CSR, Askrindo Salurkan Dana Bina Lingkungan Rp 400 Juta di Mempawah

Oleh : Ahmad Fadli | Kamis, 01 Februari 2018 - 20:16 WIB

 PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo bekerjasama dengan Universitas Tanjungpura Pontianak tanam Mangrove di pesisir pantai Desa Sengkubang, Kabupaten Mempawah
PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo bekerjasama dengan Universitas Tanjungpura Pontianak tanam Mangrove di pesisir pantai Desa Sengkubang, Kabupaten Mempawah

INDUSTRY.co.id, Pontianak - PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo bekerjasama dengan Universitas Tanjungpura Pontianak turun langsung untuk membantu masyarakat sekitar dengan pencanangan penanaman Mangrove di pesisir pantai Desa Sengkubang, Kabupaten Mempawah.

Direktur SDM dan Umum Askrindo Firman Berahima menyampaikan, ini merupakan wujud kepedulian Askrindo dan keikutsertaan Askrindo dalam mendukung program Kementerian BUMN yaitu BUMN Hadir Untuk Negeri serta dalam rangka pemenuhan program pemerintah untuk menyalurkan program PKBL.

"Kita harapkan dengan penanaman Mangrove di Pantai ini setidaknya dapat mengurangi abrasi pantai yang terjadi, serta dapat berdampak multi guna bagi masyarakat sekitar. Tidak hanya itu, kita juga mengharapkan ini juga menjadi awal dari pelestarian alam di daerah tersebut," ujar Firman sesaat menanam Mangrove bersama Wakil Bupati Bupati Mempawah dan Wakil Dekan III Universitas Tanjungpura dan Kamis, (1/2/2018).

Firman menjelaskan, Askrindo menganggaran bantuan lingkungan sebesar Rp.400 juta yang dibagi menjadi empat tahap kepada Universitas Tanjungpura Pontianak khusus untuk program penanaman mangrove di Desa Sengkuban.

"Selain itu, dalam rangka membantu pengusaha kecil, Askrindo juga turut serta dalam membiayai pengusaha ikan Nila di Kabupaten Mempawah, dengan harapan dapat meningkatkan kemampuan dan pendapatan usaha ikan Nila di Kabupaten Mempawah," ujarnya.

Wakil Dekan III Universitas Tanjungpura Pontianak Ir. Astina menjelaskan, apabila garis pantai tidak dilakukan perbaikan dengan penanaman mangrove maka daerah itu akan sangat berdampak bahkan dapat memutuskan akses ke daerah tersebut.

"Apabila tidak dilakukan perbaikan atau penanaman mangrove garis pantai itu bisa terkikis hingga 5 meter setiap tahunnya akan tetapi tergantung di daerah tersebut. Maka dari itu kita sangat menyamput positif kegiatan ini dan akan melakukan pemantauan ke lokasi tiap bulan atau dua bulan sekali," ujarnya.

Sementara itu Wakil Bupati Mempawah Gusti Ramlana mengapresiasikan kegiatan yang dilakukan Askrindo. Menurutnya dengan  pencanangan penanaman mangrove ini Askrindo telah membantu masyarakat khususnya di Mempawah.

"Penanaman Mangrove ini menandakan Askrindo peduli terhadap pelestarian lingkungan dan kita menyambut baik pencanangan program penanaman Mangrove ini, kami harapkan kegiatan seperti ini dapat dikembangkan lebih baik lagi," ujar Gusti.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT PP

Jumat, 20 Juli 2018 - 21:04 WIB

Dewan Komisaris PTPP Kunjungi Proyek Runway 3 Bandara dan Urbantown

Jakarta PT PP Tbk tengah mengerjakan proyek pembangunan Runway 3 Section 2 Bandara Soekarno Hatta. Melihat kebutuhan Runway Eksisting yang ada saat ini sudah melebihi kapasitas, maka diperlukan…

China dan Amerika

Jumat, 20 Juli 2018 - 20:04 WIB

Perang Dagang, RI berpotensi jadi Repacking produk China

Dirjen Perundingan Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Iman Pambagyo mengungkapkan beberapa hal yang harus diwaspadai dari perang dagang AS-China. Salah satunya adalah…

Pameran "Karya Kreatif Indonesia-Pameran Kerajinan UMKM Binaan Bank Indonesia

Jumat, 20 Juli 2018 - 19:52 WIB

BI Terapkan Tiga Hal Ini Pasarkan UMKM Go Internasional

Bank Indonesia (BI) menyatakan, pameran "Karya Kreatif Indonesia-Pameran Kerajinan UMKM Binaan Bank Indonesia tidak saja untuk mengangkat karya kreatif dan UMKM binaan BI kepada masyarakat luas,…

Menteri Pertanian Amran Sulaiman panen jagung (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 20 Juli 2018 - 17:50 WIB

Pemerintah Harus Dorong Intensifikasi Jagung Nasional

Pemerintah harus dapat mendorong beragam upaya intensifikasi dalam rangka meningkatkan produktivitas komoditas jagung nasional sehingga ke depannya Indonesia juga bisa benar-benar berswasembada…

Telur ayam (Foto Dok Industry.c.id)

Jumat, 20 Juli 2018 - 17:45 WIB

Pemerintah Perlu Dalami Permasalahan Pasokan Telur Ayam

Pemerintah perlu benar-benar mendalami berbagai hal yang terkait dengan permasalahan berkurangnya pasokan telur ayam ke berbagai daerah yang juga mengakibatkan melonjaknya harga komoditas tersebut.