First Crack Coffee Academy Berharap Dapat Tingkatkan Citra Kopi Lokal di Pasar Global

Oleh : Abraham Sihombing | Minggu, 14 Januari 2018 - 17:57 WIB

Evani Jesslyn sedang melayani pelanggan kopi di gerai First Crack Coffee Academy (Foto Abe)
Evani Jesslyn sedang melayani pelanggan kopi di gerai First Crack Coffee Academy (Foto Abe)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Pendirian First Crack Coffee Academy pada November 2017 lalu diharapkan dapat meningkatkan citra kopi lokal Indonesia di pasar global. Pasalnya, keinginan pelaku industri untuk mendongkrak citra kopi Indonesia terus meningkat. Itu ditandai oleh merebaknya pembukaan gerai-gerai kopi di pasar domestik.

“Kedepan, para pelaku industri kopi itu diharapkan dapat meningkatkan citra kopi lokal tersebut di pasar global. Untuk itu, mereka perlu dibekali beberapa pembelajaran, yaitu edukasi mengenai pengemasan, marketing (pemasaran) dan branding (merek) secara tepat,” ujar Evani Jesslyn, pemilik First Crack Coffee Academy, di Jakarta, Jumat (12/01/2018).

Evani menuturkan, jika ketiga pembelajaran tersebut terpenuhi, maka citra kopi Indonesia di pasar global akan terus meningkat. Pasalnya, edukasi seperti itu sangat diperlukan dan merupakan fundamental untuk meningkatkan bisnis kopi lokal ke luar negeri.

Evani mengungkapkan, potensi kopi lokal sangat menjanjikan. Indonesia memiliki populasi yang sangat padat yang dapat dijadikan pasar kopi yang potensial. Akan tetapi, kondisi seperti itu akan sia-sia belaka jika tidak disertai rasa memiliki dan pengetahuan yang komprehensif mengenai berbagai kopi lokal yang ada saat ini.

“Pasalnya, jika potensi yang besar itu tidak digarap secara konkrit dan komprehensif, maka lama kelamaan ada kemungkinan kopi lokal kita dapat diklaim oleh pihak asing,” tukas Evani.

Karena itu, Evani mendirikan akademi kopi bernama First Crack Coffee Academy. Sekolah mengenai kopi yang dibuat Evani tersebut adalah satu-satunya mitra resmi Specialty Coffee Association (SCA).

SCA tersebut adalah gabungan dari Specialty Coffee Association of America (SCAA) dan Specialty Coffee Association of Europe (SCAE).

Di sekolah kopi ini, demikian Evani, para pengajar memberikan modul coffee skills diploma. Itu dimulai dari introduction to coffee, green bean coffee, sensory, brewing dan barista kelas pemula (beginner), intermediate dan profesional.

“Sejak diluncurkan pada November 2017, kelas sensory langsung dipenuhi oleh para pemula hingga para pemilik coffee shop,” imbuh Evani.

Disamping itu, First Crack Coffee Academy tersebut memiliki ruang memasak kopi (roastary) dan kafe yang menghidangkan berbagai produk kopi lokal Indonesia. Sekolah kopi ini mengusung filosofi pemberdayaan wanita (empowering women).

Kedepan, Evani juga berencana mengembangkan sebuah gerai kopi di kawasan bisnis terpadu Sudirman (Sudirman Central Business District/SCBD), Jakarta Selatan. Pembukaan gerai tersebut bertujuan untuk mencetak 30 tenaga ahli kopi setara diploma dalam kurun waktu satu tahun ke depan.

“Idealnya, kami akan membuka tiga gerai kopi. Akan tetapi, yang sudah kami pastikan akan dibuka pada Februari mendatang adalah gerai yang terletak di kawasan SCBD,” pungkas Evani. (Abraham Sihombing)

  •  

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)

Kamis, 19 Juli 2018 - 16:30 WIB

Indonesia Lirik Brunei Darussalam Untuk Investasi di KEK Tanjung Lesung

Masuk dalam salah satu 10 Destinasi Prioritas, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung mempunyai daya tarik tersendiri karena memiliki potensi wisata. Hal ini dimanfaatkan oleh pemerintah…

Emil Priyatna selaku Direktur Utama PT Kinanti Utama Karya (tengah) bersama Santo Kadarusman selaku New Business Development SMI (kedua kanan) di Kinanti Building

Kamis, 19 Juli 2018 - 16:30 WIB

Kinanti Building Properti Dukung Profesionalitas Bisnis

Satu lagi perusahaan pelayanan dan penyediaan property yang baik, hadir di Indonesia. Mengambil peran dalam pembangunan kota serta lingkungan hidup untuk Indonesia yang lebih maju. Letak gedung…

Pegawai Kementerian PUPR melewati gedung tempat mereka bekerja.

Kamis, 19 Juli 2018 - 16:29 WIB

Kementerian PUPR Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Dengan Sanitasi Layak

Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sri Hartoyo mengatakan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, penataan daerah permukiman dan elemen pendukungnya…

Group UCC Launching Ceremony

Kamis, 19 Juli 2018 - 16:20 WIB

UCC Holding Gandeng Purwana Group Kembangkan Kopi Indonesia

Perusahaan kopi ternama di Jepang, UCC Holdings Co Ltd, melalui anak perusahaannya yaitu UCC Asia Pacific Pte, membangun kerjasama dengan Purwana Group yang merupakan perusahaan operator ternama…

Moriano Utomo saat membawa api obor Asian Games 2018 (Foto: Dok. Industry)

Kamis, 19 Juli 2018 - 16:08 WIB

Cucu Pendiri Aqua Dukung Pawai Obor Asian Games 2018 di Yogyakarta

Moriano Utomo, cucu dari pendiri AQUA Tirto Utomo, mewakili Danone-AQUA yang merupakan sponsor resmi hidrasi Asian Games 2018 dalam Pawai Obor (Torch Relay) hari ini, Kamis (19/7/2018) di Yogyakarta,…