Proyek PLTU Anggrek di Gorontalo Dijadwalkan Selesai Akhir 2018

Oleh : Herry Barus | Kamis, 11 Januari 2018 - 08:45 WIB

Ilustrasi PLTU (ist)
Ilustrasi PLTU (ist)

INDUSTRY.co.id - Gorontalo- Proyek pembangkit listrik tenaga uap yang terletak di Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, direncanakan selesai pada akhir tahun 2018.

Sebelumnya ditargetkan satu unit pembangkit tenaga listrik dengan daya 25 megawatt (MW) akan selesai pada Desember 2017 dan untuk mesin kedua dengan daya 25 MW ditargetkan selesai Februari 2018, kata Manager Unit Pelaksana Proyek Pembangkit dan Jaringan, Abdul Waris, Rabu (10/1/2017)

Ia mengatakan saat ini perkembangan pembangunan PLTU baru berada pada angka 71,32 Persen, sehingga ditargetkan baru bisa beroperasi akhir tahun 2018 nanti.

"Kita lihat dari target semoga akhir tahun ini bisa kita selesaikan. Progres sampai pada 71 persen pekerjaan hingga selesai tentu akan mengalami berbagai kendala," kata Waris, dihadapan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, yang mengecek langsung pekerjaan PLTU Anggrek.

Waris menjelaskan, saat ini pihaknya sudah selesai melakukan konstruksi fisik, dan kendala saat ini dalam hal instalasi dan penyetingan mesin yang cukup rumit, serta pekerjaan yang terhambat faktor alam.

"Kondisi di lapangan seperti pada bagian Circulating Water Pump (CWP) di Pump House itu tidak lagi tanah, tapi batu yang keras, tidak bisa dilakukan dengan alat biasa," ujarnya.

Sementara terkait dengan pembangunan dermaga tempat bongkar muat batu bara ke pembangkit yang menjulur ke laut, pihaknya mengaku sedang melaksanakan pekerjaan tersebut, dan ditargetkan bisa rampung di awal Juni.

Waris atas nama pihak manajemen memohon maaf belum bisa melayani pembangkit listrik 2 kali 25 MW bagi warga Gorontalo, ia berharap kendala di lapangan bisa diselesaikan, sehingga suplai dari pembangkit ini bisa menambah kapasitas listrik di Gorontalo dan Sulawesi Utara pada umumnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kepala staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko ditemani Ketua Umum Asaki Elisa Sinaga saat melakukan kunjungan kerja ke pabrik keramik Roman dan Arwana, Serang, Banten

Selasa, 16 Oktober 2018 - 21:48 WIB

Bertemu Pengurus Asaki, Moeldoko Janji Bangkitkan Kembali Kekuatan Industri Keramik Nasional

Industri keramik nasional memiliki potensi yang sangat besar di pasar global. Tidak hanya itu saja, produk-produk keramik dalam negeri juga diakui oleh dunia internasional.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenperin)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:53 WIB

Pacu Implementasi Industri Keempat, RI Jadi Garda Terdepan Transformasi Industri 4.0 di Asia

Implementasi industri 4.0 di kawasan Asia dinilai dapat membangkitkan kontribusi sektor manufaktur dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi bagi negara-negara Benua Kuning tersebut.

Kepulauan Morotai, Maluku Utara. (Foto: IST)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:05 WIB

Yuk Nikmati Indahnya Surga Bawah Laut Pulau Morotai

Pulau yang secara administratif berada dalam kawasan Maluku Utara ini tak hanya punya pantai dan pasir yang lembut, tapi juga punya pemandangan bawah laut yang unik.

Yudha Fajrin pendiri sekaligus pemilik PT Kato Kuliner Indonesia (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 18:05 WIB

Sempat Tak Dapat Restu Orang Tua, Yudha Fajrin si Pedagang Satay Kini Sukses di Dunia Bisnis Indonesia

Mulai berbisnis sejak usia 15 tahun, Yudha Fajrin, pria kelahiran Palembang 5 Maret 1988 yang merupakan pemilik dari Satay Kato dan beberapa produk dengan brand Kato mengaku tak pernah kapok…

Kementerian Koperasi dan UKM memberikan fasilitasi kepada 18 KUKM potensial ekspor dengan total stand seluas 162 m2 untuk berpartisipasi dalam Trade Ekspor Indonesia (TEI) 2018 yang akan berlangsung 24-28 Oktober di ICE BSD Tangerang.

Selasa, 16 Oktober 2018 - 17:19 WIB

18 KUKM Potensial Ekspor Berkesempatan Ikuti TEI 2018

Kementerian Koperasi dan UKM memberikan fasilitasi kepada 18 KUKM potensial ekspor dengan total stand seluas 162 m2 untuk berpartisipasi dalam Trade Ekspor Indonesia (TEI) 2018 yang akan berlangsung…