Menpar Akui Target Kunjungan Wisman 2017 Tidak Tercapai

Oleh : Chodijah Febriyani | Selasa, 09 Januari 2018 - 12:22 WIB

Ilustrasi Kunjungan Wisatawan manca negara (Wisman)
Ilustrasi Kunjungan Wisatawan manca negara (Wisman)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Erupsi Gunung Agung di Karangasem, Bali, menjadi penyebab utama tidak tercapainya target kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia sebanyak 15 juta orang sepanjang 2017.

Menteri Pariwisata Arief Yahya seusai rapat koordinasi di Kemenko Kemaritiman Jakarta, Senin (8/1/2017) mengatakan bahwa kunjungan wisatawan mancanegara hanya tercatat 13,7 juta atau 91 persen dari target.

"Wisman tidak tercapai, maunya 15 juta kunjungan, kena 'hit' (serangan kejadian) Bali dapatnya sekitar 13,7 juta atau 91 persen. Wisatawan nusantara tercapai dari target 265 juta menjadi 277 juta perjalanan," katanya.

Dalam daftar target tahunan, kata Arief, hanya aspek kunjungan wisman yang tidak tercapai. Selebihnya, mulai dari kontribusi ke produk domestik bruto (PDB) sebesar 5 persen, perolehan devisa Rp200 triliun, dan penyerapan tenaga kerja pariwisata sebanyak 13 juta orang telah tercapai.

"Yang juga tidak tercapai adalah Travel & Tourism Competitiveness Index (TTCI), kita inginnya peringkat 40, tetapi kita dapatnya ranking 42," katanya menjelaskan indeks daya saing pariwisata yang disusun World Economic Forum (WEF) itu.

Arief menuturkan bahwa pemerintah tadinya memprediksi capaian kunjungan wisman akan hanya berkurang satu juta dari target yang dipatok pada 2017. Namun, prediksi itu meleset lantaran pemulihan kondisi pariwisata Bali yang diperkirakan terjadi November jusru baru benar-benar terjadi saat Presiden RI Jokowi ke Pulau Dewata pada tanggal 22 Desember 2017.

Arief Yahya berharap akhir Januari 2018 pemulihan pariwisata di Bali sudah benar-benar maksimal. Momentum Tahun Baru Imlek yang jatuh pada bulan Februari juga diharapkan dapat mendongkrak kunjungan wisman hingga 18.000 kunjungan per hari.

Pemerintah menargetkan 17 juta kunjungan wisman dan mencapai 270 juta perjalanan wisnus selama 2018.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan kepada awka media mengatakan bahwa kondisi erupsi Gunung Agung berdampak sangat besar pada pariwisata Pulau Dewata.

Ia menyebut potensi devisa pariwisata yang hilang selama 40 hari akibat kejadian itu mencapai hingga Rp9 triliun.

"Sebesar Rp9 triliun itu hanya Bali, secara keseluruhan ke seluruh Indonesia itu Rp19 triliun. Tiongkok contohnya, begitu 'travel warning' diberikan pemerintahnya, tidak ada satu pun turis Tiongkok datang ke Indonesia selama 40 hari itu. Dampaknya sebesar itu, belum lagi turis yang lain. Kita harap kita bisa lebih bagus tahun ini. Mudah-mudahan hal-hal seperti itu tidak terjadi lagi," pungkas Luhut.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Milasari Kusumo Anggraini (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 20 Maret 2019 - 21:25 WIB

Milasari Kusumo:Mulailah Membangun Ekosistem Ekonomi Kerakyatan

Tidak banyak calon legislatif (caleg) yang hadir di tengah masyarakat dengan membawa konsep perbaikan ekonomi. Dari yang sedikit itu terdapat Milasari Kusumo Anggraini SE, caleg DPR RI dari…

PT Jasa Tirta Energi selaku BUMN yang bergerak di sektor bisnis energi dan konstruksi akan mengoptimalkan pembangkit listrik tenaga minihidro untuk mengaliri aliran listrik di seluruh pelosok Indonesia.

Rabu, 20 Maret 2019 - 21:13 WIB

Ambisi Jasa Tirta Energi Aliri Listrik di Pelosok

Pemerintah menargetkan hingga 2025 rasio elektrifikasi mencapai 100 persen dimana permintaan akan listrik bertambah 7.000 MW setiap tahunnya. Peluang inilah yang mendasari PT Jasa Tirta Energi…

Pramugari Garuda Indonesia (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 20 Maret 2019 - 21:00 WIB

GI Maskapai Global dengan Capaian OTP Terbaik di Dunia Periode Desember 2018-Februari 2019

Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia berhasil mencatatkan capaian tertinggi On Time Performance (OTP) terbaik untuk kategori maskapai penerbangan global dengan jumlah penerbangan di…

Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih

Rabu, 20 Maret 2019 - 19:05 WIB

Kemenperin Dorong Industri Tenun dan Batik Gunakan Benang Bemberg

Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) terus mendorong penyediaan bahan baku untuk industri tenun dan batik nasional.

Titiek Soeharto (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 20 Maret 2019 - 19:00 WIB

Titiek Soeharto: Capres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Pasti Menang

Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Titiek Soeharto, optimistis pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 itu akan menang dalam…