Ayo Serbu Rumah DP 0 Rupiah, Ini Syaratnya!

Oleh : Ahmad Fadli | Minggu, 21 Januari 2018 - 08:00 WIB

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan beserta jajarannya saat melakukan groundbreaking pembangunan rumah DP 0 persen
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan beserta jajarannya saat melakukan groundbreaking pembangunan rumah DP 0 persen

INDUSTRY.co.id,Jakarta - Baru-baru ini Pemprov DKI telah melakukan groundbreaking program rumah DP Nol rupiah, di Klapa Village di kawasan Pondok Kelapa Jakarta Timur. Disebut DP 0 Rupiah, sebab dalam hal ini bank tetap mendapatkan uang muka, hanya saja ditanggung oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Program ini dicetus guna mengganti prasyarat DP yang dinilai cukup tinggi bagi sebagian masyarakat, dengan prasyarat lain untuk memastikan pembayaran kredit yang lebih dapat dipenuhi oleh warga. Misalnya:

Konsistensi jumlah saldo tabungan di bank, sebesar proporsi tertentu dari nilai properti dalam jangka waktu 6 bulan terakhir. Kisarannya sekitar Rp2,3 juta per bulan.

Konsistensi perilaku menabung di bank selama jangka waktu 6-12 bulan terakhir.

Lantas siapa saja yang bisa menikmati program ini? Adalah seluruh warga DKI Jakarta (dibuktikan dengan KTP) yang masuk ke golongan kelas menengah ke bawah, dengan penghasilan total rumah tangga sampai sekitar Rp7 juta per bulan, serta belum memiliki properti sendiri.

Ini juga berlaku untuk para pekerja informal yang selama ini kesulitan mendapatkan fasilitas kredit, karena tipe penghasilan yang tidak tetap seperti pekerja formal.

Satu hal yang perlu menjadi catatan, dalam program DP 0 Rupiah, hunian yang dimaksud bukan rumah tapak seperti yang ada pada klaster-klaster, melainkan rumah vertikal alias rumah susun seperti yang sudah banyak hadir di Jakarta.

Pada tahap awal, akan dibangun 703 unit hunian yang terdiri dari 513 unit tipe 36 dan 190 unit tipe 21. Harga per unitnya untuk yang tipe 36 adalah Rp 320 juta, tipe 21 harganya Rp 185 juta.

Akan tetapi jangan khawatir, bagi masyarakat yang tidak menyukai tinggal di hunian bertingkat, berikut daftar rumah tapak dalam cluster yang bisa dibeli tanpa uang muka. Apa saja contohnya?

Heavenly Residence, Jakarta Timur

The Ariston Platinum, Depok

Permata Gading Residence, Jakarta Utara

Sawangan Hills 3, Depok

Botania Lake Residence, Depok

Grand Victoria, Bekasi

Graha Tirta Asri, Bogor

Harvest City, Bogor

Trevista Bekasi, Bekasi

Trevista Serua, Ciputat

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri BUMN Rini Soemarno (Dok Industry.co.id)

Jumat, 17 Agustus 2018 - 18:46 WIB

Ke Ternate, Menteri BUMN Tinjau Kondisi Korban KMP Bandeng

Pasca insiden karamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Bandeng milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di perairan Loloda, Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara pada Rabu (15/8) lalu, Menteri Badan…

Presiden Jokowi dan Ibu negara Iriana Jokowi (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 17 Agustus 2018 - 18:39 WIB

Gubernur Olly Akui Presiden Jokowi Perhtikan Kesejahteraan Veteran

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey mengapresiasi Presiden Joko Widodo yang memperhatikan kesejahteraan seluruh veteran di Indonesia dengan menaikkan tunjangan kehormatan sebesar…

Presiden Joko Widodo bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono cek pengerjaan Tol Bocimi

Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:15 WIB

Pembangunan Infrastruktur Menumbuhkan Sentra Ekonomi Baru

Pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan pemerintah di berbagai daerah dapat menumbuhkan sentra-sentra ekonomi baru, kata Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Profesor…

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Foto Ist)

Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:00 WIB

Menteri Basuki Pastikan Tak Ada Proyek Baru Kecuali Bendungan

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan tidak ada proyek infrastruktur baru yang dikerjakan Pemerintah pada 2019 kecuali pembangunan bendungan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono

Jumat, 17 Agustus 2018 - 16:45 WIB

Menteri PUPR Basuki akan Prioritaskan Belanja Modal

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan tambahan alokasi anggaran akan diprioritaskan untuk belanja modal yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.…