Mandiri Syariah Dukung Pengembangan Sociopreneur Mahasiswa IPB

Oleh : Wiyanto | Jumat, 19 Januari 2018 - 14:15 WIB

Direksi Mandiri Syariah
Direksi Mandiri Syariah

INDUSTRY.co.id - Bogor-Mandiri Syariah  dan Lembaga Amil Zakat Nasional Bangun Sejahtera Mitra Umat (LAZNAS BSM Umat) bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) meluncurkan Islamic Sociopreneur Development Program (ISDP).

Direktur Utama Mandiri Syariah Toni EB Subari menyerahkan secara simbolis program ISDP kepada Rektor IPB Dr. Arif Satria, SP, M.Si di kampus IPB, Kamis (18/1/2018). Pada kesempatan yang sama, Mandiri Syariah juga menyerahkan beasiswa crash program senilai Rp100 juta.

 

ISDP merupakan program beasiswa berupa pemberian uang saku, SPP, pembinaan spiritual, permodalan, pelatihan/magang kewirausahaan serta pendampingan usaha. Program senilai Rp1.9 milyar untuk 25 mahasiswa terpilih ini bertujuan mencetak wirausahawan muda yang memiliki kepedulian sosial kepada masyarakat.

Toni EB Subari mengatakan, ISDP sejalan dengan misi Presiden Joko Widodo terkait pengusaha muda. "ISDP merupakan fokus dan concern Mandiri Syariah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Melalui program ini diharapkan lahir para pemuda yang mandiri dan bisa berwirausaha dengan segala keterampilan yang dimilikinya," kata Toni.

 

Toni menambahkan kerjasama dengan IPB sudah berjalan sejak  2007. “Kami bersyukur dan bangga mendapat kepercayaan IPB dalam menyediakan layanan pembayaran SPP mahasiswa melalui host to host. Ke depannya kami berharap mendapat peluang lebih besar untuk menawarkan layanan dan produk perbankan syariah lainnya kepada karyawan dan mahasiswa IPB,” ujar Toni.

 

Selain kerja sama  jasa dan layanan perbankan, beberapa waktu sebelumnya Mandiri Syariah turut mendukung kegiatan mahasiswa IPB melalui pembangunan musholla di lingkungan kampus, dukungan berbagai kegiatan mahasiswa seperti dies natalies, try  out, dll.

 

Rektor IPB Arif Satria menyampaikan kehadiran Mandiri Syariah sudah tidak asing di lingkungan IPB.

Support Mandiri Syariah selama ini (musholla) telah dinikmati oleh mahasiswa.

IPB sangat mengapresiasi program ISDP yang diinisiasi oleh Mandiri Syariah.

"Selama ini sebagian para pelaku usaha adalah by accident. Minim sekali pelaku usaha yang by desain. ISDP adalah program yang akan melahirkan pelaku usaha dan start up yang berasal dari mahasiwa dengan desain yang sangat baik" kata Arif Satria.

 

Mandiri Syariah telah banyak bekerja sama dengan universitas negeri di antaranya Universitas Gajah Mada, Universitas Andalas, Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang, Universitas Islam Malang (Unisma) serta kampus-kampus besar di beberapa wilayah Indonesia.

 

Mandiri Syariah berharap dapat menawarkan produk perbankan seperti pembiayaan umrah dan tabungan haji, Gadai dan Cicil emas, BSM OTO, BSM Griya, dll. “Kami optimistis produk kami dapat mengakomodasi keinginan karyawan dan mahasiswa untuk berbank syariah” ujar Toni.

SEVP Retail Banking Mandiri Syariah Niken Andonowarih menambahkan, sebagai bank BO II, Mandiri Syariah menjadi bank penyalur gaji pegawai negeri.

"Kami sangat senang apabila ada pegawai atau dosen IPB ingin melakukan payrollnya di Mandiri Syariah" kata Niken.

 

Sementara itu Direktur Eksekutif Laznas BSM Umat, Rizqi Okto Priansyah menambahkan, tujuan ISDP adalah meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai bidang sociopreneur secara umum.

 

Rizqi menyampaikan para penerima beasiswa dituntut mampu memberikan dampak positif khususnya dari sisi sosial ekonomi masyarakat. Mahasiswa yang dikenal sebagai agen perubahan (agent of change), diharapkan tidak hanya memberi perubahan dari segi intelektualitas saja, tetapi dapat menciptakan dan melahirkan entrepreneur yang  terampil dan mandiri.

Selama tahun 2017 Mandiri Syariah melalui lembaga amil zakat Laznas BSM Umat telah menyalurkan beasiswa pendidikan sebesar Rp6,02 miliar.

 

Mandiri Syariah merupakan anak perusahaan Bank Mandiri dan satu-satunya bank syariah kelompok Buku III juga bank syariah pertama yang menginisiasi private placement project based sukuk dengan total Rp4 triliun.

Hingga September 2017, Mandiri Syariah telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp58,72 triliun atau tumbuh 10,28% dibanding Rp53,24 triliun pada September 2016 dengan total penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp74,75 triliun atau tumbuh 13,30% (yoy) dibandingkan posisi Kuartal III 2016 yang sebesar Rp65,98 triliun.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Peluncuran Generali Protection (G-PRO) (Foto: Ridwan/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 21 Februari 2018 - 18:20 WIB

Generali Gandeng Bank BTN Berikan Perlindungan Penyakit Kritis Bagi Nasabah KPR

PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia)bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero)kembali meluncurkan Generali Protection (G-PRO).

Ilustrasi Pekerja Pabrik Sarung Tangan Karet (Ist)

Rabu, 21 Februari 2018 - 17:50 WIB

Industri Sarung Tangan Karet, Dari 40 Pabrik Tersisa 5 Pabrik, Mengerikan!

Isu penutupan pabrik hingga saat ini masih menjadi perbincangan hangat di kalangan para pelaku industri. Harga gas yang tak kunjung turun menjadi pemicu tutupnya beberapa pabrik di Indonesia.

Achmad Widjaja, Wakil Ketua Komite Tetap Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Bidang Industri Hulu dan Petrokimia

Rabu, 21 Februari 2018 - 17:03 WIB

Kisruh Harga Gas Buat Investor Wait and See, Industri Petrokimia Makin Tak Matang

Investasi sektor petrokimia hingga saat ini masih belum ada perencanaan yang matang. Pasalnya, investor masih menunggu ketegasan pemerintah terkait penurunan harga gas untuk industri.

CEO blanja.com Aulia E Marinto

Rabu, 21 Februari 2018 - 17:00 WIB

Industri UMKM Harus Punya Kreativitas E-Commerce

Ketua Umum Indonesia E-Commerce Association (Idea) Aulia E Marinto mengatakan industri usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) harus memiliki kreativitas dalam memberdayakan "e-commerce" (perdagangan…

LUNA V Lite

Rabu, 21 Februari 2018 - 16:41 WIB

Fokus ke Produk, LUNA Smartphone Optimis Kuasai Pasar Dalam 3 Tahun

Luna V Lite dengan layar Fullscreen rasio 18:9 mampu menghadirkan kualitas yang sama dengan harga yang cukup fantastis yaitu 1,7 jutaan.