Terkait Dana Saksi Rp40 M, Diperlukan Trobosan Soal Pernyataan La Nyalla

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 13 Januari 2018 - 07:12 WIB

La Nyalla Mattalitti (Foto Dok Industry.co.id)
La Nyalla Mattalitti (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta,- Pengamat politik The Indonesian Institute Arfianto Purbolaksono mengatakan Komisi Pemilihan Umum perlu membuat terobosan untuk menjawab pernyataan kader Gerindra La Nyalla Mattalitti soal keperluan dana saksi Pilkada sebesar Rp40 miliar.

"Menurut saya melihat pernyataan La Nyalla terkait dana saksi tersebut, bukan lah sesuatu yang baru. Diperlukan terobosan oleh KPU yaitu dengan mendorong parpol dan calon kepala daerah untuk menginformasikan kepada publik terkait dari mana asal dana kampanye, hingga penggunaanya untuk apa saja," ujar Arfianto di Jakarta, Jumat (12/1/2017)

Sebelumnya kader Gerindra La Nyalla Mattalitti mengaku ditanyakan kesanggupannya oleh Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto untuk menyediakan dana Rp40 miliar guna membayar saksi pilkada, jika mau menerima rekomendasi dari Gerindra sebagai calon kepala daerah di Jawa Timur.

Menurut La Nyalla pertanyaan itu disampaikan Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Dia mengatakan, jika dana tidak diserahkan sebelum 20 Desember 2017, dirinya tidak akan mendapatkan rekomendasi Gerindra untuk maju di Pilgub Jatim.

Kejadian ini berbuntut kekecewaan dari La Nyalla yang kini berencana mundur dari keanggotaan Gerindra.

Arfianto mengatakan sesungguhnya hal ini telah menjadi rahasia umum jika proses pencalonan dalam konstestasi politik saat ini, khususnya pilkada memerlukan uang. Baik untuk kebutuhan kampanye hingga dana saksi.

Namun menurut Arfianto, yang paling penting adalah penggunaan uang oleh partai politik dan calon kepala daerah harus dilaporkan dan diinformasikan kepada publik.

Hal ini bertujuan untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas parpol dan calon kepada publik. "Sehingga parpol pendukung dan calon kepala daerah tidak hanya mengumbar janji, tapi juga dipaksa untuk menjalankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pilkada serentak ini," jelas Arfianto.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

New Yogyakarta International/ NYIA (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 21 September 2018 - 15:00 WIB

Tahun Depan NYIA Bisa Dioperasionalkan

PT Angkasa Pura I optimistis proyek pembangunan bandara baru New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, beroperasi pada April 2019.

Kejar Limit Demi Asian Para Games dan Paralimpiade Tokyo

Jumat, 21 September 2018 - 14:53 WIB

Gelaran Asian Para Games 2018 Sebentar Lagi , INAPGOC Pastikan Persiapan Sudah Hampir 100 Persen

Tiket upacara pembukaan terbagi dalam empat kelas: platinum Rp 2,5 juta, gold Rp 1,5 juta, silver Rp 750 ribu, dan bronze Rp 500 ribu. Pembelian dapat dilakukan mulai tanggal 20 September 2018…

Agung Sedayu Group kembali menjadi yang teratas dalam ajang PropertyGuru Indonesia Property Awards

Jumat, 21 September 2018 - 14:35 WIB

Sejumlah Developer Kenamaan Tanah Air Raih Penghargaan di Ajang PropertyGuru Indonesia Property Awards

Para pengembang Indonesia menunjukkan inovasi real estat masing-masing dalam acara gala dinner PropertyGuru Indonesia Property Awards tahun ke-4, yang dipersembahkan oleh Kohler di Ballromm…

Pariwisata di Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur (Foto Ist)

Jumat, 21 September 2018 - 14:30 WIB

MICE Perlu Penanganan Lebih Serius

Kementerian Pariwisata meminta komitmen para kepala daerah untuk secara serius memajukan wisata bisnis atau yang dikenal juga sebagai wisata MICE (Meeting, Incentive, Convention dan Exhibition).

Bank Bukopin Luncurkan Kartu Debit Mastercard

Jumat, 21 September 2018 - 14:30 WIB

Gandeng Mastercard, Bank Bukopin Luncurkan Kartu Debit Mastercard

Pemegang Kartu Debit Bukopin Mastercard selanjutnya juga dapat menikmati berbagai promo menarik di berbagai toko ataumerchantyang bekerjasama, sepertiberbagai programdiskondancashbackmenarik.