Bekraf: Produk Pangan Lokal Indonesia Belum Mendominasi Perdagangan Online

Oleh : Chodijah Febriyani | Sabtu, 27 Januari 2018 - 18:00 WIB

Kuliner di Reunionhouse, Bandung (kulinerbandung/Instagram)
Kuliner di Reunionhouse, Bandung (kulinerbandung/Instagram)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Produk pangan lokal Indonesia, ternyata masih belum mendominasi dalam perdagangan online dan kalah dari produk pangan asing. Hal ini telah disampaikan oleh Deputi Akses Permodalan Badan Ekonomi Kreatif (Bekarf) Fadjar Hutomo.

Dalam peluncuran peluncuran platform digital Food Startup Indonesia di Jakarta, Jumat (26/1/2018), mengatakan hanya sekitar 10 persen saja produk buatan dalam negeri.

"Ketika kita bicara produk Indonesia, kalau ditinjau dari platform 'e-commerce' kita, tidak berlebihan kalau kami katakan masih 90 persen produk yang diperdagangkan itu tidak diproduksi di Indonesia. Hanya 10 persen yang 'made in Indonesia'," katanya.

Fadjar menuturkan, kontribusi produk Indonesia justru berbanding terbalik dengan semakin meningkatnya kontribusi ekonomi kreatif terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Ia menyebut kontribusi ekonomi kreatif terhadap PDB terus meningkat dari sekitar Rp 700 triliun hingga Rp 750 triliun pada 2014 menjadi hingga mendekati Rp 1.000 triliun.

"Info terakhir dari Badan Pusat Statistik (BPS) per 2017 yang belum dipublikasi, angkanya sudah mendekati Rp1.000 triliun. Sekitar 40 persen lebih dari nilai tersebut dikontribusi subsektor kuliner," katanya.

Fadjar berharap pengembangan subsektor kuliner melalui bantuan pembinaan dan akses permodalan bagi perusahaan rintisan dalam Food Startup Indonesia (FSI) akan dapat mendorong pertumbuhan subsektor tersebut dalam perekonomian.

Ia juga menyebut pekerjaan rumah pemerintah saat ini adalah memanfaatkan perkembangan ekonomi digital agar dapat dimanfaatkan secara optimal bagi masyarakat Tanah Air.

Terlebih, kuliner Indonesia memiliki potensi untuk tumbuh dan berkembang karena kekhasan yang hanya dimiliki oleh masyarakat Indonesia.

"Ini PR kita bagaimana agar ekonomi digital, 'e-commerce' itu tidak hanya besar karena kita sebagai pangsa pasarnya tetapi bagaimana kita ambil bagian dalam produksinya. Industri makanan punya konten lokal yang sulit ditiru produsen luar negeri," sebutnya.

Bekraf meluncurkan platform digital Food Startup Indonesia dalam upaya mendorong pengembangan usaha rintisan (startup) subsektor kuliner.

Platform digital melalui www.foodstartupindonesia.com dibuka bagi para pendaftar hingga 26 Juni 2018.

FSI adalah acara yang digelar Bekraf untuk meningkatkan subsektor kuliner dengan menghubungkan "startup" kuliner kepada ekosistem kuliner terpadu serta meningkatkan akses permodalan non perbankan.

Untuk mendaftar FSI 2018, usaha kuliner harus sudah berdiri dan dijalankan. Usaha kuliner juga harus memiliki kebutuhan pendanaan tahap awal maupun berkembang serta memiliki inovasi, berbasis teknologi dan memiliki dampak sosial.

Kegiatan yang telah dilakukan sejak 2016 itu akan memilih 100 startup kuliner yang siap dan berkualitas untuk mengikuti rangkaian kegiatan Demoday pada Juli mendatang.

Di tahapan final, usaha kuliner akan berkesempatan menarik minat potensial investor untuk berinvestasi pada bisnis mereka. (Antt)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Empat Mahasiswa SIA UBSI Juarai Zahir Accounting Competition

Jumat, 18 Januari 2019 - 14:00 WIB

Berprestasi, Empat Mahasiswa SIA UBSI Juarai Zahir Accounting Competition

Empat mahasiswa SIA UBSI yaitu Martina Ayu Wigati, Sari Indriyani, Muhammad Yamin dan Siti Nuraeni Bariati berhasil menjadi Juara 1 Kategori Analisa Keuangan di Gunadarma All About Competition…

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani saat menemui Presiden Komite Organisasi Luar Negeri Musiad Ibrahim Uyar (Foto: Kadin)

Jumat, 18 Januari 2019 - 13:55 WIB

Kunjungi Kadin, Musiad Jajaki Kerja Sama Bisnis

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) siap menjalin kerja sama bisnis dan perdagangan dengan Mustakil Sanayici ve Isadamlari Dernegi (Musiad) atau Asosiasi Pebisnis dan Industri Independen…

Stephanie Tangkilisan (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 18 Januari 2019 - 11:59 WIB

Politik Identitas VS Hoaks Jelang Pemilu 2019

Pertanyaan-pertanyaan yang umumnya timbul adalah apakah isu politik identitas dan hoaks benar-benar akan menurunkan kualitas demokrasi Indonesia di Pemilu nanti?

MRT akan mulai proses uji coba operasi secara penuh mulai tanggal 26 Februari 2019.

Jumat, 18 Januari 2019 - 10:40 WIB

Mulai 26 Februari, Warga Jakarta Bisa Jajal MRT Jakarta Gratis

PT Moda raya terpadu (MRT) Jakarta segera beroperasi pada bulan Maret 2019 mendatang. Namun masyarakat sudah mulai bisa menjajal Ratangga, sebutan untuk kereta MRT, pada akhir Februari mendatang.

Direksi PT Nusantara Properti International Tbk (NATO) berpose bersama I Gede Nyoman Yetna, Direktur Penilaian PT Bursa Efek Indonesia (BEI) usai Perdagangan Perdana saham di Gedung BEI Jakarta.

Jumat, 18 Januari 2019 - 10:28 WIB

Perdagangan Perdana di Bursa Efek Indonesia, Harga NATO Melesat 69,9%

Harga saham PT Nusantara Properti International Tbk (NATO) langsung melesat 69,9% ke posisi Rp175 per unit pada perdagangan perdana di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (18/01/2019) dibandingkan…