Jembatan Sembada Handayani Permudah Akses Wisatawan ke Gunungkidul-Sleman

Oleh : Chodijah Febriyani | Kamis, 11 Januari 2018 - 19:30 WIB

Tempat Wisata Pantai Siung di Gunungkidul (Foto:Istimewa)
Tempat Wisata Pantai Siung di Gunungkidul (Foto:Istimewa)

INDUSTRY.co.id, Gunungkidul - Dengan dibangunnya jembatan Sembada Handayani yang mengubungkan Kabupaten Gunungkidul dan Sleman, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan HB X, mengharapkan jembatan tersebut dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke dua kabupaten tersebut.

"Jembatan Sembada-Handayani merupakan penghubung Gunung Kidul-Sleman, (Sepanjang ) jalan ini banyak sekali objek wisata yang bisa dilihat baik itu keindahan alam, candi, ada breksi dan sebagainya jadi ini potensial untuk tempat pariwisata," kata Sultan di Gunung Kidul, Rabu (10/1/2018)

Ia mengatakan lokasi pekerjaan pembangunan jalan dan jembatan Sembada Handayani berada di dua wilayah yakni Kabupaten Sleman di Desa Lemah Abang Kelurahan Gayamharjo, Kecamatan Prambanan dan Kabupaten Gunung Kidul di Desa Ngoro-oro, Kecamatan Patuk dibangun menggunkan dana keistimewaan sebesar Rp61,3 miliar.

Selain itu, dengan dibangunnya Jogja Outer Ringroad (JORR) di jalan Prambanan-Piyungan bisa memudahkan masyarakat melakukan mobilitas.

"Selain pariwisata, jembaan ini juga mengurangi beban kota kepadatan, karena untuk ke Gunung Kidul, orang Sleman lewat sini sampai ke Gading masuk ke Kota Wonosari, begitu sebaliknya," katanya.

Sultan mengatakan masyarakat diharapkan bisa dapat mengambil peluang dan kesempatan dari pembangunan infastrktur tersebut. "Sehingga peningkatan aksesibilitas dalam rangka mendukung pertumbuhan dan kebangkitan ekonomi akan dirasakan bagi warga di dua kabupaten," katanya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY Muhammad Mansyur mengatakan jembatan ini sebagai konektivitas antara Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KPSN) Prambanan dan Kawasan Gunung Api Purba atau KSPN Karst Gunungsewu.

"Jembatan yang memiliki panjang 90 meter dengan lebar 9 meter dapat menjadi jalur alternatif yang berada di bagian utara Kabupaten Gunung Kidul serta dapat mengurai kemacetan Jalan Yogyakarta-Wonosari utamanya saat libur khir pekan," katanya. (ant)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sederet agensi terkenal Korea Selatan menjalin kerjasama untuk mendirikan perusahaan platform konten baru pada Kamis (19/7). (Foto: Soompi)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 19:30 WIB

Tujuh Agensi Korsel Jalin Kerjasama Dirikan Perusahaan Konten Baru

Sederet agensi terkenal Korea Selatan, mulai dari SM Entertainment, YG Entertainment, BigHit Entertainment, JYP Entertainment, FNC Entertainment, Star Empire, dan Mystic Entertainment menjalin…

Girls Group 'TWICE' (Foto: soompi/stardailynews)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 17:00 WIB

Pelaku Ancaman Pembunuhan Girlband TWICE Ditangkap Polisi

Seorang pengguna forum Ilbe membuat sebuah postingan yang berisi ancaman pembunugan terhadap personel TWICE Mina pada Juni 2017 lalu. Ia bahkan mengunggahnya dengan foto sebuah pisau.

Pesawat AirAsia Tampilkan Logo Wonderful Indonesia (Foto Dije)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 16:30 WIB

AirAsia X Pastikan Tambah 34 Airbus A330neo

Afiliasi AirAsia, AirAsia X memastikan telah memesan tambahan 34 pesawat Airbus A330neo berbadan lebar.

Ilustrasi Exit Tol

Sabtu, 21 Juli 2018 - 16:26 WIB

Perbankan Danai Rp3,3 Triliun Tol Kunciran-Serpong

Pihak perbankan yang terdiri atas sindikasi empat bank memberikan dana pinjaman Rp3,3 triliun untuk pembangunan ruas jalan tol Kunciran-Serpong oleh PT Marga Trans Nusantara (MTN), yang merupakan…

Terminal LCC di Bandara Soetta (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 16:22 WIB

Terminal 4 Soetta Bukan untuk LCC

PT Angkasa Pura II (Persero) menyatakan Terminal 4 Bandara Internasional Soekarno-Hatta tidak didesain untuk penerbangan berbiaya murah (low cost carrier/LCC).