Akhir 2017, Premi Jiwasraya Tumbuh 21 Persen

Oleh : Wiyanto | Senin, 08 Januari 2018 - 12:12 WIB

PT Asuransi Jiwasraya (Foto Industry.co.id)
PT Asuransi Jiwasraya (Foto Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta-PT Asuransi Jiwasraya mengantongi premi Rp21,8 triliun akhir Desember 2017. Raihan premi ini tumbuh 21% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp18 triliun.

Direktur Utama Jiwasraya, Hendrisman Rahim mengatakan, bahwa pertumbuhan kinerja tersebut dikarenakan komitmen perusahaan.

"Jiwasraya ingin menjadi asuransi jiwa terbaik di Indonesia, khususnya asuransi jiwa lokal," kata dia di Jakarta, Senin (8/1/2018).

Secara aset lanjut dia, meningkat 16,6% sebesar Rp45,07 triliun pada akhir 2017, dari tahun lalu yang di posisi Rp38,6 triliun.

Selain itu, saat perayaan HUT ke 158, Jiwasraya melakukan berbagai aksi sosial berupa santunan anak yatim, khitanan masal dan donor darah.

"Kegiatan khitanan masal baru pertama kali, diharapkan kegiatan ini dapat diteruskan," katanya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (Foto Setkab)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:21 WIB

Presiden Jokowi Tandatangani PP THR Pensiunan ASN

Presiden Joko Widodo menandatangani peraturan pemerintah tentang pemberian tunjangan hari raya kepada aparatur sipil negara, termasuk kepada para pensiunan ASN.

PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) (Foto Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:10 WIB

Rehat Tengah Hari, Saham-Saham Sektor Keuangan Topang IHSG ke Posisi 5.830

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 1,39% atau 79 poin ke posisi 5.830 di akhir sesi pertama perdagangan Rabu (23/05/2018) ini dibandingkan posisi pada…

Ilustrasi Blok Migas (Fotos Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:06 WIB

Kementerian ESDM Sebut Investasi Migas Mulai Meningkat

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan bahwa investasi di bidang migas mulai memperlihatkan hasil peningkatan setelah pemangkasan birokrasi

Ilustri Industri Farmasi

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:05 WIB

Industri Farmasi Terpukul Akibat Pelemahan Rupiah Terhadap Dolar AS

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebut industri farmasi paling terpukul akibat nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menembus level Rp 14.200.

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 12:50 WIB

Asian Agri Optimis Capai Kemitraan 100.000 Hektar

Asian Agri optimistis bisa mencapai target program kemitraan dengan petani sawit yang disebut dengan "one to one" seluas 100. 000 hektare di tahun 2018