Mulai 30 Januari 2018, PT JJC Terapkan Sistem Kerja Paralel bagi Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated)

Oleh : Dina Astria | Rabu, 31 Januari 2018 - 13:05 WIB

Ilustrasi pembangunan jalan tol. (Adek Berry/AFP/Getty Images)
Ilustrasi pembangunan jalan tol. (Adek Berry/AFP/Getty Images)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Hingga penghujung bulan Januari 2018, pembangunan proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) telah memasuki tahap pengerjaan konstruksi kelas berat, yakni pondasi bore pile, pile cap, pilar, pier head, dan pengecoran slab lantai jembatan.

Oleh karena itu, mulai hari Selasa, 30 Januari 2018, hingga seterusnya, PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JCC) selaku anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk. yang mengelola jalan tol layang ini, akan menerapkan sistem kerja paralel untuk beberapa pengerjaan konstruksi kelas berat. Sistem kerja paralel tersebut akan dimulai sekitar pukul 21.00 hingga pukul 05.00 WIB setiap harinya.

Tahap pertama sistem kerja paralel yang akan berlangsung di tanggal 30 Januari 2018 dilaksanakan untuk lima pekerjaan di lokasi sebagai berikut:

  1. Erection steel box girder di Km 45, arah Cikampek (sisi utara).
  2. Erection pier head paralel dengan erection steel box girder di Karawang Barat hingga Km 39, arah Jakarta (sisi selatan).
  3. Cor slab lantai jembatan di Km 46 Karawang Barat, arah Cikampek (sisi utara).
  4. Erection pier head segmental di median dari Km 32 hingga Cikarang Timur.

Maka, guna memaksimalkan pengerjaan serta menjaga keselamatan dan keamanan bagi pengguna jalan tol dan pekerja proyek, PT JJC akan memberlakukan penutupan satu lajur sepanjang kurang lebih 200 Meter di lokasi pengerjaan terkait.

Oleh karena itu, Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan akibat kemungkinan terjadinya hambatan lalu lintas di sekitar lokasi pengerjaan proyek. Selain itu, Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk mengantisipasi perjalanan jika kepadatan di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek tidak dapat dihindari.

Pengguna jalan tol dapat menggunakan jalur alternatif yang dapat ditempuh guna menghindari kepadatan arus lalu lintas. Beberapa jalur alternatif yang dapat digunakan oleh para pengguna jalan tol di antaranya:

  1. Perjalanan menuju Cikampek atau Cipularang dapat keluar di Gerbang Tol (GT) Cikarang Barat, kemudian melewati jalan arteri, dan masuk kembali ke jalan tol melalui GT Karawang Barat.
  2. Perjalanan menuju Jakarta dapat keluar di GT Karawang Timur atau GT Karawang Barat, kemudian melewati jalan arteri, dan kemudian masuk kembali ke jalan tol melalui GT Cibatu atau GT Cikarang Barat.

Dengan sistem pengerjaan yang begitu masif, diharapkan pembangunan proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) dapat dioperasikan sepenuhnya sesuai dengan target yang telah ditentukan, yakni bulan April 2019.

Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) merupakan proyek inisasi Jasa Marga sebagai solusi dari kepadatan yang sering terjadi di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, sekaligus sebagai jalur alternatif bagi pengguna jalan tol yang akan menuju ke Cikampek/Bandung atau menuju Jakarta. Jalan tol sepanjang 36,40 Km ini membentang di Ruas Cikunir-Karawang Barat.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Produk Truck Hino

Jumat, 23 Februari 2018 - 13:31 WIB

Penjualan Hino Motor Sales Indonesia Lampaui Target di 2017

Pada awal tahun 2017 HMSI memasang target 28.000 unit, dan hasil yang di raih pada penutupan penjualan sampai dengan desember 2017, Hino sukses melepas kepasaran sebanyak 30.007 unit untuk semua…

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. (Ist)

Jumat, 23 Februari 2018 - 13:29 WIB

Citilink Kaji Penerbangan Internasional ke Bandara Banyuwangi

Maskapai penerbangan Citilink Indonesia sedang mengkaji kemungkinan membuka rute penerbangan internasional langsung ke Bandara Banyuwangi, Jawa Timur.

Kapal pengangkut batu bara (ist)

Jumat, 23 Februari 2018 - 13:16 WIB

Pemprov Kaltim Targetkan Investasi Rp37,06 Triliun 2018

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tahun ini menargetkan mampu menarik investasi lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yakni mencapai Rp37,06 triliun atau mengalami kenaikan Rp8,86 triliun dibandingkan…

Ilustrasi PLTU. (Foto: IST)

Jumat, 23 Februari 2018 - 13:10 WIB

Investor Korea Tertarik Bangun PLTU Bangka Tengah

Investor dari Korea tertarik untuk menanamkan modalnya membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pembangunan jalan tol (Ist)

Jumat, 23 Februari 2018 - 13:04 WIB

Pengerjaan Tol Palindra Seksi Pemulutan-Rambutan Dikebut

Kontruksi Jalan Tol Palembang Indralaya (Palindra) untuk seksi II Pemulutan-KTM Rambutan terus dikebut karena hingga kini baru tercapai 50 persen.