Presiden Jokowi Tak Ingin AG 2018 Terganggu Kabut Asap

Oleh : Herry Barus | Rabu, 07 Februari 2018 - 09:44 WIB

Presiden Jokowi menyalami peserta Rakornas Karhutla 2018 (Foto: Rahmat/Humas)
Presiden Jokowi menyalami peserta Rakornas Karhutla 2018 (Foto: Rahmat/Humas)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa 2018 Indonesia sebagai tuan rumah ASIAN Games XVIII yang akan di gelar di Jakarta dan Palembang  pada 18 Agustus hingga 2 September jangan sampai terganggu asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

"Tahun ini kita jadi tuan rumah ASIAN Games, tidak hanya di Jakarta, tapi juga Palembang. saya ingatkan lagi, jangan sampai saat perhelatan itu ada asap kebakaran hutan dan lahan," kata Presiden saat memberi pengarahan kepada peserta Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2018 di Istana Negara Jakarta, Selasa (6/2/2018)

Menurut Jokowi, asap dari karhutla akan menjadi nama baik (image) Indonesia menjadi jelek, tetapi juga akan menganggu penerbangan yang bisa menganggu pelaksanaan ASIAN Games tersebut.

"Kita harus bekerja keras agar perhelatan ASIAN Games bisa lancar tanpa terganggu kebakaran hutan dan lahan," harap Kepala Negara kepada para peserta Rapat Koordinasi yang terdiri gubernur, bupati/walikota, Pangdam, Kapolda, Danrem, Dandim, Kapolres dari daerah rawan Karhutla ini.

Presiden berharap deteksi dini dan pencegahan harus terus dilakukan serta selalu sigap melakukan pemadaman di kala masih kebakaran skala kecik.

"Jangan sampai ada kebakaran besar, baru kita tabrak sana, tabrak sini, tapi baru ada api kecil sudah dipadamkan," katanya.

Untuk itu, Presiden meminta kesiapan, ketersediaan sumber daya manusia (SDM), peralatan selalu dicek dan juga mengaktifan satgas yang berada di tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa.

"Pastikan juga, ini terutama para gubernur, para pengelola lahan, kewajiban jaga wilayah kerjanya, siapkan sarana dan prasarana, personil, libatkan masyarakat dalam pencegahan. Pencegahan lebih penting," katanya.

Jokowi juga meminta penegakan hukum pada pelaku pembakar hutan dan lahan harus tanpa pandang bulu, baik pidana maupun perdata.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pelabuhan Peti Kemas (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 19 Oktober 2018 - 10:20 WIB

Pelindo III Batulicin Belum Realisasikan Perbaikan Dermaga

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Cabang Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, hingga saat ini belum bisa merealisasikan perbaikan dermaga perahu cepat atau speed boad yang sudah mulai rusak…

Ilustrasi obligasi

Jumat, 19 Oktober 2018 - 10:09 WIB

Obligasi Dalam Negeri Dalam Bayang AS

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Tidak jauh berbeda dengan sebelumnya dimana pergerakan imbal hasil obligasi AS yang masih mengalami peningkatan seiring dengan hasil FOMC…

Pembangunan Duplikasi Jembatan Surabaya di Pulau Lombok

Jumat, 19 Oktober 2018 - 10:05 WIB

Pembangunan Duplikasi Jembatan Surabaya di Pulau Lombok Perlancar Jalur Logistik Mataram-Lombok Tengah

Pembangunan duplikasi jembatan tersebut akan memperlancar transportasi terutama angkutan barang logistik dari Mataram serta Kabupaten Lombok Barat menuju Lombok Tengah, Lombok Timur atau sebaliknya.

Pembangunan jalan tol (Ist)

Jumat, 19 Oktober 2018 - 10:00 WIB

Tol Serang-Panimbang Mulai Pengerjaan Betonisasi

Pembangunan jalan tol Serang-Panimbang sepanjang kurang lebih 83 Kilometer, sebagian sudah mulai memasuki tahap bentonisasi pada seksi pertama di sekitar Kecamatan Walantaka Kota Serang.

Chris Kanter Sebagai Direktur Utama Indosat Ooredoo (Foto Rizki Meirino)

Jumat, 19 Oktober 2018 - 10:00 WIB

Indosat Ooredoo Siapkan Belanja Modal Senilai Rp30 Triliun

Direktur Utama Indosat Ooredoo Chris Kanter mengatakan perseroan menyiapkan belanja modal lebih dari dua miliar dolar AS atau setara Rp30 triliun(kurs Rp15.000 per dolar AS).