AFTECH Resmikan Kemitraan dengan UnionSpace Dorong Perkembangan Industri Fintech

Oleh : Hariyanto | Kamis, 18 Januari 2018 - 20:45 WIB

AFTECH Resmikan Kemitraan dengan UnionSpace
AFTECH Resmikan Kemitraan dengan UnionSpace

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) meresmikan kemitraannya dengan UnionSpace untuk mendorong perkembangan industri teknologi finansial (tekfin) melalui penyediaan Fintech Space, yang merupakan co-working space khusus tekfin yang pertama di Indonesia. 

Perjanjian kerjasama ditandatangani oleh Ketua Umum AFTECH, Niki Luhur dan CEO UnionSpace, Albert Goh, serta disaksikan oleh Direktur Operasional & Sistem Otoritas Jasa Keuangan, Fithri Hadi dan Deputi Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Junanto Herdiawan.

“Kami antusias untuk menjadi bagian dari pertumbuhan ekosistem bisnis di Indonesia, salah satunya di industri tekfin. Kami percaya Indonesia akan menjadi salah satu motor bagi pertumbuhan pasar Asia Tenggara,” kata Albert di Jakarta, Kamis (18/1/2018).

“Melalui Fintech Space, kami mendukung kemajuan tekfin yang begitu pesat 
dan gelombang kebangkitan wirausaha di bidang tekfin yang begitu besar di Indonesia,” lanjutnya.

Fintech Space yang ditargetkan dapat beroperasi resmi mulai Juni 2018 ini diharapkan dapat menjadi wadah kolaborasi antara para pemangku kepentingan bidang tekfin, meliputi para anggota asosiasi, regulator, perusahaan keuangan, perusahaan modal ventura, serta perusahaan rintisan.

"Kerjasama ini mengukuhkan komitmen AFTECH sebagai wadah yang menghimpun para pelaku sektor jasa keuangan yang menggunakan kemajuan teknologi dalam menjalankan usahanya, sebagai satu kesatuan ekosistem dengan para pemangku kepentingan lainnya.” kata Niki

Ia menambahkan, secara khusus, Fintech Space akan menjadi tempat terselenggaranya sejumlah aktivitas komunitas tekfin dalam bentuk sesi edukasi dan berbagi pengetahuan untuk mendukung peningkatan kapasitas para pelaku usaha. 

Lebih jauh Niki mengharapkan Fintech Space dapat menjadi tempat berkolaborasi, bertukar gagasan dan solusi, sebagai sarana untuk melahirkan inovasi-inovasi baru, serta menjadi pusat pengembangan jejaring untuk mempercepat pertumbuhan industri tekfin di Indonesia. 

“Ruang publik semacam ini dibutuhkan untuk membantu mengakselerasi kerja para pelaku tekfin, agar dapat memenuhi prioritas agenda inklusi keuangan nasional yaitu membuka akses layanan keuangan kepada sedikitnya 75% penduduk Indonesia,” ungkapnya.

Indonesia berada dalam momentum yang terbangun berkat perkembangan teknologi dan pertumbuhan perusahaan rintisan yang terjadi dengan sangat pesat di Asia Tenggara. Indonesia tercatat sebagai negara dengan jumlah perusahaan rintisan tertinggi di kawasan ini dan diperkirakan akan mencapai jumlah 13.000 pada tahun 2020 mendatang.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Lintasarta berhasil meraih penghargaan untuk kategori Best Improved Data Technoloy Governance & AI untuk layanan data center dan cloud, di ajang Data Technology Governance, AI and Analytics Summit & Awards 2018

Jumat, 19 Oktober 2018 - 09:04 WIB

Lintasarta Sabet Penghargaan Kualitas Layanan Data Center & Cloud

Lintasarta berhasil meraih penghargaan untuk kategori Best Improved Data Technoloy Governance & AI untuk layanan data center dan cloud, di ajang Data Technology Governance, AI and Analytics…

Homestay - foto IST

Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:55 WIB

Homestay di Danau Toba Akan Berstandar ASEAN

Pengembangan kawasan Danau Toba sebagai satu dari 10 destinasi prioritas memiliki potensi pariwisata yang besar. Dari sisi amenitas, Pengembangan homestay berstandart Asean terus dikebut. Goalnya…

Ilustrasi kredit perbankan

Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:31 WIB

Kontribusi Kredit Perbankan di Palu Capai 0,5 Persen

INDUSTRY.co.id

Jakarta - Berdasarkan data sementara yang diterima OJK, jumlah kredit perbankan di Provinsi Sulawesi Tengah sebesar Rp 27 triliun atau 0,5% dari…

Jababeka Morotai Night (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:30 WIB

Promosikan Pariwisata Morotai, Jababeka Gelar "Jababeka Morotai Night"

PT Jababeka Morotai berkolaborasi dengan KAUM Restorant menggelar acara yang bertajuk "Jababeka Morotai Night".

 Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso (kmps)

Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:00 WIB

OJK Perkirakan Potensi Kredit Macet Sulteng Rp4 Triliun

Otoritas Jasa Keuangan memperkirakan potensi kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) di Sulawesi Tengah akibat gempa dan tsunami mencapai Rp4,063 triliun dari total Rp27 triliun kredit…