Kamu Pecinta Kopi? Weekend Ini, Mampir Yuk! ke Coffee Expo 2018

Oleh : Chodijah Febriyani | Sabtu, 03 Februari 2018 - 13:15 WIB

Kopiunited: The Indonesia Coffee Expo 2018 di Kawasan Blok M Square Jakarta Selatan (Foto: Kemenpar)
Kopiunited: The Indonesia Coffee Expo 2018 di Kawasan Blok M Square Jakarta Selatan (Foto: Kemenpar)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Bagi Kamu penikmat kopi sejati, weekend ini coba yuk! ke kawasan Blok M Square, Jakarta Selatan. Di sana ada pameran serba kopi yang namanya ‘Kopiunited: The Indonesia Coffee Expo 2018’ yang berlangsung mulai dari dari Jumat 2 Februari 2018 hingga Minggu 4 Februari 2018.

Kegiatan coffee expo dalam rangka membuka cakrawala dan cara pandang para pengunjung dan peserta terhadap keanekaragaman per-kopian Indonesia serta potensi bisnisnya yang besar.  

Penyelenggaraan pameran kopi dengan mengambil tema  ‘Saatnya Kerja untuk Kopi  Indonesia’. “Tema ini merupakan tantangan bagi semua pihak, terutama komunitas kopi Indonesia,  bagaimana kopi nusantara unggul di pasar global dan memenangkan persaingan dengan negara lain,” kata Menteri Pariwisata, Arief Yahya melalui siaran persnya yang diterima Industry.co.id, Jumat (2/1/2018).

Menpar menjelaskan, kopi Indonesia merupakan salah satu komoditas potensial yang mendunia, namun secara prestasi dunia masih menduduki nomor 4 setelah Brazil, Columbia, dan Vietnam. “Komoditas kopi harus dijadian sebagai produk kreatif dan digabungkan dengan pariwisata yang sama-sama produk kreatif. Bangsa ini hanya bisa memenangkan persaingan di ekonomi kreatif.‎ Kita relatif mudah memenangkan persaingan di pariwisata dan ekonomi kreatif,” jelasnya.

Kemenpar menempatkan kopi bagian dari kuliner nusantara dan menjadikan sebagai minuman nasional. "Untuk memenangkan persaingan kuliner dengan negara lain, perlu dilakukan tiga hal pertama,  menetapkan top five  makanan nusantara yaitu soto, rendang, nasi goreng, sate, dan gado-gado. ‘Rendang jadi nomor satu. Rendang tak terkalahkan, asli Indonesia. Tapi untuk makanan saya sarankan kepada Bekraf, putuskan soto jadi makanan nasional," kata Arief Yahya.

Kedua  adalah menetapkan minuman nusantara. Kemenpar sepakat menjadikan kopi sebagai minuman nasional dengan alasan setiap  daerah di Indonesia memiliki jenis kopi masing-masing yang top.

“Setiap ikut pameran di luar negeri, Kemenpar melalui pelaku usaha selalu menghadirkan kopi-kopi berkualitas dari berbagai daerah di Indonesia,” kata  Arief Yahya.

Sedangkan upaya ketiga adalah menetapkan destinasi kuliner di Indonesia. Kemenpar telah menetapkan top 3 destinasi wisata kuliner yaitu Bali, Bandung, Joglosemar (Jogja, Solo, dan Semarang).

Ketua panitia penyelenggaraa acara ‘Kopiunited: The Indonesia Coffee Expo 2018’ Adji Gutomo mengatakan, potensi bisnis kopi Indonesia sangat besar dan bila didetailkan ada 15 nomenklatur bisnis mulai dari  penanaman, pengelolaan paska panen, penjualan kopi, pengelolaan kedai kopi, desain dan perlengkapan  kedai kopi, merchandise, oleh-oleh khas  daerah, lukisan, pengharum ruangan, hingga bahan campuran pembuatan pakaian.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Partai Golkar (Foto Ist)

Kamis, 19 Juli 2018 - 22:20 WIB

ICW Anggap Golkar Berkilah Soal Caleg Mantan Koruptor

Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Ade Irawan menilai alasan Partai Golkar tetap mengajukan sejumlah bekas narapidana korupsi sebagai calon anggota legislatif pada Pemilu 2019…

Partai Golkar (Foto Ist)

Kamis, 19 Juli 2018 - 22:00 WIB

Golkar Tetap Calonkan Mantan Napi Korupsi, Ini Alasannya

DPP Partai Golkar memiliki alasan mengapa tetap mencalonkan sejumlah mantan narapidana korupsi sebagai calon anggota legislatif di Pilpres 2019.

Fujitsu dukung program industry 4.0 (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Kamis, 19 Juli 2018 - 21:28 WIB

Dukung Penerapan Industry 4.0, Fujitsu Bentuk Public Service Business Development

Hal tersebut juga menjadi perhatian khusus bagi perusahaan IT asal Jepang, PT Fujitsu Indonesia dalam mendukung program pemerintah tersebut.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 19 Juli 2018 - 21:00 WIB

Rupiah Kamis Sore Melemah ke Rp14.442

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis sore, ditutup melemah sebesar 28 poin menjadi Rp14.442 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.414 per dolar AS.

Sediakan Perumahan PNS, Bank BTN Bermitra dengan Pemkab Lebak Banten (Foto Abe)

Kamis, 19 Juli 2018 - 20:45 WIB

Sediakan Perumahan PNS, Bank BTN Bermitra dengan Pemkab Lebak Banten

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), atau Bank BTN, melakukan kemitraan dengan Korps Pegawai Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Lebak dan PT Bintang Energi Lestari untuk menyediakan rumah bagi…