Kafe Ini Tawarkan Bermain Sembari Makan Bersama Ular, Berani Coba?

Oleh : Chodijah Febriyani | Selasa, 09 Januari 2018 - 14:30 WIB

Tokyo Snake Center Kafe Ular di Harajuku, Jepang (Foto:matcha-jp.com)
Tokyo Snake Center Kafe Ular di Harajuku, Jepang (Foto:matcha-jp.com)

INDUSTRY.co.id, Harajuku - Jepang memang tak pernah kehabisan akal untuk menarik wisatawan dan pengunjung lokal untuk menemukan hal-hal yang baru dan unik. Seperti dalam hal kuliner, di Jepang banyak kafe yang berkonsep binatang seperti, kafe burung hantu, kafe kucing, dan kafe lainnya dimana para wisatawan dan pengunjung bisa bermain bersama binatang.

Salah satu kafe binatang lainnya adalah Tokyo Snake Center, yang berlokasi di Harajuku. Bagi pecinta reptil pasti sangat senang jika berkunjung ke kafe ini, karena kafe tersebut memiliki 35 jenis ular dan semuanya bisa berinterkasi dengan Anda.

Dikutip dari laman independen, Selasa (9/1/2018), kafe ular pertama di Jepang ini menawarkan bagi Anda yang ingin minum dan makan bersama ular. Semua ular di sini tidak berbisa dan Anda bisa memilih Anda bawa ke meja sebagai teman untuk santap makan dan minuman.

Di kandang setiap ular juga tertulis keterangan mengenai nama dan jenis ular yang bersangkutan dalam bahasa Jepang dan bahasa Inggris.

Sebelumnya, nanti ada pelayan khusus yang menjelaskan aturan kafe dan tata tertib bermain bersama ular di kafe tersebut.

Selain itu, di sini juga tersedia berbagai jenis makanan manis, makanan pembuka, dan menu makanan lainnya. Menu di kafe ini tersedia dalam bahasa Jepang dan Inggris.

Menunya mencakup minuman non-alkohol, seperti kopi es, teh buah dan susu mangga, dan minuman beralkohol, termasuk bir, sangria dan rum apple squash. Ada juga kue yang ditawarkan, ditambah hidangan berat lainnya seperti hotdog, quiches and curries.

Pengunjung juga bisa memberi makan kepada ular-ular tersebut. Di ruangan ini Anda juga dapat melihat kehidupan para ular, mulai dari ular yang sedang tidur melingkar sampai dengan yang sedang mandi dengan lincahnya.

Tidak hanya itu saja, di kafe tersebut juga dijual berbagai suvenir khas Tokyo Snake Center, seperti bekas kulit ular, kartu pos, dan masih banyak lagi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BNI dukung gerakan tanam di daerah

Rabu, 12 Desember 2018 - 14:36 WIB

BNI dan Kementan Kini Garap Bumi Borneo

Barito Kuala - Kementerian Pertanian Republik Indonesia bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memperluas cakupan Program Gerakan Mengawal Musim Tanam Oktober 2018 - Maret 2019…

Menteri Airlangga resmikan Real CoId-Pressed Facility PT Sewu Segar Primatama (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 14:17 WIB

Didukung Sumber Daya Alam dan Permintaan Domestik, Sektor Mamin Miliki Potensi Pertumbuhan Besar

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, Sektor makanan dan minuman Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang besar karena didukung oleh sumber daya alam yang berlimpah dan permintaan…

BRIsyariah berpartisipasi di ISEF

Rabu, 12 Desember 2018 - 14:16 WIB

BRI Syariah Dorong Perekonomian Melalui Indonesia Sharia Economic Festival 2018

Surabaya - PT Bank BRIsyariah Tbk atau BRIsyariah sebagai bank syariah ritel modern kembali hadir dan berpartisipasi di acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) untuk yang kelima kalinya.…

Direktur Utama BAV Muhamad Siddik Heruwibowo (Foto Dok Bahana)

Rabu, 12 Desember 2018 - 14:13 WIB

Bahana Targetkan Penyaluran Dana Program Kemitraan Rp 100 Miliar

Demi meningkatkan akses pelaku usaha menengah kecil dan mikro kepada pembiayaan, PT Bahana Artha Ventura (BAV) terus berupa memperluas jaringan kepada sejumlah badan usaha milik negara (BUMN)…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat menyampaikan sambutan dalam acara penghargaan Industri Hijau (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:40 WIB

Penerapan Industri Hijau Mampu Hemat Energi Sebesar Rp1,8 Triliun dan Air Mencapai Rp 27 Miliar

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, hasil assessement penghargaan industri hijau tahun 2018, diperoleh penghematan energi sesebesar Rp 1,8 miliar dan air sebesar Rp 27 miliar.