PT Inka Mulai Proses Bangun Pabrik di Banyuwangi

Oleh : Herry Barus | Minggu, 21 Januari 2018 - 16:00 WIB

PT INKA (Foto Dok Industry.co.id)
PT INKA (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Madiun- PT Industri Kereta Api (Persero) memulai proses pembangunan pabrik barunya di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, guna mendukung produksinya di tahun-tahun mendatang.

"Untuk parik di Banyuwangi, saat ini proses pembangunan masih dalam tahap pembebasan lahan," ujar Direktur Utama PT INKA (Persero) Budi Noviantoro kepada awak media, Minggu (21/1/2018)

Menurut dia, nantinya fasilitas dan kapasitas produksi pabrik INKA yang ada di Kabupaten Banyuwangi akan lebih besar dari pada pabrik lama di Kota Madiun.

Adapun di pabrik lama Madiun, INKA menempati area seluas 22 hektare, sedangkan pabrik di Banyuwangi diproyeksikan dibangun di area seluas 80 hektare.

Budi mengatakan rencana pembangunan fisik pabrik di Banyuwangi dimulai pada semester kedua tahun 2018. Dan jika tidak ada halangan, pabrik baru tersebut ditargetkan beroperasi pada tahun 2019.

Seperti diketahui, pada akhir tahun 2017 lalu, manajemen PT INKA (Persero) menyatakan hendak membangun pabrik baru di Kabupaten Banyuwangi dengan nilai investasi mencapai Rp600 miliar.

Dipilihnya lokasi di Kabupaten Banyuwangi karena daerah tersebut dekat dengan pelabuhan dan upah pekerja masih rendah. Dengan demikian, biaya produksi yang dikelurkan PT INKA (Persero) akan lebih murah.

Budi menambahkan, jika telah beroperasi, rencananya pabrik di Banyuwangi akan menjadi fasilitas produksi kereta yang utama. Sedangkan pabrik di Madiun dijadikan fasilitas pendukung atau perawatan.

Sementara itu terkait produksi, PT INKA (Persero) saat ini sedang menggarap berbagai jenis kereta pesanan, baik dalam negeri maupun luar negeri (ekspor).

Untuk dalam negeri, sejumlah kereta yang saat ini sedang digarap di antaranya, kereta Bandara Minangkabau, Padang dan Bandara Adi Soemarmo Solo. Selain itu juga peremajaan 438 unit kereta penumpang kelas tiga dan satu pesanan PT KAI (Persero).

Dan yang terbaru, PT INKA (Persero) mendapatkan proyek pembuatan 'Light Rail Transit' (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek).

Sedangkan di pasar ekspor, INKA menggarap kereta penumpang pesanan Bangladesh Railways untuk yang ketiga kalinya, juga kereta pesanan Zimbabwe, dan saat ini juga sedang mempersiapkan untuk kerja sama dengan Sri Lanka dan Filipina.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi melantik Siwi Sukma Adji sebagai KSAL, dan menaikkan pangkat jadi Laksamana, di Istana Negara (Foto: Rahmat/Humas)

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:45 WIB

DPR Harap KASAL Tingkatkan Profesionalisme Prajurit

Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan berharap Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana Madya TNI Siwi Sukma Adji mampu meningkatkan profesionalisme para prajuritnya agar mampu menghadapi…

Ketua Umum Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan Nasional (KTNA Nasional), saat berbicara di acara Forum Promoter 2018 Polri yang membahas tema Solusi Menuju Indonesia yang Berdaulat Adil dan Makmur Melalui Ketahanan Pangan, Rabu, 23 Mei 2018

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:35 WIB

Indonesia Bisa Menjadi Lumbung Pangan Dunia Pada 2045

Pangan tidak hanya merupakan komoditas dan kebutuhan pokok dalam kehidupan setiap orang. Tetapi pangan juga menjadi kepentingan nasional dan keamanan nasional bagi sebuah negara. Pangan memiliki…

Universitas Prasetiya Mulya Optimis Lulusan Lokal Mampu Bersaing di Era Global

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:33 WIB

Universitas Prasetiya Mulya Optimis Lulusan Lokal Mampu Bersaing di Era Global

Era globalisasi dan makin terbukanya Indonesia bagi pasar asing menuntut lulusan perguruan tinggi di Indonesia memahami tantangan dan tuntutan bisnis saat ini sehingga mampu bersaing. Potensi…

PT.Bumi Serpong Damai Tbk. (PTBSD)

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:00 WIB

BSDE Anggarkan Belanja Modal Rp6 Triliun di 2018

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) menganggarkan Capital Expenditure (Capex) atau belanja modal sebesar Rp4 triliun-Rp6 triliun pada tahun 2018.

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 18:45 WIB

Harga Minyak Mentah Global Naik, CPO Malaysia Lanjutkan Penguatan Harga Pekan ini

Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) Malaysia pada perdagangan Rabu (23/05/18) dibuka pada level RM2.468 per ton, atau lebih rendah 0,36% dibandingkan harga pada penutupan sesi perdagangan…