Produsen Jembatan Baja Keluhkan Banjirnya Material Baja Impor dan Jembatan Siap Pasang

Oleh : Ridwan | Jumat, 26 Januari 2018 - 15:30 WIB

Steel Friday Lunch Club (Foto: Ridwan/Industry.co.id)
Steel Friday Lunch Club (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Seiring dengan pesatnya pembangunan infrastruktur di Indonesia, jembatan menjadi salah satu proyek strategis yang sangat penting untuk menunjang akses transportasi.

Adapun beberapa jenis jembatan telah menjadi standarisasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebagai pemberi kebijakan untuk menentukan jenis dan model termasuk spesifikasinya.

Salah satunya jembatan rangka baja yang sudah bisa diproduksi dalam negeri. Mulai dari material, paikasi, sampai pemasangannya. Banyak paikator yang sudah membuat jembatan baja bermutu tinggi.

Terlepas dari semua itu peran asosiasi juga penting untuk memilih paikator maupun jasa konstruksi yang mendapat pesanan pembuatan jembatan. Dalam hal ini Asosiasi Paikator Jembatan Baja Indonesia (Apjebi) berperan penting sebagai wadah untuk mensosialisasikan para anggotanya untuk bisa menstandarkan jembatan baja sesuai dengan pedoman SNI dan membuat jembatan yang qualified.

"Makin banyaknya proyek jembatan makin banyak pula material yang diserap untuk membuat suatu unit jembatan," ujar Kodrat Satriawan selaku Customer Relation PT Gunung Garuda dalam acara Steel Friday Lunch Club di Jakarta, Jumat (26/1/2018)

Menurutnya, material untuk kebutuhan jembatan sudah bisa dipenuhi oleh para produsen baja tanah air. "Kebutuhan akan material jembatan baja sudah bisa kami penuhi dan kami produksi," terangnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, saat ini yang dikhawatirkan oleh para produsen adalah masuknya material impor maupun jembatan siap pasang yang sering kali dipakai oleh proyek-proyek swasta maupun proyek pemerintah.

"Tidak sinkronnya harga acuan dengan harga dilapangan menjadi polemik saat ini," ungkap Kodrat.

Sementara itu, CEO Steel Indonesia, Singgih Wasesa mendukung penuh untuk informasi harga material yang bisa menjadi acuan suatu proyek.

Dalam hal ini, lanjutnya, kami mempunyai informasi yang bisa dipercaya terkait standar material baja yang bisa dijadikan patokan untuk pemilihan spesifikasi sesuai SNI.

"Kami sepenuhnya mendukung proyek pemerintah dan juga mengingatkan teman-teman baja lainnya untuk sama-sama komunikasi dan berbagi informasi untuk menunjang kebangkitan industri baja nasional," pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mentan Amran

Sabtu, 22 September 2018 - 14:46 WIB

Mentan Optimistis Indonesia Bisa Miliki Balai Pelatihan Terbaik di Dunia

INDUSTRY.co.id -

Lembang - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, pada Kamis (21/9) kemarin.…

Mentan Andi Amran Sulaiman, Menteri BUUMN Rini Soemarno, Menteri Desa PDT (Foto Humas)

Sabtu, 22 September 2018 - 14:37 WIB

Jaga Baik Produksi Pertanian, Kinerja Mentan Amran Diminta Jangan Diganggu

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman dinilai telah menunjukkan kerja maksimal dalam menjaga stok ketersediaan pangan. Produksi di sektor…

Kepala (BPPSDMP) Kementan Momon Rusmono

Sabtu, 22 September 2018 - 14:32 WIB

Kementan Tegaskan Komitmen Sejahterakan Petani di Rembug Utama Kelompok KTNA

INDUSTRY.co.id -

Pangkal Pinang - Kementerian Pertanian menegaskan komitmennya untuk mendorong produktivitas pangan nasional untuk meningkatkan kesejahteraan petani.…

Kementan Pulihkan Korban Gempa Lombok

Sabtu, 22 September 2018 - 14:23 WIB

Ini Upaya Kementan Bantu Pulihkan Ekonomi Pasca Gempa NTB

INDUSTRY.co.id -

Lombok-NTB - Sejak dinyatakan status bencana gempa bumi di Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sampai saat ini, Kementerian Pertanian terus membantu…

Teguh Santosa (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 22 September 2018 - 13:43 WIB

Akankah Teguh Santosa Lanjutkan Tongkat Estafet Margiono Sebagai Ketua PWI?

Kongres XXIV PWI sudah di ambang pintu. Siapakah kelak Ketua Umum PWI Periode 2018 - 2023, melanjutkan tongkat estafet Margiono, yang telah dua periode \ memimpin organisasi wartawan terbesar…