Pembebasan Lahan Tol Kendal-Semarang Februari Selesai

Oleh : Herry Barus | Selasa, 10 Januari 2017 - 10:28 WIB

Pembangunan jalan tol (Ist)
Pembangunan jalan tol (Ist)

INDUSTRY.co.id - Presiden Joko Widodo telah meninjau pembangunan jalan tol Batang-Semarang di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, yang dibangun guna meningkatkan kelancaran arus barang dan mobilitas masyarakat.

"Kita harapkan ini bisa dipakai saat lebaran untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di Pantura," kata Jokowi usai tinjauan di ruas tol Batang pada Senin (9/1).

Menurut Presiden, pembangunan tol Batang-Semarang tersendat sejak rencana awal pada 2006 karena sejumlah masalah salah satunya pembebasan lahan.

Jokowi menjelaskan, menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Pupera) Basuki Hadi Muljono seluruh pembebasan lahan seksi I di daerah Batang sudah selesai dan bisa mulai konstruksi.

Sementara itu, Jokowi menambahkan untuk lahan yang akan terpakai menjadi jalan tol di daerah Kendal dan Semarang ditargetkan pembebasannya selesai pada Februari 2017.

Presiden berharap jika pembebasan lahan semua rampung dilakukan, maka pembangunan jalan tol akan cepat menggunakan tiga shift pengerjaan.

Jokowi mengatakan pemerintah menggunakan dana talangan untuk mempercepat pembayaran pembebasan lahan.

Kendati demikian, pemerintah menargetkan agar tol Batang-Semarang dapat beroperasi pada Hari Raya Lebaran 2017.

"Sampai Semarang bisa dipakai. Belum sempurna selesai, tapi bisa dipakai," tegas Presiden.

Menurut data dari Kementerian Pupera yang dikutip Antara, pembangunan tol Batang-Semarang sepanjang 74,20 Kilometer itu dibagi menjadi lima seksi pengerjaan yaitu seksi 1 menghubungkan Batang hingga Kandeman, seksi 2 menyambungkan Kandeman hingga Weleri.

Kemudian untuk pembangunan jalan di seksi 3 akan menghubungkan Weleri-Kendal, dan seksi 4 Kendal hingga Kaliwungu lalu seksi 5 yaitu Kaliwungu hingga Semarang.

Kontrak pengerjaan tol tersebut dimulai pada 25 Juli 2016 dengan nilai kontrak Rp6,422 triliun.(Hrb)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kelapa Sawit (agroindonesia)

Senin, 16 Juli 2018 - 13:43 WIB

Tandatangani MoU, Industri Kelapa Sawit RI-India Sepakati Perkembangan Berkelanjutan

Pada hari ini, Senin (16/7/2018) telah ditandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI),Solvent Extractors Association (SEA) India,…

Ilustrasi Transportasi di Jakarta (Ist)

Senin, 16 Juli 2018 - 13:22 WIB

Dongkrak Daya Saing, Perusahaan Transportasi Minta Insentif Pajak dari Pemerintah

Perusahaan transportasi berharap adanya insentif pajak dari pemerintah berupa pengurangan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN).

Presiden Jokowi dan TGB (Foto Setkab)

Senin, 16 Juli 2018 - 13:19 WIB

Presien Jokowi Terus Godok Siapa Cawapresnya, Temasuk Diantaranya TGB

Presiden RI Joko Widodo masih mematangkan calon wakil presiden yang akan mendampinginya maju dalam Pemilihan Umum Presiden 2019.

 Komunitas Ekonomi Jogja Istimewa untuk NYIA saat menyampaikan deklarasi dukungan percepatan bandara.(Foto: IST)

Senin, 16 Juli 2018 - 13:16 WIB

Untuk Perkembangan Pariwisata, Masyarakat Ekonomi Jogja Dukung Penuh NYIA

Untuk perkembangan industri pariwisata di Yogyakarta, Masyarakat Ekonomi Jogja Istimewa menyatakan petisi dukungan terhadap Bandara Kulon Progo atau New Yogyakarta International Airport (NYIA).

Taj Mahal, India (Dennis Jarvis/Flickr)

Senin, 16 Juli 2018 - 13:15 WIB

Masuk Daftar Negara Tidak Aman, India Luncurkan Kampanye Keselamatan

India, sebagai negara yang terkenal akan keindahan alam dan memiliki budaya yang unik ini dinilai berbahaya bagi perempuan. Pada baru-baru ini, Kementerian Pariwisata India meluncurkan sebuah…