OJK: Mereger ALI-AFI Tidak Pengaruhi Premi

Oleh : Herry Barus | Senin, 05 Februari 2018 - 14:19 WIB

Asuransi Ilustrasi
Asuransi Ilustrasi

INDUSTRY.co.id - Denpasar- Otoritas Jasa Keuangan menyatakan penggabungan PT AXA Life Indonesia (ALI) dengan PT AXA Financial Indonesia (AFI) tidak membuat perubahan terkait manfaat, besaran premi atau ketentuan khusus untuk masing-masing produk asuransi.

Kepala OJK Regional Bali dan Nusa Tenggara Hizbullah di Denpasar, Senin (5/1/2018)  menjelaskan proses penggabungan itu juga tidak mempengaruhi proses bisnis dan pertanggungan asuransi kelompok usaha AXA Group yakni PT AXA Mandiri Financial Services, PT Mandiri AXA General Insurance dan PT Asuransi AXA Indonesia.

Hizbullah mengatakan terkait pengalihan kontrak asuransi, PT ALI telah memberitahukan setiap pemegang polis dan terhitung sejak tanggal efektifnya penggabungan, seluruh hubungan hukum dalam kontrak asuransi antara PT ALI dan pemegang polis beralih kepada PT AFI.

Deputi Komisioner Manajemen Strategis dan Logistik OJK Anto Prabowo dalam keterangan pers mengatakan penggabungan tersebut sehubungan dengan ketentuan UU 40 tahun 2014 tentang Perasuransian.

Dia menjelaskan pasal 16 ayat 1 undang-undang itu mengatur setiap pihak hanya dapat menjadi pemegang saham pengendali pada satu perusahaan asuransi jiwa, satu perusahaan asuransi umum dan satu perusahaan reasuransi.

Selain itu satu perusahaan asuransi jiwa syariah, satu perusahaan asuransi umum syariah dan satu perusahaan reasuransi syariah atau "single presence policy".

National Mutual International Pty Ltd sebagai pemegang saham pengendali PT AFI dan PT ALI wajib mengkuti ketentuan "single presence policy" tersebut karena menjadi pemegang saham pengendali di dua perusahaan asuransi jiwa itu.

Terkait dengan ketentuan tersebut, Ando mengatakan, PT AFI dan PT ALI telah mengajukan permohonan merger kepada OJK dan telah memperoleh persetujuan dari OJK melalui surat nomor S-131/D.05/2017 pada 2 Oktober 2017.

"Penggabungan tersebut berlaku efektif sejak tanggal 1 November 2017," ucapnya.

Sebagai akibat dari penggabungan tersebut seluruh kegiatan usaha, operasional, modal, aset, izin, karyawan serta kewajiban termasuk kewajiban kepada pemegang polis dari PT ALI telah beralih demi hukum kepada PT AFI dan seluruh pemegang saham PT ALI menjadi pemegang saham PT AFI.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 19:10 WIB

Menteri Airlangga: Peningkatan Investasi Dorong Tumbuhnya Populasi Industri

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menyampaikan, peningkatan investasi dapat mendorong pertumbuhan populasi industri.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 17:53 WIB

Rupiah Senin Sore Menguat di Posisi Rp14.586

Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore (19/11/2018) ini menguat sebesar sembilan poin menjadi Rp14.586 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.595…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Senin, 19 November 2018 - 17:48 WIB

Presiden Jokowi: Perlu Inovasi Pembiayaan Infrastruktur

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan saat ini pemerintahannya bicara mengenai infrastruktur, maka tidak mungkin menutupnya dari anggaran pemerintah saja, sehingga perlu inovasi pembiayaan.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 17:45 WIB

BRI Cabang Purwokerto Salurkan KUR Rp442,218 Miliar

Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sampai dengan Oktober 2018 telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp442,218 miliar.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenperin)

Senin, 19 November 2018 - 17:40 WIB

Menperin Airlangga: Relaksasi DNI Pacu Investasi Sektor Industri

Pemerintah terus berupaya meningkatkan nilai investasi, baik dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) maupun penanaman modal asing (PMA). Investasi, khususnya di sektor industri, menjadi salah…