Perlu Diketahui, Sejumlah Regulasi Baru Piala Presiden 2018

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 13 Januari 2018 - 09:39 WIB

Piala Presiden 2018 (Foto Dok Industry.co.id)
Piala Presiden 2018 (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Regulasi pemain untuk Piala Presiden 2018 berbeda dibandingkan turnamen serupa edisi 2017, terutama tentang jumlah pemain yang boleh diikutkan dan total pemain asing yang bisa didaftarkan.

"Selebihnya, aturan tidak berbeda jauh dengan tahun sebelumnya," ujar Direktur Operator Liga PT Liga Indonesia Baru (LIB) Tigor dalam keterangan yang diterima di Jakarta, kemarin.

Ia mengatakan setiap tim dapat mendaftarkan sedikit-dikitnya 18 pemain dan maksimal 36 pemain ke Piala Presiden 2018.

Selain itu, di turnamen pramusim edisi terkini itu, setiap klub peserta wajib mendaftarkan tujuh pemain dengan usia di bawah 23 tahun atau yang lahir setelah 1 Januari 1996.

Untuk pemain asing, setiap tim bisa mengikutkan maksimal empat pemain dengan rincian satu pemain Asia dan tiga pemain bebas dari negara manapun. Skema ini disebut 3+1.

Regulasi-regulasi itu berbeda dari Piala Presiden 2017 di mana ketika itu setiap tim peserta wajib membawa sebanyak-banyaknya 30 pemain dengan di antaranya merupakan pesepak bola U-23 dan jumlah pemain impor tidak dibatasi karena kompetisi tersebut juga dimanfaatkan untuk menyeleksi pemain.

Terakhir, di Piala Presiden 2018, semua pemain dan ofisial warga negara asing wajib memiliki Izin Menggunakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) atau Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS) yang masih berlaku.

"Pendaftaran pemain akan kami buka mulai 10 Januari 2018 hingga sehari menjelang laga pertama pada pertandingan masing-masing grup," tutur Tigor.

Piala Presiden 2018 sendiri diikuti 20 tim yang dibagi dalam lima grup. Turnamen ini rencananya dibuka di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, pada Selasa (16/1/2017), disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Grup A, yang dilangsungkan di Bandung, beranggotakan Persib, Sriwijaya FC, PSM Makassar dan PSMS.

Kemudian di Grup B, digelar di Balikpapan, ada Mitra Kukar, Persipura Jayapura, Martapura FC dan Barito Putera.

Persebaya Surabaya, Madura United, Perseru Serui dan PS TNI mengisi Grup C dan akan dilaksanakan di Surabaya.

Grup D mempertandingkan Persija Jakarta, PSPS Pekanbaru, Borneo FC dan Bali United. Semua laga grup ini digelar di Bali.

Terakhir di Grup E, yang bertanding di Malang, Jawa Timur, ada Arema FC, Bhayangkara FC, PSIS Semarang dan Persela Lamongan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Walikota Bandung Ridwan Kamil. (Foto: beastudiindonesia.net)

Minggu, 24 Juni 2018 - 06:00 WIB

Setelah Cuti 130 Hari, Kang Emil Kembali Jabat Walikota Bandung

Ridwan Kamil kembali menjabat sebagai Wali Kota Bandung setelah sebelumnya sempat cuti untuk ikut dalam kontestasi pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018.

Jababeka dok

Sabtu, 23 Juni 2018 - 20:57 WIB

Setelah Morotai dan Tanjung Lesung, Jababeka Incar KEK di Bangka Belitung

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk. (kode saham KIJA) memberi sinyal hendak mengelola kawasan ekonomi khusus (KEK) di Provinsi Bangka Belitung.

Penyanyi Ed Sheeran. (Foto: NME)

Sabtu, 23 Juni 2018 - 19:30 WIB

Ed Sheeran Akui Tak Gunakan Layanan Streaming Musik

Ed Sheeran rupanya tidak pernah menggunakan jasa layanan streaming musik untuk mempromosikan lagu-lagunya. Seperti yang diketahui, Shape of You milik Ed Sheeran menjadi salah satu lagu yang…

Kementerian Perindustrian. (Fofo: kemenperin.go.id)

Sabtu, 23 Juni 2018 - 18:52 WIB

Kemenperin Tengah Godok Insentif Penerapan Industri Hijau

Kementerian Perindustrian mewacanakan insentif fiskal dan nonfiskal sebagai upaya untuk menerapkan industri hijau yang bersifat wajib.

Ribuan UMKM memadati acara sosialisasi PPh Final UMKM 0,5% yang dilakukan Presiden Jokowi di Sanur, Bali, Sabtu (23/6). (Dok: Kemenkop)

Sabtu, 23 Juni 2018 - 18:44 WIB

UMKM Bali Antusias Sambut Penurunan PPh Final 0,5 Persen

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di provinsi Bali menyambut baik kebijakan pemerintah menurunkan pajak penghasilan (PPh) final UMKM yang semula 1% menjadi 0,5% mulai 1 Juli 2018…