penjualan dilakukan dengan membangun tambahan 10 unit kantor, gudang semen dan nonsemen di berbagai wilayah di Pulau Jawa dan Kalimantan pada 2017.

"Kami targetkan membangun sekurangnya 10 unit kantor dan gudang sejenis di berbagai wilayah pemasaran PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (PT SMI)," ucap Sumarwanto ditemui Antara  usai meresmikan penggunakan kantor, gudang semen dan nonsemen Bidang Usaha Perdagangan Bahan Bangunan (BU PBB) di Gulomanung, Kebomas Gresik.

Ia mengatakan, selama kurun 2016 PT Varia Usaha mendapatkan total penjualan secara 'holding' sebesar Rp4,3 triliun, dan ditarget melompat 60 persen dari pendapatan tahun lalu.

Oleh karena itu, kata Sumarwanto dengan keberadaan banyaknya gudang yang tersebar nantinya diharapkan bisa meningkatkan cadangan atau stok semen, sehingga tidak menumpuk di pabrik.

"Saat ini kami sudah punya cabang 50 gudang, dan 45 gudang berada di Jawa Timur. Pada tahun 2017 kami target tambah 10 lagi dengan sistem sewa dan beli di berbagai wilayah," tuturnya.

Salah satu gudang dan kantor yang saat ini sudah diresmikan adalah gudang di Gulomantung Gresik yang dibangun di atas lahan seluas 11.000 M2 dengan menelan dana investasi sebesar Rp7,5 miliar.

Gudang Gresik itu terdiri dari gudang semen seluas 720 M2, gudang semen jumbo seluas 768 M2, gudang nonsemen seluas 432 M2 dan kantor seluas 126 M2.

"Kantor dan Gudang Gulomantung Kebomas ini diposisikan untuk menambah sarana operasional BU PBB Cabang Gresik yang ada di Golokan Sidayu Gresik," imbuhnya.

Ia berharap keberadaan kantor dan gudang Gulomantung Kebomas dapat memperkuat daerah pemasaran semen zak wilayah Gresik kota dan sebagian wilayah Surabaya bagian barat, serta diharapkan dapat menunjang daerah pemasaran luar pulau.

Sementara pada kegiatan peresmian, selain dihadiri Sumarwanto selaku Direktur Utama, juga didampingi jajaran direksi, pejabat dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMI), jajaran pimpinan PT Varia Usaha dan mitra usaha/pelanggan semen zak, semen curah dan semen jumbo di wilayah Jawa Timur dan undangan dari instansi terkait dan masyarakat sekitar.(Hrb)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi PLTA Batangtoru di Medan

Kamis, 21 Februari 2019 - 21:42 WIB

Warga Batangtoru: Percayakan Keselamatan Orangutan Kepada Kami, Mereka Keluarga Kami Ratusan Tahun

Medan Masyarakat di sekitar lokasi pembangunan PLTA Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, terus menyuarakan dukungan terhadap proyek energi bersih terbarukan itu. Mereka menuding, penolakan…

Pejualan Indihome di masyarakat.

Kamis, 21 Februari 2019 - 21:33 WIB

Telkom Umumkan Pemenang Grand Prize IndiHome Family Vaganza

Jakarta Bertempat di Trans TV Jakarta, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melaksanakan pengundian Grand Prize Program IndiHome, dalam sebuah acara bertajuk Grand Prize - IndiHome Family…

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Kamis, 21 Februari 2019 - 21:00 WIB

Dukungan Pemda Penting Bagi Industri Sawit

Keberadaan perkebunan dan industri sawit sebagai investasi padat karya telah menjadi solusi Pemerintah untuk mendorong peningkatan lapangan kerja serta penyerapan tenaga kerja daerah.

KAI bekerjasama dengan Gerakan Suluh Kebangsaan mengadakan Jelajah Kebangsaan dengan rute dari Merak ke Banyuwangi, 18-22 Februari 2019.

Kamis, 21 Februari 2019 - 19:51 WIB

KAI Jadi Tuan Rumah Kegiatan Jelajah Kebangsaan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) senantiasa mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dapat memajukan dan mencerdaskan bangsa.

Foto Ilustrasi Kawasan Kumuh

Kamis, 21 Februari 2019 - 19:33 WIB

Tahun Ini, Pemerintah Bakal Tata Kawasan Kumuh Capai 24 Ribu Hektar

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) akan melakukan melaksanakan penataan terhadap 888 hektare (ha) kawasan kumuh pada 2019.