2017, Volume Angkutan Batu Bara Pelita Samudera Tumbuh 31 Persen

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 12 Januari 2018 - 13:06 WIB

Produsen Batubara
Produsen Batubara

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) berhasil membukukan volume jasa angkutan batu bara sebanyak 30,4 juta ton pada 2017, tumbuh sekitar 31% dibandingkan dengan realisasi 2016 sebanyak 23,24 juta ton.

Jasa angkutan batu bara yang dilaksanakan perseroan terdiri dari jasa angkutan batu bara yang dilayani oleh kapal tunda dan kapal tongkang (tug dan barge) sebanyak 9,8 juta ton dan layanan jasa fasilitas muatan apung (floating loading facility) sebanyak 20,6 juta ton.

Dalam siaran pers di Jakarta, Imelda Agustina Klagoes, mengungkapkan, jika dibandingkan dengan realisasi pada 2016 sebanyak 6,49 juta ton, maka jasa angkutan batu bara yang dilayani oleh kapal tunda dan kapal tongkang perseroan mengalami pertumbuhan 51%.

Bahkan, angka tersebut juga masih lebih tinggi 49% dibandingkan target jasa angkutan batu bara yang dilayani oleh kapal tunda dan kapal tongkang perseroan, yaitu sebanyak 6,58 juta ton.

Sementara itu, demikian Imelda, jika dibandingkan dengan realisasi 2016 sebanyak 16,75 juta ton, maka layanan jasa fasilitas muatan apung (floating loading facility) perseroan tersebut meningkat 23%. Bahkan, lebih tinggi 30% dibanding target sebelumnya sebanyak 15,85 juta ton.

Imelda mengungkapkan, peningkatan volume jasa angkutan batu bara PSSI pada 2017 tersebut mendorong pendapatannya naik 34% dibandingkan pada 2016. Itu adalah usaha keras perseroan yang selalu melakukan efisiensi biaya, terutama biaya teknis, yang sudah mulai dilaksanakan sejak 2015.

Adapun efisiensi biaya teknis yang dilakukan perseroan meliputi pemantauan ketat terhadap penggunaan bahan bakar dan minyak diesel.

Karena itu, menurut Imelda, tingginya utilisasi armada kapal perseroan ditambah dengan penambahan berbagai kapal baru ini diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan volume dan pendapatan perseroan yang lebih tinggi pada 2018. (Abraham Sihombing)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dirut BTN Maryono (Fot Dok Industry.co.id)

Rabu, 16 Januari 2019 - 07:00 WIB

Himbara: Industri Perbankan Memerlukan Pengaturan Suku Bunga Deposito

Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) memandang saat ini industri perbankan masih memerlukan pengaturan suku bunga deposito agar tidak terjadi perlombaan kenaikan suku bunga yang "tidak kondusif"…

Ilustrasi Gula Rafinasi (ist)

Rabu, 16 Januari 2019 - 06:00 WIB

Kemenperin: Kebutuhan GKR untuk Industri Naik 6 Persen per Tahun

Kementerian Perindustrian memproyeksi kebutuhan gula kristal rafinasi (GKR) untuk sektor industri makanan dan minuman serta industri farmasi naik sebesar 5-6 persen per tahun.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja (Foto Ist)

Rabu, 16 Januari 2019 - 05:30 WIB

BCA Pastikan Akuisisi Bank Kecil Selesai Tahun Ini

PT Bank Central Asia Tbk memastikan proses akuisisi bank umum kegiatan usaha I (BUKU I) atau bank bermodal di bawah Rp1 triliun akan selesai pada tahun ini, setelah rencana tersebut tak kunjung…

Garuda Indonesia Vintage Flight Experience (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 16 Januari 2019 - 05:00 WIB

Garuda Sudah Turunkan Tarif di Sejumlah Rute

PT Garuda Indonesia sudah menurunkan tarif penerbangan di sejumlah rute menyusul hasil konsolidasi Kementerian Perhubungan dan Asosiasi Perusahaan Penerbangan Indonesia (Inaca) soal lonjakan…

The Parc Apartement tawarkan konsep coliving bagi kaum milenial, Foto : INDUSTRY.co.id

Selasa, 15 Januari 2019 - 21:59 WIB

Ini Strategi Bisnis Pengembang South City di Tahun Politik

Mengawali tahun 2019 dan dalam momentum tahun politik PT Setiawan Dwi Tunggal terus optimis dalam mengembangkan bisnis korporasinya, yaitu melalui proyek apartemen di South City Cinere. Lantas…