Pabrik Rayon Dukung Industri Tekstil Nasional di Kompetisi Global

Oleh : Ridwan | Senin, 22 Januari 2018 - 03:55 WIB

Menperin Airlangga Hartarto (Foto Dok Industry.co.id)
Menperin Airlangga Hartarto (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto meninjau pembangunan pabrik Asia Pacific Rayon (APR) yang merupakan pabrik rayon terintegrasi terbesar di Indonesia dengan nilai investasi sekitar Rp10,9 trilliun dan kapasitas produksi hingga 350.000 ton per tahun.

Melalui siaran persnya yang diterima di Jakarta, Minggu (21/1/2018)  Airlangga memuji investasi dan komitmen APR dalam mendukung agenda pemerintah terhadap industri strategis tekstil nasional agar bisa berkompetisi di pasar global.

Pembangunan pabrik APR, yang merupakan hasil investasi PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), dinilai mampu mendukung industri tekstil nasional sehingga mengurangi ketergantungan impor atas bahan kapas dan rayon.

Rayon merupaka serat dari tumbuhan alami dan memiliki serapan lebih baik dari katun. Produk yang dihasilkan APR dapat dimanfaatkan ke berbagai macam industri, seperti alas tidur, pakaian, handuk, tisu basah untuk bayi, masker dan produk kebersihan lainnya.

Selain berorientasi pada aspek hilirisasi, pabrik APR juga mampu menyerap tenaga kerja baru sebanyak 4.230 orang pada tahap pembangunan dan 1.218 kesempatan kerja tersedia pada tahap operasional.

Pendirian pabrik APR ini juga berpotensi meningkatkan produk domestik regional bruto Provinsi Riau sebesar 1,49 persen dari sektor nonmigas serta mendorong geliat UMKM yang terlibat dalam kegiatan operasional pabrik.

Sementara itu, Direktur APR Thomas Handoko mengatakan operasional pabrik rayon tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif secara ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.

Thomas menjelaskan bahwa dengan meningkatnya produksi serat rayon di Indonesia, APR akan mendukung rantai nilai produksi tekstil dalam negeri, mengurangi impor bahan baku dan memastikan daya saing kompetitif Indonesia secara global.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jembatan Ampera Palembang

Selasa, 17 Juli 2018 - 23:02 WIB

Kementerian PUPR Rehabilitasi Jembatan Ampera Palembang

Jembatan Ampera yang dibangun tahun 1962 dan selesai tahun 1965 tersebut memiliki panjang 1.177 meter dan lebar 22 meter.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung (Foto Ist)

Selasa, 17 Juli 2018 - 20:00 WIB

Ini Nama-Nama Menteri Kabinet Kerja Berpartisipasi Nyaleg

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan sejumlah menteri dalam Kabinet Kerja dan pejabat di lingkungan kepresidenan akan ikut berpartisipasi sebagai calon anggota legislatif pada pemilihan…

Wapres Jusuf Kalla (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 17 Juli 2018 - 19:35 WIB

Cawapres Jokowi 2019 Harus Mampu Tingkatkan 15 Persen Suara

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan calon pendamping Joko Widodo dalam Pemilu 2019 harus dapat mendongkrak perolehan suara minimal 15 persen.

Danu Wicaksana, CEO TCASH (kiri) - (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Selasa, 17 Juli 2018 - 19:09 WIB

Buka Layanan Lintas Operator, Ini Tiga Keunggulan TCASH Wallet

TCASH secara resmi telah membuka layanan aplikasi TCASH wallet untuk seluruh operator telekomunikasi. Pelanggan lintas operator dapat menikmati beragam layanan transaksi non-tunai TCASH dengan…

Ilustrasi Jalan Tol (ist)

Selasa, 17 Juli 2018 - 18:55 WIB

BNI Beri Tambahan Kredit Jalan Tol Manado-Bitung

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk turut membiayai Proyek Jalan Tol Ruas Manado-Bitung, Sulawesi Utara, dengan memberikan tambahan fasilitas kredit modal kerja (KMK) dana talangan tanah…