Asosiasi Pabrikator Jembatan Baja Sayangkan Pembangunan Jembatan Tak Libatkan Pihak Swasta

Oleh : Ridwan | Jumat, 26 Januari 2018 - 16:15 WIB

Jembatan Suramadu
Jembatan Suramadu

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Pemerintah terus menggenjot pembangunan infrastruktur, salah satunya pembangunan jembatan baja yang menghubungkan antar daerah.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Pabrikator Jembatan Baja Indonesia (Apjebi), Andi Syukri mengatakan, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir pembangunan infrastruktur sangat baik, salah satunya adalah jembatan baja.

"Tiga tahun terakhir, anggota kami banyak mensupplai untuk proyek pemerintah yaitu pembangunan jembatan baja yang akan menghubungkan daerah-daerah," ujar Andi dalam acara Steel Friday Lunch Club di Jakarta, Jumat (26/1/2018).

Ia menambahkan, tidak hanya jembatan baja saja yang menjadi konsen pemerintah, jembatan gantung pun menjadi konsentrasi pemerintah untuk menghubungkan daera-daerah terpencil di Indonesia.

"Satu tahun kemarin Pemerintah sangat konsen dengan pembangunan jembatan gantung. Kedepan, pihaknya akan banyak mensupplai untuk jembatan-jembatan gantung di daerah," terangnya.

Namun, Andi menyayangkan, selama ini pembangunan jembatan baja banyak dilakukan oleh kontraktor Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Padahal, dia menilai ada beberapa kontraktor swasta juga mampu melakukan pembangunan tersebut.

Dia berharap ke depan ada sinergi antara kontraktor BUMN dan swasta. "Kalau menurut saya dalam tender-tender itu menggandeng swasta nasional supaya swasta ikut," kata Andi.

Terkait kualitas antara jembatan beton dan baja, lanjut Andi, tidak ada perbedaan signifikan. Jika melihat dari sisi uji kelaikan, Andi juga menilai tidak ada perbedaan. "Kegagalan bangunan yang selama ini terjadi lebih banyak dari sisi pelaksanaan."

Sementara itu, jika dari sisi komersial, apabila posisi pembangunan di pulau Jawa, tentu akan lebih murah menggunakan jembatan beton dibandingkan baja. Sebab, di Jawa terdapat banyak pabrik beton dan juga semen.

"Kalau dari sisi teknis tidak bisa dibantahkan mau-mau tak mau kontraktor atau BUMN atau swasta milih baja," imbuh Andi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara

Selasa, 19 Februari 2019 - 19:35 WIB

Lewat INDI 4.0, Kemenperin Pantau Kesiapan Perusahaan Manufaktur Menuju Industri Keempat

Kementerian Perindustrian gencar melakukan sosialiasi kepada para pelaku industri manufaktur di Indonesia mengenai indikator penilaian penerapan teknologi industri 4.0atau Indonesia Industry…

Vivo V15

Selasa, 19 Februari 2019 - 17:38 WIB

Segera Hadir di Indonesia, Ini Kelebihan Vivo V15

Vivo mulai memperkenalkan V15 sebagai V-Series terbaru dengantaglineGo Up yang segera hadir di pasar Indonesia dalam waktu dekat.

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu lakukan aksi demo terkait harga avtur

Selasa, 19 Februari 2019 - 17:27 WIB

Serikat Pekerja Pertamina: Ada Enam Hal Dibalik Gejolak Harga Avtur

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) yang membawahi 19 Serikat Pekerja di lingkungan PT Pertamina (Persero) hari ini menggelar unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta.

Assistant Vice President Marketing Podomoro Golf View, Alvin Andronicus

Selasa, 19 Februari 2019 - 17:24 WIB

Usung Konsep Eco Living, PGV Sediakan Kawasan Untuk Lahan Terbuka dan Nursery

Gaya hidup ramah lingkungan (eco living) bukan hanya menjadi tren baru di dunia. Akan tetapi, gaya hidup ini sudah menjadi kebutuhan, lantaran diyakini mampu meningkatkan kualitas hidup. Bagi…

MenPAN RB Syarifuddin .memberikan keterangan Pers Usai memberikan SAKIP di Makasar Hari ini

Selasa, 19 Februari 2019 - 17:11 WIB

Menpan RB, SAKIP Wilayah III Berhasil Hemat Rp 6,9 Triliun

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Drs. Syafruddin M.S.i mengatakan, penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di 186 pemda Wilayah…