Yosviandri Dipercaya Sebagai Direktur Utama Semen Padang

Oleh : Hariyanto | Kamis, 25 Januari 2018 - 16:00 WIB

Yosviandri Direktur Utama Semen Padang (Foto Dok Industry.co.id)
Yosviandri Direktur Utama Semen Padang (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Padang- Direktur Utama PT PGAS Solution Yosviandri dipercaya menjadi Direktur Utama PT Semen Padang setelah jabatan nomor satu di perusahaan itu sempat kosong sejak 15 September 2017 .

Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan PT Semen Padang Iskandar Z Lubis di Padang, Rabu (24/1/2018)  membenarkan penetapan direksi Semen Padang tersebut.

Benar, sudah ada penetapan susunan pengurus yang baru. Ini sesuai dengan aspirasi masyarakat Sumbar yang mengharapkan jabatan Dirut dan Komut Semen Padang yang kosong sejak September 2017 segera diisi, tambahnya.

Pengangkatan Yosviandri untuk menakhodai perusahaan semen pertama di Indonesia itu diputuskan melalui Rapat Pemegang Saham Di luar Rapat Umum Pemegang Saham PT Semen Padang di Jakarta, Rabu.

Pada rapat yang dipimpin Direktur Utama PT Semen Indonesia, Hendi Prio Santoso selaku pemegang saham mayoritas PT Semen Padang juga ditetapkan nama-nama pengurus lainnya, yaitu Komisaris Utama Ahyannizamman, Werry Darta Taifur sebagai Komisaris, Khairul Jasmi sebagai Komisaris, Tri H Rianto sebagai Direktur Keuangan dan Firdaus Direktur Operasi.

Sebelumnya jabatan Komisaris Utama PT Semen Padang sempat kosong setelah Saldi Isra mengundurkan diri terhitung 10 April 2017, karena diangkat menjadi hakim Mahkamah Konstitusi.

Sejak itu, jabatan Komut SP dipegang oleh pelaksana tugas, yakni Suharto. Sementara jabatan komisaris yang diisi oleh Werry Darta Taifur, dan Khairul Jasmi, sebelumnya dipegang oleh tiga anggota komisaris, yakni Suharto, Wiztian Yoetri, dan Eddy R. Rasyid.

Pada pengurusan Semen Padang kali ini, jumlah direksi dan komisaris masing-masing tinggal tiga orang, dari sebelumnya empat orang.

"Jabatan Direktur Komersial yang sebelumnya ditempati Pudjo Suseno, pada struktur baru saat ini tidak ada lagi," kata Iskandar.

Sementara Komisaris Utama Ahyanizzaman sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pemasaran dan Supplay Chain PT Semen Indonesia yang dipilih pada RUPSLB 2017 dan masa jabatannya akan berakhir pada tahun 2021.

Sebelumnya ia menjabat sebagai Direktur Keuangan pada RUPSLB 11 Maret 2011 hingga tahun 2016, dan pada RUPS 2016 diangkat kembali menjadi Direktur hingga RUPS 2021.

Sementara Komisaris Werry Darta Taifur lahir di Kubang, Guguk, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, pada 29 November 1960 merupakan adalah ekonom Indonesia dan Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Sumatera Barat.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Asuransi Jiwasraya (Foto Industry.co.id)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 00:55 WIB

OJK Monitor Penyelesaian Kewajiban Jiwasraya

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut baik upaya yang telah dilakukan oleh Direksi dan pemegang saham PT. Jiwasraya (Persero) berkaitan…

BRI Syariah

Senin, 15 Oktober 2018 - 21:37 WIB

Produk Halal BRIsyariah Sukses Gaet Milenial Jogja

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Jogja Halal Fest 2018 yang digelar di Yogyakarta pada tanggal 11 sd 14 Oktober lalu, menjadi bukti besarnya animo masyarakat terhadap produk…

Japan Airlines (JAL) (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 21:00 WIB

Japan Airlines Beroperasi di Terminal 3 Bandara Soetta

Japan Airlines (JAL) beroperasi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai 26 Oktober 2018 mendatang.

Christine Lagarde Terkesan dengan Paviliun Indonesia (Foto Humas BUMN)

Senin, 15 Oktober 2018 - 20:45 WIB

Indonesia Pavilion Pukau Ribuan Peserta Annual Meeting IMF-WB 2018

Kehadiran Indonesia Pavilion sebagai wajah pembangunan dan budaya Indonesia yang digagas oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sejak 8 Oktober - 14 Oktober 2018, mendapat banyak perhatian…

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 20:15 WIB

Pemerintah Usulkan Asumsi Rupiah 2019 Rp15.000

Pemerintah mengusulkan perubahan asumsi nilai tukar rupiah dalam RAPBN 2019 menjadi Rp15.000 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.500 per dolar AS.