Pendapatan PP Presisi Diperkirakan Rp1,8 Triliiun pada 2017

Oleh : Abraham Sihombing, Jurnalis Industry.co.id | Rabu, 24 Januari 2018 - 11:40 WIB

PT PP Pro (Ist)
PT PP Pro (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Pendapatan PT PP Presisi Tbk (PPRE), anak usaha PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), diperkirakan mencapai Rp1,8 triliun pada 2017. Itu melesat hampir empat kali lipat dibandingkan dengan realisasi pendapatan pada 2016 senilai Rp3171 miliar.

“Lonjakan pendapatan tersebut ditopang oleh pendapatan dari pekerjaan sipil senilai Rp1,4 triliun pada 2017. Itu meningkat signifikan dibandingkan dengan realisasi pada 2016 yang hanya sebesar Rp123 triliun,” ujar Benny Pidakso, Direktur Keuangan PPRE, baru-baru ini.

Benny menjelaskan, sekitar 78% dari pendapatan konsolidasi PPRE pada 2017 itu disumbang oleh pekerjaan sipil. Peningkatan pendapatan yang dialami perseroan pada 2017 tersebut membuat perseroan berpotensi membukukan laba sebesar Rp240 miliar pada 2017.

Kendati, laporan keuangan PPRE 2017 masih diaudit saat ini, tetapi manajemen perseroan cukup optimistis terhadap proyeksi kinerja perseroan tersebut.

Sementara itu, demikian Benny, total dana yang dialokasikan untuk membiayai belanja barang modal perseroan pada 2017 tercatat sebesar Rp1,7 triliun. Sebagian besar dari dana tersebut digunakan untuk membeli alat-alat berat guna menunjang pekerjaan sipil.

“Pembelian alat-alat berat penunjang pekerjaan sipil tersebut masih akan dilakukan pada 2018 ini. Manajemen perseroan bakal mengalokasikan Rp1,6 triliun untuk belanja modal 2018,” tukas Benny. (Abraham Sihombing)

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Peluncuran Generali Protection (G-PRO) (Foto: Ridwan/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 21 Februari 2018 - 18:20 WIB

Generali Gandeng Bank BTN Berikan Perlindungan Penyakit Kritis Bagi Nasabah KPR

PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia)bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero)kembali meluncurkan Generali Protection (G-PRO).

Ilustrasi Pekerja Pabrik Sarung Tangan Karet (Ist)

Rabu, 21 Februari 2018 - 17:50 WIB

Industri Sarung Tangan Karet, Dari 40 Pabrik Tersisa 5 Pabrik, Mengerikan!

Isu penutupan pabrik hingga saat ini masih menjadi perbincangan hangat di kalangan para pelaku industri. Harga gas yang tak kunjung turun menjadi pemicu tutupnya beberapa pabrik di Indonesia.

Achmad Widjaja, Wakil Ketua Komite Tetap Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Bidang Industri Hulu dan Petrokimia

Rabu, 21 Februari 2018 - 17:03 WIB

Kisruh Harga Gas Buat Investor Wait and See, Industri Petrokimia Makin Tak Matang

Investasi sektor petrokimia hingga saat ini masih belum ada perencanaan yang matang. Pasalnya, investor masih menunggu ketegasan pemerintah terkait penurunan harga gas untuk industri.

CEO blanja.com Aulia E Marinto

Rabu, 21 Februari 2018 - 17:00 WIB

Industri UMKM Harus Punya Kreativitas E-Commerce

Ketua Umum Indonesia E-Commerce Association (Idea) Aulia E Marinto mengatakan industri usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) harus memiliki kreativitas dalam memberdayakan "e-commerce" (perdagangan…

LUNA V Lite

Rabu, 21 Februari 2018 - 16:41 WIB

Fokus ke Produk, LUNA Smartphone Optimis Kuasai Pasar Dalam 3 Tahun

Luna V Lite dengan layar Fullscreen rasio 18:9 mampu menghadirkan kualitas yang sama dengan harga yang cukup fantastis yaitu 1,7 jutaan.