Tingkat Hunian Hotel di Sumatera Selatan Meningkat

Oleh : Chodijah Febriyani | Sabtu, 27 Januari 2018 - 10:00 WIB

Kuil Seriwijaya Palembang, di Pulau Kemaro, Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan (Chodijah Febriyani/Industry.co.id)
Kuil Seriwijaya Palembang, di Pulau Kemaro, Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan (Chodijah Febriyani/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id, Sumatera Selatan - Periode November 2017, tingkat hunian kamar hotel berbintang di Sumatera Selatan mengalami kenaikan rata-rata 63,09 persen atau naik 3,48 poin dibanding pada Oktober 2017 sebesar 59,61 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan Yos Rusdiansyah di Palembang, Kamis, mengatakan, "Bila diamati klasifikasi hotel ternyata pada November 2017 terutama hotel bintang empat mencapai 70,37 persen dan merupakan tertinggi dibanding kelas hotel berbintang yang lain," katanya.

Menurut dia, tingkat penghunian kamar hotel terendah adalah hotel bintang lima yaitu hanya mencapai 44,11 persen.

Sedangkan rata-rata menginap tamu asing pada November 2017 adalah 2,88 hari atau mengalami penurunan sebesar 0,37 hari jika dibandingkan dengan rata-rata lama menginap tamu asing pada Oktober 2017.

Sementara rata-rata lama menginap tamu nusantara atau domestik pada November 2017 adalah 1,47 hari juga mengalami penurunan sebesar 0,10 hari jika dibandingkan pada Oktober 2017.

Jadi, kata dia, secara keseluruhan, rata-rata lama menginap tamu asing dan domestik pada hotel berbintang di Sumsel pada November 2017 mencapai 1,48 hari juga mengalami penurunan sebesar 0,11 hari dibandingkan rata-rata lama menginap tamu pada Oktober 2017, ujarnya.

Ia mengatakan, rata-rata lama menginap tamu asing pada November 2017 lebih tinggi bila dibandingkan rata-rata lama menginap tamu domestik yaitu masing-masing sebesar 2,88 hari dan 1,47 hari.

Sementara jumlah kunjungan pesawat udara di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II yang datang pada November 2017 sebanyak 1.633 penerbangan atau mengalami penurunan sebesar 2,62 persen dibandingkan pada Oktober 2017.

"Penurunan kunjungan pesawat udara tersebut berasal dari penurunan jumlah penerbangan internasional yang datang sebesar 1,79 persen dan juga penurunan jumlah penerbangan domestik yang datang sebesar 2,65 persen," Imbuhnya. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kepala (BPPSDMP) Kementan Momon Rusmono

Sabtu, 23 Maret 2019 - 16:45 WIB

Kementan: Kedaulatan Pangan Harus Berdampak Pada Kesejahteraan Petani

Indramayu - Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong petani di Kabupaten Indramayu untuk bisa mencapai target produksi padi hingga lebih dari 1,8 juta ton gabah kering pungut di tahun 2019.…

Direktur Keuangan dan Operasional BNI Syariah Wahyu Avianto

Sabtu, 23 Maret 2019 - 16:36 WIB

BNI Syariah Siapkan Strategi Untuk Hadapi Era Disrupsi

Jakarta - BNI Syariah sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi era disrupsi. Era disrupsi ini terjadi ditunjukkan dengan perubahan yang cukup cepat dan mengganggu eksisting bisnis.

Dok Redaksi Industry

Sabtu, 23 Maret 2019 - 13:33 WIB

Bambang Trihatmodjo: Pupuk Bregadium Bukti Kiprah Berkarya untuk Pertanian 

Kader utama Partai Berkarya Bambang Trihatmodjo menilai sector pertanian Indonesia berjalan di tempat, di tengah maju dan berkembangnya sector pertanian negara-negara tetangga, terutama Thailand.  

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih

Sabtu, 23 Maret 2019 - 13:10 WIB

Kemenperin Siapkan Dua Model Program Pacu Penumbuhan Wirausaha Baru di Pondok Pesantren

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah menyiapkan beberapa program atau model untuk mengembangkan pemberdayaan ekonomi berbasis pondok pesantren dan menumbuhkembangkan semangat kewirausahaan…

Krakatau Steel (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Sabtu, 23 Maret 2019 - 13:05 WIB

Kementerian BUMN Hormati Proses Hukum yang Sedang Berjalan di PT KS

Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno mengungkapkan, Kementerian BUMN menghormati proses hukum yang sedang berjalan di PT Krakatau Steel.