Intip Kekayaan Dari G-Dragon BIGBANG! Penasaran?

Oleh : Dina Astria | Sabtu, 13 Januari 2018 - 16:00 WIB

G-Dragon (Source: www.soompi.com)
G-Dragon (Source: www.soompi.com)

INDUSTRY.co.id - Korea Selatan -Siapa yang tidak mengenal G-Dragon? Leader dari boyband BIGBANG ini selalu telihat sukses dalam dunia entertainment. Sudah lebih dari sepuluh tahun berkarir di dunia entertainment tidak membuat para netizen heran bila G-Dragon menjadi salah satu artis k-pop yang memiliki penghasilan yang fantastis.

Ditambah lagi, nama G-Dragon sudah terkenal di mancanegara. Tak hanya dikenal dengan karya-karyanya, ternyata terkenal dengan beberapa bisnis dan aset kekayaannya. Kira-kira apa saja bisnis dan aset kekayaan G-Dragon?

1. Julukan King of Fashion memang sangat pantas untuk G-Dragon. Tak heran ia mempunyai bisnis clothing line bernama PEACEMINUSONE yang bekerja sama dengan desainer baju terkenal, Gee Eun. Bahkan, store-nya ini sudah mempunyai cabang di London, Inggris.

2. Mengingat harga tanah dan bangunan di Pulau Jeju sangatlah mahal, ini tidak membuat G-Dragon berubah fikiran. Ia mempunyai bisnis sebuah kafe bernama The Mosant. Kafe yang tepat berada di tepi pantai Pulau Jeju ini selalu ramai pengunjung dari wisatawan dalam dan luar negeri. Terlihat dari interior bangunan kafe yang mewah nan futuristik.

3. Selain bisnis, G-Dragon punya aset kekayaan dua apartement mewah. Galleria Foret sendiri adalah apartement termahal se-Korsel. Ia juga punya kediaman sebesar 3,3 miliar won atau sekitar 34 miliar rupiah.

4. Hunian milik G-Dragon di Bamsum Jai diperkirakan senilai 1,3 miliar won atau sekitar 14 miliar rupiah.

5. Villa mewah bernama Pocheon Dolcebita yang sekarang dikelola oleh ayahnya, benilai 1 miliar won atau sekitar Rp 11 miliar.

6. Royalti dari dunia musik, dari lagu-lagunya sendiri dan lagu-lagu ciptaannya memperoleh kekayaan sebesar 800 juta won atau sekitar Rp9 miliar.

7. Penjualan album secara fisik maupun digital senilai 10 miliarwon atau sekitar Rp114 miliar.

Dari semua kekayaan sukses yang G-Dragon punya tak terlepas dari perjuangan dan usahanya selama bertahun-tahun.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Enterprise & Business Service Telkom Dian Rachmawan (kedua dari kiri), President (ASEAN) Cisco Systems Naveen Menon (kedua dari kanan), Managing Director (ASEAN) Cisco Systems Dharmesh Malhotra (paling kanan) dan Vice President Enterprise Bu

Senin, 21 Mei 2018 - 22:42 WIB

Telkom dan Cisco Mendukung Transformasi Digital BUMN

INDUSTRY.co.id - Jakarta-PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan Cisco International Limited (Cisco) sepakat untuk mendukung transformasi digital BUMN. Kesepakatan dua perusahaan tersebut…

Tito Sulistio, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (Foto Dok Industry.c.id)

Senin, 21 Mei 2018 - 21:46 WIB

MSCI Dikhawatirkan Bakal Turunkan Bobot Investasi Indonesia

Setelah mendepak beberapa saham Indonesia yang terdapat di MSCI Small Cap Indeks beberapa waktu lalu, Morgan Stanley kini mulai memasukkan 302 saham baru yang diambil dari indeks bursa saham…

PTAIA Financial (AIA),salah satu perusahaan asuransi jiwa di Indonesia, memperkenalkan produk baru untuk perlindungan jiwa khusus dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, yaitu Asuransi Kecelakaan Gratis.

Senin, 21 Mei 2018 - 21:28 WIB

AIA Berikan Asuransi Jiwa Cuma-Cuma untuk Para Pemudik

PT AIA Financial, salah satu perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia,memperkenalkan produk baru untuk perlindungan jiwa khusus dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, yaitu Asuransi Kecelakaan…

Kris Wijoyo Soepandji berikan orasi GETANKAS: Geopolitik, Ketahanan Nasional, dan Kemerdekaan Sejati (Foto: Jababeka)

Senin, 21 Mei 2018 - 19:39 WIB

Paham Geopolitik Dibutuhkan untuk Samakan Persepsi Bangsa

Pengajar Dasar-Dasar Ilmu Hukum di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) Kris Wijoyo Soepandji, mengatakan bahwa dunia saat ini memasuki perang generasi keempat. Perang generasi keempat…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Senin, 21 Mei 2018 - 19:28 WIB

Penjualan Tunas Baru Lampung Ditargetkan Tumbuh 10-15% pada 2018

Penjualan PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) ditargetkan antara Rp9,87-10,31 triliun pada 2018, atau diharapkan tumbuh antara 10-15% dibandingkan dengan realisasi penjualan perseroan pada 2017…