Kenalkan Wisata Indonesia, Wonderful Indonesia Hadiri Bo Sang Umbrella Festival 2018

Oleh : Chodijah Febriyani | Jumat, 19 Januari 2018 - 14:00 WIB

Bo Sang Umbrella Festival 2018, di Thailand (Foto: facebook.com/kemenpar)
Bo Sang Umbrella Festival 2018, di Thailand (Foto: facebook.com/kemenpar)

INDUSTRY.co.id, Thailand - Diselenggarakan mulai 19 hingga 21 Januari 2018, Wonderful Indonesia mempromosikan pariwisatanya melalui Bo Sang Umbrella Festival 2018. Penyelenggaraan ini, merupaksan salah satu sister festival dari Festival Payung Indonesia (FPI) yang rutin digelar di Solo, Jawa Tengah.

Festival Bo Sang diadakan secara rutin setiap tahun di sepanjang jalan utama di desa Bor Sang, distrik San Kamphaeng, Provinsi Chiang Mai, Thailand Utara selama tiga hari.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata I Kementerian Pariwisata Profesor I Gde Pitana mengatakan, ini adalah momen yang tepat sebagai ajang potensial meningkatkan interaksi budaya. Festival Bo Sang telah berlangsung selama 35 tahun tersebut, menjadi ajang yang sangat potensial.

"Promosi Wonderful Indonesia pada Bo Sang Umbrella Festival 2018 diharapkan dapat semakin mempopulerkan destinasi wisata yang ada di tanah air kita,” ujar Pitana, dikutip dari facebook Kemenpar, Jumat (19/1/2018).

Menurutnya, keanekaragaman budaya dan keindahan alam Indonesia potensial menjadi nilai jual untuk menarik wisatawan mancanegara di kawasan Asia Tenggara khususnya Thailand. "Diharapkan kegiatan ini dapat lebih memperkenalkan Indonesia sebagai destinasi wisata budaya di tingkat Internasional," kata pria asli Bali itu.

Melalui keikutsertaan dalam Bo Sang Umbrella Festival 2018, pihaknya berupaya mempromosikan dan melakukan pelayanan informasi destinasi wisata Indonesia untuk menciptakan public awareness khususnya di Thailand. Selain itu juga untuk menjadikan kesenian dan kebudayaan Indonesia sebagai alat diplomasi dalam rangka mempromosikan Indonesia sebagai destinasi wisata.

"Acara ini diharapkan mampu meningkatkan hubungan budaya Indonesia-Thailand dan kunjungan wisatawan mancanegara ke Festival Payung Indonesia yang ada di Solo, sekaligus mewujudkan gagasan ‘sister festival' yang akan berdampak secara internasional," katanya.

Sekadar informasi, saat festival berlangsung, jalan-jalan, toko-toko dan rumah-rumah dihiasi dengan ratusan kain sutra berwarna-warni dan payung kertas yang disebut 'Saa'. Kemeriahan warna-warni ini membuat suasana yang menyenangkan untuk dilihat dan diabadikan.

Pada sore harinya, Jalan Bor Sang menyajikan kemeriahan baru dengan dinyalakannya ratusan lentera tradisional 'Lanna'. Lentera berwarna-warni ini merupakan lentera yang sama yang berada di seantero Chiang Mai selama Festival Yi Peng.

Pengunjung juga dapat menikmati parade mobil yang berhiaskan payung, parade gadis-gadis pembawa payung, toko-toko souvenir dan warung kuliner khas, kontes kerajinan, serta pertunjukan seni dan budaya.

Dari tahun ke tahun, Festival Bo Sang dikunjungi begitu banyak wisatawan mancanegara dari berbagai negara seperti ; Amerika Serikat, Selandia Baru, Belgia, India dan Inggris. Pada tahun ini, Indonesia juga difasilitasi lahan booth sebagai Paviliun Indonesia yang akan dihiasi ratusan payung dan backdrop bernuansa Wonderful Indonesia.

Di dalam booth Indonesia, pengunjung yang datang akan diberi informasi menarik dan demonstrasi singkat seputar payung batik, sekaligus dapat berinteraksi dengan melakukan tanya jawab, baik terutama yang berkaitan dengan destinasi budaya Indonesia. Tidak hanya itu, pengunjung juga dapat membatik payung yang sudah berlogo Wonderful Indonesia.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menambahkan, ikut tampilnya Kota Solo dalam Festival Bo Sang diharapkan mampu semakin memperkenalkan kota tersebut sebagai kota kreatif kepada publik di Thailand.

Kata Menpar, pasar Thailand merupakan salah satu segmentasi pasar wisata yang potensial untuk digarap. Thailand dinilai dapat menjadi sumber originasi wisatawan mancanegara yang potensial karena jaraknya yang dekat dengan Indonesia.

"Semoga ke depannya, dengan ikut sertanya Indonesia dalam ajang Bo Sang Umbrella Festival 2018 ini mampu menjaring lebih banyak kedatangan wisman khususnya dari Thailand untuk datang ke tanah air," ucap Arief.

Di 2018, Indonesia ditarget mampu menjaring wisman hingga 17 juta orang atau meningkat sekitar 13 persen dibandingkan target tahun sebelumnya sebesar 15 juta wisman. Dari target itu, Pemerintah Indonesia berupaya mendatangkan 163.000 wisman di antaranya dari Thailand.

Sementara,  Direktur Program Festival Payung Indonesia Heru Prasetya mengatakan, tahun ini pihaknya akan melibatkan para perajin payung tradisional, perupa dan penari yang sebagian besar berasal dari Solo.

"Kami berharap keikutsertaan Indonesia dalam festival ini mampu menjadikan Payung Tradisional Indonesia sebagai diplomasi budaya antar-bangsa," katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Foto Paspamres berbisik ke Gubernur DKI Aneis Baswedan (TribunAceh)

Minggu, 18 Februari 2018 - 20:12 WIB

Beredar Video Paspamres Halau Gubernur DKI Jakarta di Piala Presiden

Jakarta-Beredar video pendek Gubernur Anies Baswedan dicegah paspamres untuk mengikuti Presiden Joko Widodo ke lapangan dalam rangka menyerahkan piala presiden ke Persija yang menjadi juara…

Presiden Jokowi dan Tim Persija Juara Piala Presiden 2018 (Foto Setkab)

Minggu, 18 Februari 2018 - 20:09 WIB

Istana Tegaskan Tak Cegah Gubernur Anies Dampingi Presiden Jokowi

Istana Kepresidenan menegaskan bahwa tidak ada arahan apapun untuk mencegah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mendampingi Presiden Joko Widodo saat penyerahan Piala Presiden 2018 kepada…

Es Krim Aice beri ucapan selamat pada pemenang Asian Games 2018. (Dok Industry.co.id)

Minggu, 18 Februari 2018 - 18:50 WIB

Aice Ucapkan Selamat Kepada Para Pemenang Atlet dan INASGOC Pada Asian Games 2018

Dalam rangka persiapan menyambut perhelatan akbar pesta olahraga Asian Games 2018, Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) telah melangsungkan dengan sukses Asian Games 2018 Invitation…

Koperasi simpan pinjam pembiayaan syariah Baitul Maal wat Tamwil Usaha Gabungan Terpadu (BMT UGT ) Sidogiri menargetkan asetnya bisa tembus mencapai Rp 5 triliun hingga tahun 2020

Minggu, 18 Februari 2018 - 18:41 WIB

Koperasi Simpan Pinjam BMT UGT Sidogiri Targetkan Aset Tembus Rp 5 Triliun

Koperasi simpan pinjam pembiayaan syariah Baitul Maal wat Tamwil Usaha Gabungan Terpadu (BMT UGT ) Sidogiri menargetkan asetnya bisa tembus mencapai Rp 5 triliun hingga tahun 2020. Untuk tahun…

Wuling Cortez (ist)

Minggu, 18 Februari 2018 - 18:26 WIB

Cortez, MPV Dari Wuling Motors Resmi Meluncur di Yogyakarta

Peluncuran ini merupakan bentuk nyata komitmen Wuling Motors agar lebih dekat dengan konsumennya, selaras dengan semangat' Drive for a Better Life'.