Petani Bali Panen Lebih dari 100 Hektar

Oleh : Dina Astria | Kamis, 11 Januari 2018 - 08:05 WIB

Petani Bali Panen (Dok. Industry.co.id)
Petani Bali Panen (Dok. Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Bali - Semenjak adanya isu Pemerintah akan mengimpor beras, seakan membuat jengah petani di Bali. Kemarin (11/), panen di Bali seluas 88,16 hektar, hari Rabu ini pada 10 Januari 2018, panen di Bali seluas 112 hektar dari potensi yang siap panen seluas 307 hektar.

Kepala BPTP Balitbangtan Bali, I Made Rai Yasa mengatakan, “semangat petani di Bali untuk mencapai swasembada pangan tidak pernah pudar. Petani di Bali ingin menunjukkan bahwa kita bisa berswasembada dan tidak perlu mengimport beras”. ujarnya menambahkan. 

Dari luasan 112 hektar yang dipanen hari ini, tersebar di enam subak pada tiga kabupaten dan satu subak di Kota Madya. Jadi, di dalam kota Denpasar dan di daerah dekat  obyek  wisata Kuta pun ada panen hari ini.

Adapun lokasi-lokasi panen yang dimaksud adalah:

Kabupaten Badung panen ada di dua subak yaitu, 1) Subak Perancak, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara dari potensi seluas 14 ha dipanen seluas 4 hektar. Varietas yang dipanen Ciherang dengan produktivitas 7,9 ton/ha. 2) Subak Seminyak, Desa seminyak, Kecamatan  Kuta, dari potensi yang siap panen 5 ha, hari ini dipanen seluas 5 hektar pula. Varietas yang dipanen Ciherang dengan produktivitas 6,5 ton/ha.  

Kabupaten Tabanan panen ada tiga subak yaitu, 1) Subak Jeran Dewa, Desa Lumbung, Kecamatan Selemadeg Barat. Dari potensi seluas 40 ha, dipanen seluas 30 hektar. Varietas yang dipanen Ciherang dengan produktivitas 6,01 ton/ha. 2) Subak Sangkil, Desa Beringkit Belayu, Kecamatan Marga. Dari potensi panen 80 ha, hari ini dipanen 4 ha. Varietas yang dipanen adalah “Pak Tiwi” dengan produktivitas 6,65 ton/ha. 3) Subak Gubug II, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan. Dari luas potensi panen 73 hektar hari ini dipanen seluas 2 hektar. Varietas yang dipanen Cigeulis dengan produktivitas 7,86 ton/ha. 

Kabupaten Klungkung panen di  Subak Pegatepan, Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung. Dari potensi panen seluas 86 ha hari ini dipanen seluas 59 ha. Varietas yang dipanen Ciherang dengan produktivitas 7,6 ton/ha. 

Kota Denpasar panen di Subak Poh manis, Desa Penatih Dangin, Kecamatan Denpasar Timur. Dari potensi panen 9 ha, seluruhnya dipanen hari ini. Ada tiga varietas yang dipanen yaitu Cigelis, Ciherang,dan Situbagendit. Produktivitas rata-rata untuk ketiga varietas tersebut dilaporkan 7,2 ton/ha.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Walikota Bandung Ridwan Kamil. (Foto: beastudiindonesia.net)

Minggu, 24 Juni 2018 - 06:00 WIB

Setelah Cuti 130 Hari, Kang Emil Kembali Jabat Walikota Bandung

Ridwan Kamil kembali menjabat sebagai Wali Kota Bandung setelah sebelumnya sempat cuti untuk ikut dalam kontestasi pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018.

Jababeka dok

Sabtu, 23 Juni 2018 - 20:57 WIB

Setelah Morotai dan Tanjung Lesung, Jababeka Incar KEK di Bangka Belitung

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk. (kode saham KIJA) memberi sinyal hendak mengelola kawasan ekonomi khusus (KEK) di Provinsi Bangka Belitung.

Penyanyi Ed Sheeran. (Foto: NME)

Sabtu, 23 Juni 2018 - 19:30 WIB

Ed Sheeran Akui Tak Gunakan Layanan Streaming Musik

Ed Sheeran rupanya tidak pernah menggunakan jasa layanan streaming musik untuk mempromosikan lagu-lagunya. Seperti yang diketahui, Shape of You milik Ed Sheeran menjadi salah satu lagu yang…

Kementerian Perindustrian. (Fofo: kemenperin.go.id)

Sabtu, 23 Juni 2018 - 18:52 WIB

Kemenperin Tengah Godok Insentif Penerapan Industri Hijau

Kementerian Perindustrian mewacanakan insentif fiskal dan nonfiskal sebagai upaya untuk menerapkan industri hijau yang bersifat wajib.

Ribuan UMKM memadati acara sosialisasi PPh Final UMKM 0,5% yang dilakukan Presiden Jokowi di Sanur, Bali, Sabtu (23/6). (Dok: Kemenkop)

Sabtu, 23 Juni 2018 - 18:44 WIB

UMKM Bali Antusias Sambut Penurunan PPh Final 0,5 Persen

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di provinsi Bali menyambut baik kebijakan pemerintah menurunkan pajak penghasilan (PPh) final UMKM yang semula 1% menjadi 0,5% mulai 1 Juli 2018…