Waduh! BPLH Sebut 18 Perusahaan Cemari Kali Bekasi

Oleh : Irvan AF | Senin, 09 Januari 2017 - 09:26 WIB

Ilustrasi pencemaran sungai. (Timur Matahari/AFP/Getty Images)
Ilustrasi pencemaran sungai. (Timur Matahari/AFP/Getty Images)

INDUSTRY.co.id, Bekasi - Badan Pengelola Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Jawa Barat, segera mengklarifikasi kepada 18 perusahaan yang diduga mencemari Kali Bekasi dengan limbah hasil produksinya.

"Hasil pengawasan kali di hulu Kali Bekasi, ada 18 perusahaan yang diduga membuang limbahnya ke Kali Bekasi sehingga terjadi pencemaran," kata Kepala BPLH Kota Bekasi Supandi Budiman di Bekasi, Minggu (8/1/2017).

Menurut dia, pihaknya telah mengundang perwakilan dari 18 perusahaan itu untuk datang ke kantor BPLH dalam rangka klarifikasi persoalan itu.

"Kita segera klarifikasi pada perusahaan terkait. Undangannya sudah kita sampaikan," katanya.

Supandi mengatakan, pihaknya telah menguji sampel air Kali Bekasi di empat titik, hasilnya sebanyak empat dari 20 parameter kelayakan air terbukti telah melebihi ambang batas kewajaran.

Adapun lokasi pengambilan sampel air tersebut antara lain berlokasi di Panggalan VI Bantargebang, Bojong Menteng, Kemang Pratama, dan jembatan Islamic Center, pada Selasa (3/1/2017).(iaf/ant)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

KKP Dorong Industri Mutiara Nasional Bersaing di Kancah Dunia

Selasa, 25 September 2018 - 18:00 WIB

Investor Tiongkok akan Berinvestasi Budi Daya Mutiara di Flores Timur

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Flores Timur Yohanes Kopong mengatakan sebanyak lima perusahaan berminat menamamkan modalnya atau berinvestasi…

Presiden Jokowi hUT Kadin (Foto Herlambang)

Selasa, 25 September 2018 - 18:00 WIB

Bergabungnya Rosan ke TKN Tak Pengaruhi Netralitas Pengusaha

Bergabungnya Ketua Umum Kamar Dagang dan Indonesia (Kadin) Indonesia Rosan P. Roeslani dalam Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf tidak memengaruhi netralitas pengusaha, kata Ketua Bidang Organisasi…

Triawan Munaf, kepala Badan Ekonomi Kreatif (Foto: Hitsss)

Selasa, 25 September 2018 - 17:40 WIB

Ekonomi Kreatif Masa Depan Dunia

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf mengatakan ekonomi kreatif merupakan sektor andalan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat baik di Indonesia maupun dunia.

Ilustrasi Migas

Selasa, 25 September 2018 - 17:20 WIB

SKK Migas Nilai Lapangan Sukowati Potensial Produktif

Deputi Perencanaan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Jaffee Arizon Suardin menilai unit Asset 4 Sukowati Field merupakan salah satu blok migas…

Direktur Utama PGN, Gigih Prakoso

Selasa, 25 September 2018 - 17:01 WIB

Proses Akuisisi 51 Persen Saham Pertagas Selesai September

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus melaksanakan komitmennya untuk menyelesaikan proses akuisisi PT Pertamina Gas (Pertagas) sebagai tahap lanjutan usai induk BUMN Migas (Holding BUMN Migas)…