Jelang Jabar 1, Kang Emil Pastikan Gerindra Tidak Minta Mahar

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 13 Januari 2018 - 07:19 WIB

Walikota Bandung Ridwan Kamil. (Foto: beastudiindonesia.net)
Walikota Bandung Ridwan Kamil. (Foto: beastudiindonesia.net)

INDUSTRY.co.id - Bandung- Calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Kang Emil) mengatakan Partai Gerindra tidak meminta mahar sepeserpun sebagai syarat mendapat rekomendasi dalam pilkada.

"Saya menyampaikan, saya tidak diminta mahar oleh Partai Gerindra dan PKS waktu dulu nyawalon di Bandung," ujar Ridwan Kamil di Bandung, Jumat (12/4/2018) 

Hal tersebut dikatakan Emil, menanggapi klarifikasi cuitan Partai Gerindra di Twitter atas kasus Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattalitti.

La Nyalla menyatakan bahwa partai berlambang kepala garuda itu meminta mahar hingga Rp.40 miliar agar dapat mendapat surat rekomendasi pengusungan.

Pria yang akrab Emil ini mengatakan, Gerindra tidak meminta mahar, namun atas kesadaran pribadi ia memberikan sejumlah uang untuk dipergunakan berbagai alat peraga kampanye.

"Tapi biaya untuk kampanyenya saya yang cari, seperti untuk baliho. Tapi untuk mahar tidak ada. Masa semuanya gratis, kan ga mungkin," katanya.

Namun untuk Pilkada kali ini, ia tidak kembali diusung oleh Gerindra sebagaimana saat ikut Pilkada Kota Bandung Ia pun menyampaikan, alasan tidak didukung Gerindra di Pilkada Jabar bukan masalah mahar, akan tetapi syarat yang diminta Gerindra tidak bisa ia penuhi.

"Twit admin @Gerindra ini benar. Saya bersaksi. waktu pilwalkot BDG, Pak Prabowo dan Gerindra tidak meminta mahar sepeser pun utk tiket pilkada. Hatur Nuhun. Di pilgub Jabar ini kami berpisah, krn syarat menjadi kader partai yg tidak mampu sy penuhi," tulis Emil dalam cuitan di Twitternya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dirut BTN Maryono (Fot Dok Industry.co.id)

Rabu, 16 Januari 2019 - 07:00 WIB

Himbara: Industri Perbankan Memerlukan Pengaturan Suku Bunga Deposito

Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) memandang saat ini industri perbankan masih memerlukan pengaturan suku bunga deposito agar tidak terjadi perlombaan kenaikan suku bunga yang "tidak kondusif"…

Ilustrasi Gula Rafinasi (ist)

Rabu, 16 Januari 2019 - 06:00 WIB

Kemenperin: Kebutuhan GKR untuk Industri Naik 6 Persen per Tahun

Kementerian Perindustrian memproyeksi kebutuhan gula kristal rafinasi (GKR) untuk sektor industri makanan dan minuman serta industri farmasi naik sebesar 5-6 persen per tahun.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja (Foto Ist)

Rabu, 16 Januari 2019 - 05:30 WIB

BCA Pastikan Akuisisi Bank Kecil Selesai Tahun Ini

PT Bank Central Asia Tbk memastikan proses akuisisi bank umum kegiatan usaha I (BUKU I) atau bank bermodal di bawah Rp1 triliun akan selesai pada tahun ini, setelah rencana tersebut tak kunjung…

Garuda Indonesia Vintage Flight Experience (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 16 Januari 2019 - 05:00 WIB

Garuda Sudah Turunkan Tarif di Sejumlah Rute

PT Garuda Indonesia sudah menurunkan tarif penerbangan di sejumlah rute menyusul hasil konsolidasi Kementerian Perhubungan dan Asosiasi Perusahaan Penerbangan Indonesia (Inaca) soal lonjakan…

The Parc Apartement tawarkan konsep coliving bagi kaum milenial, Foto : INDUSTRY.co.id

Selasa, 15 Januari 2019 - 21:59 WIB

Ini Strategi Bisnis Pengembang South City di Tahun Politik

Mengawali tahun 2019 dan dalam momentum tahun politik PT Setiawan Dwi Tunggal terus optimis dalam mengembangkan bisnis korporasinya, yaitu melalui proyek apartemen di South City Cinere. Lantas…