Harga Karet Merosot, Pemerintah Putar Otak Cari Solusi

Oleh : Hariyanto | Selasa, 23 Januari 2018 - 07:50 WIB

Kebun Karet Ilustrasi (ist)
Kebun Karet Ilustrasi (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pemerintah diminta mencari solusi untuk para petani karet agar tidak terlalu merugi lantaran harga yang terus merosot pada komoditas tersebut. Salah satu cara yang akan dijalankan adalah memborong karet sebagai bahan campuran aspal dalam pengerjaan proyek jalan.

Gagasan yang bukan barang baru ini, mengemuka dalam rapat koordinasi (rakor) yang dipimpin Menko Perekonomian, Darmin Nasution dengan sejumlah pejabat kementerian terkait di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (22/1/2018).

"PU (Kementerian PUPR) diminta pemikirannya. Ini kita sudah bicara setahun, dua tahun lalu kita sudah melakukan uji coba. Bahwa karet alam itu bisa digunakan untuk meningkatkan kinerja aspal jalan," kata Kepala Balitbang Kementerian PUPR, Dannis Hidayat Sumadilaga usai rakor.

Tak hanya itu, inovasi yang ditemukan Kementerian PUPR adalah pemanfaatan karet untuk pembuatan pintu-pintu irigasi.

"Selama ini kan pintu irigasi tersier ada besinya, ada plat yang biasanya dari baja. Itu kita ubah jadi lembaran karet. Itu ternyata dilihat harganya lebih murah dan pemeliharan lebih mudah dan aman karena bukan besi," kata Dannis.

Dannis mengatakan, meski rekomendasi sudah disampaikan dalam rakor, namun hal itu masih perlu dukungan dari kalangan industri. Pasalnya, penggunaan karet untuk aspal dan pintu irigasi, tidak bisa dalam bentuk mentah. Artinya masih perlu proses yang memerlukan kerja sama dengan industri.

"Jadi kita perlu dukungan dari industri, memproses dari mentah menjadi lembar-lembar bisa digunakan untuk itu." ujarnya.

Sementara, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, Mohammad Alwi mengatakan, inovasi yang bisa dilakukan kementeriannya adalah memanfaatkan karet untuk mendukung kegiatan transportasi. Misalnya, memanfaatkan karet sebagai sandaran kapal di dermaga.

"Contohnya di dermaga buat fender untuk sandar kapal tidak kena beton dan ombak. Untuk kendaaran juga karet semua, kereta buat peredam dan sebagainya," kata Alwi. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jababeka dok

Sabtu, 23 Juni 2018 - 20:57 WIB

Setelah Morotai dan Tanjung Lesung, Jababeka Incar KEK di Bangka Belitung

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk. (kode saham KIJA) memberi sinyal hendak mengelola kawasan ekonomi khusus (KEK) di Provinsi Bangka Belitung.

Penyanyi Ed Sheeran. (Foto: NME)

Sabtu, 23 Juni 2018 - 19:30 WIB

Ed Sheeran Akui Tak Gunakan Layanan Streaming Musik

Ed Sheeran rupanya tidak pernah menggunakan jasa layanan streaming musik untuk mempromosikan lagu-lagunya. Seperti yang diketahui, Shape of You milik Ed Sheeran menjadi salah satu lagu yang…

Kementerian Perindustrian. (Fofo: kemenperin.go.id)

Sabtu, 23 Juni 2018 - 18:52 WIB

Kemenperin Tengah Godok Insentif Penerapan Industri Hijau

Kementerian Perindustrian mewacanakan insentif fiskal dan nonfiskal sebagai upaya untuk menerapkan industri hijau yang bersifat wajib.

Ribuan UMKM memadati acara sosialisasi PPh Final UMKM 0,5% yang dilakukan Presiden Jokowi di Sanur, Bali, Sabtu (23/6). (Dok: Kemenkop)

Sabtu, 23 Juni 2018 - 18:44 WIB

UMKM Bali Antusias Sambut Penurunan PPh Final 0,5 Persen

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di provinsi Bali menyambut baik kebijakan pemerintah menurunkan pajak penghasilan (PPh) final UMKM yang semula 1% menjadi 0,5% mulai 1 Juli 2018…

Aktris Scarlett Johansson, menjadi Black Widow. (Foto: Independent)

Sabtu, 23 Juni 2018 - 17:35 WIB

Marvel Kantongi Tiga Sutradara Wanita untuk Garap Black Widow

Marvel Studios semakin menseleksi daftar sutradara wanita untuk menggarap proyek film Black Widow. Marvel sendiri sudah mengantongi tiga nama kandidat, yakni Cate Shortland, Amme Asante dan…