Ratu Bidadari Anggap Dangdut Justru Musik Jaman Now

Oleh : Amazon Dalimunthe | Selasa, 06 Februari 2018 - 14:12 WIB

Ratu Bidadari
Ratu Bidadari

INDUSTRY.co.id - JAKARTA,-- Musik dangdut sebagai musik asli dan khas Indonesia semakin terus dikembangkan. Bahkan dangdut kini mendapat tempat yang setara dengan musik pop atau jenis musik lainnya dipelataran musik Indonesia. Bahkan seorang artis penyanyi pendatang baru malah menganggap dangdut justru musik “Jaman Now”. Untuk mengatakan bahwa dangdut justru yang teratas dibanding jenis musik lain.

“Dangdut bagi saya adalah musik ‘jaman now’ yang harus tetap berjaya, baik di rumah sendiri maupun di panggung dunia. Saya berharap para seniman musik dangdut tetap konsisten dan mendedikasikan kreativitas dan passion-nya,” ujar Ratu Bidadari, kepada sejumlah wartawan media hiburan, di lokasi shooting klip lagu ‘Jaman Now’ di studio Produksi Film Negara (PFN), Otista, Jakarta Timur, Minggu (04/02/2018).

Meski kerap diremehkan, kata Ratu, lagu dangdut memiliki daya yang kuat dan unik dalam budaya orang Indonesia ‘Jaman Now’. “Lagu dangdut terbuka dengan segala kolaborasi. Bahkan lagu genre lain bisa dibuat versi dangdutnya. Tak sedikit lagu hits dari berbagai genre, menjadi lebih populer setelah diaransemen ulang dengan versi dangdut,” ujar penyanyi yang mengaku mengagumi Raja Dangdut Rhoma Irama ini.

Tentang  tembang ‘Jaman Now’ yang dinyanyikannya,  menurut Ratu, adalah jawaban atas fenomena ‘Kids Jaman Now.’ Ratu mengharapkan lagu ini menginspirasi para Ratu rumah tangga; para Bunda, yang sejatinya adalah pendidik selamanya.

“Ratu rumah tangga itu adalah, para ibu Indonesia, pendidik selamanya. Guru di sekolah adalah pendidik temporer. Para ibu harus ambil peran di tengah persoalan kids ‘Jaman Now’ yang makin kompleks, terutama menyangkut degradasi moral. Saya kira ini pesan moral, atau best moment yang terjadi saat ini,” ungkap Sarjana Strata Satu lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Sekolah Tinggi Ilmu Sosial & Ilmu Pemerintahan (STISIP) Sukabumi ini.

Lagu ‘Jaman Now’ diciptakan Yanda Bebeh dan Eldikry. Musiknya easy listening, dengan struktur ritme dinamis; nge-beat, enak untuk bergoyang. “Musik dangdut itu genre paling enak didengar, dan enak buat joged. Meskipun saya juga adalah singer yang all round, but dangdut its the music is my country,” ujar penyanyi yang telah merilis tak kurang dari 10 lagu ini. 

Ratu Bidadari, mengawali karyanya di jagad musik dengan merilis lagu ‘Kawin 5 Kali’, ‘Janda 2 kali, dan “Somasi Cinta,” ciptaan Sandy Sulung. Menyusul kemudian tembangnya, ‘Mana Tanggung Jawabmu’, ciptaan H. Ukat S, ‘Menunggu Giliran’ dan Ikhlas, (Ade Bentar), ‘Lagu Tentang Cinta’ NN/Ade Bentar, yang diaransemen Eldikry. Ratu juga pernah merilis lagu ‘Tak Bisa Dibeli’, ciptaan Ian Kasela ‘Radja’. Untuk tema religi Ratu merilis lagu ‘Sujudku’, ciptaan Momsky, yang diaransemen Sandy Sulung.

Artis penyanyi kelahiran Karawang, 30 April 1987 ini, terbilang artis serba bisa. Tidak hanya merambah di dunia tarik suara, melainkan juga membintangi beberapa film televisi serial dan cerita lepas. Sinetron yang pernah diperaninya, antara lain; ‘Santet Goyang Dangdut’, ‘Hantu Diskotik Kota’, ‘Artis Instagram’, ‘Cantik Ketok Magic’, ‘Wahana Rumah Hantu, serta Film Televisi (FTV) ‘Teror Goyang Pantura’, dan ‘Harum Surga di Jasad Hina’. (AMZ)

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Berhenti Merokok (ist)

Minggu, 27 Mei 2018 - 07:00 WIB

Jadikan Bulan Ramadhan Momentum Berhenti Merokok

Kementerian Kesehatan menyarankan agar bulan suci Ramadhan menjadi momentum untuk berhenti merokok dengan adanya ibadah puasa dan dilanjutkan tidak merokok di bulan-bulan berikutnya.

 Haji DKI

Minggu, 27 Mei 2018 - 06:00 WIB

Pelunasan BPIH Tahap II Ditutup

Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2018 tahap II ditutup pada Jumat sore (25/5/2018) dan masih menyisakan kuota 943 porsi sehingga sisa itu akan diisi jamaah cadangan.

Mensos Idrus Marham (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 27 Mei 2018 - 05:30 WIB

Mensos Idrus Borong Kaus Buatan Penderita HIV Sukabumi

Menteri Sosial Idrus Marham memborong 500 kaus buatan penderita HIV yang direhabilitasi di Panti Sosial Rehabilitasi Sosial Orang Dengan HIV (ODHIV) Kahuripan Sukabumi, Jawa Barat.

Mensos Idrus Marham dan Dirjen Rehabilitasi Sosial Edi Suharto dan Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Rachmat Koesnadi

Minggu, 27 Mei 2018 - 05:00 WIB

Mensos Idrus Ajak Masyarakat Terima Penderita Gangguan Jiwa

Menteri Sosial Idrus Marham mengajak masyarakat untuk menerima Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dalam keluarga sehingga tidak ada kasus pemasungan.

Asosiasi Wartawan Korea (dok INDUSTRY.co.id)

Sabtu, 26 Mei 2018 - 22:37 WIB

Wartawan Negeri K-Pop Kunjungi Pulau Bali

Presiden Asosiasi Wartawan Korea Jung Kyu Sung disertai sembilan orang wartawan Korea Selatan saat ini tengah berada di Pulau Dewata. Selama tujuh hari, 24-31 Mei, para wartawan negeri K-Pop…