Perluas Pasar, Semen Baturaja Bangun Proyek Cement Mill d Jambi

Oleh : Herry Barus | Jumat, 19 Januari 2018 - 20:21 WIB

Pabrik Semen Baturaja (Bm)
Pabrik Semen Baturaja (Bm)

INDUSTRY.co.id - Jambi- Perseoran Terbatas Semen Baturaja berencana berinvestasi dengan membangun proyek "cement mill" dan "packing plant" di Kota Jambi, Provinsi Jambi, sebagai upaya memperluas sebaran pasar semen hasil produksi perusahaan tersebut.

"Ditargetkan awal 2019 diproyeksikan semen Baturaja sudah diproduksi di Kota Jambi," kata Direktur Umum dan SDM PT Semen Baturaja (Persero), Amrullah di Jambi, Jumat (19/1/2018)

Rencananya proyek pembangunan "cement mill dan "packing plant" akan dilaksanakan di Kelurahan Tanjung Johor sehingga dengan proyek tersebut diharapkan kebutuhan semen di wilayah Sumbagsel, Sumbagteng dan ekspor bisa terpenuhi.

Dia mengatakan PT Semen Baturaja mempunyai program jangka panjang untuk mengembangkan industri semen di Provinsi Jambi, yakni mulai dari hulunya di Sarolangun hingga hilirnya di Kota Jambi melalui pembangunan proyek tersebut.

"Kapasitas pabrik semen di Tanjung Johor Kota Jambi itu nantinya sebesar 350 ribu ton per tahun dengan target bisa merebut 40 persen pasar untuk di Provinsi Jambi," kata Amrullah dalam paparannya terkait rencana pembangunan itu.

Sementara itu, Asisten II Setda Kota Jambi, Rd Erwansyah mengatakan dengan adanya proyek pembangunan pabrik semen di daerah ini akan memudahkan masyarakat memperoleh produk semen Baturaja.

Kota Jambi kata Rd Erwansyah,memiliki prospek pertumbuhan ekonomi yang sangat baik. Tahun 2017 peningkatan pertumbuhan ekonomi di Kota Jambi mencapai 6,81, angka tersebut di atas angka rata-rata nasional atau mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya 1,23 persen.

"Tentu dengan adanya investasi ini Kota Jambi juga sangat diuntungkan, terutama terkait penyerapan tenaga kerja lokal yang cukup besar," kata Erwansyah menambahkan. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kementerian PUPR terapkan teknologi RISHA

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:50 WIB

Dirjen Cipta Karya: Rehabilitasi dan Rekonstruksi Tuntas Dalam Satu Hingga Dua Tahun

Teknologi Risha menggunakan sistem modular sehingga mudah dipasang dan lebih cepat penyelesaiannya dibandingkan konstruksi rumah konvensional.

PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) (Ist)

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:30 WIB

Anak Perusahaan RNI Luncurkan Program Kemitraan Tebu Desa Penyangga

Anak Perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) yang bergerak dalam sektor agroindustri, PT PG Rajawali II meluncurkan Program Kemitraan Tebu Desa Penyangga dengan Pabrik Gula (PG)…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:30 WIB

Menteri Airlangga: APBN 2019 Akan Difokuskan pada Pembangunan SDM

Pemerintah telah menetapkan untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019 akan difokuskan pada pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:25 WIB

Rehabilitasi Fasilitas Publik dan Rumah Tahan Gempa di Lombok Diintensifkan

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya untuk merehabilitasi fasilitas publik dan rumah dalam rangka percepatan pemulihan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat pasca…

Ditjen Cipta Karya tandatangani kontrak dengan para penyedia jasa untuk pelaksanaan konstruksi

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:10 WIB

Tiga Infrastruktur Ini Ditergetkan Rampung Akhir 2019, Ini Masing-masing Anggaranya

Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya tandatangani kontrak dengan para penyedia jasa untuk pelaksanaan konstruksi Stadion Manahan Kota Surakarta, Pasar Atas Kota Bukittinggi, dan Pasar…