Kementerian Pertanian Fokus Empat Komoditas Pertanian 2018

Oleh : Hariyanto | Kamis, 04 Januari 2018 - 12:17 WIB

Bawang Putih (ist)
Bawang Putih (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan ada empat komoditas pertanian yang menjadi fokus kinerja pada 2018 yaitu rempah-rempah, bawang putih, gula dan kedelai setelah sejumlah komoditas seperti beras dan jagung berhasil swasembada.

Dalam Rakor Gabungan Ketahanan Pangan dan Evaluasi Upaya Khusus (Upsus) 2017 di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (3/1/2017) Amran menyebutkan empat komoditas, yakni beras, bawang merah, jagung dan cabai sudah bisa swasembada.

"Kita swasembada beras, bawang, jagung dan cabai. Empat selesai, stok kita aman. Ke depan, kita fokus lagi pada rempah-rempah, bawang putih, gula dan kedelai. Kita tingkatkan, maka komoditas strategis naik," kata Amran.

Amran menjelaskan dalam evaluasi kinerja 2017, Indonesia berhasil mengurangi, bahkan menghentikan impor bawang merah, yakni dari 2014 sebanyak 72 ribu ton, 2015 sebanyak 12 ribu ton, 2016 berhenti impor dan ekspor ke enam negara, salah satunya Thailand pada 2017.

Selain itu, ia meminta Bulog untuk menyerap gabah sebanyak-banyaknya pada Februari, Maret dan April mengingat pada akhir Januari, petani sudah memasuki panen puncak.

Amran menambahkan saat ini stok beras yang dimiliki Bulog sekitar 1 juta ton. Jumlah tersebut akan bertambah memasuki panen puncak akhir Januari 2018 sehingga Bulog diminta antisipasi kemungkinan jatuhnya harga beras pada panen raya.

Ada pun Kementerian Pertanian mencatat luas tanam (LT) padi pada Oktober hingga Desember 2017 sebanyak 4,8 juta hektare (ha) atau turun 413 ribu ha dari periode yang sama tahun 2016 sebanyak 5,2 juta ha.

Sementara itu, luas tanam jagung Oktober sampai Desember 2017 sebanyak 2,27 juta ha atau naik 132 ribu ha dari periode yang sama tahun 2016 sebesar 2,1 juta ha.

Luas tanam kedelai pada Oktober sampai Desember 2017 sebanyak 189 ribu atau naik 106 ribu ha dari periode yang sama tahun 2016 hanya sebesar 83 ribu ha.

Luas tambah tanam padi, jagung dan kedelai pada 2018 akan ditingkatkan sebesar 3 juta ha untuk padi, 4 juta ha untuk jagung dan 1 juta ha untuk kedelai.

Kementerian Pertanian juga meminta provinsi dengan luas tanam padi lebih rendah dari tahun alu, seperti Jambi, Sumatra Selatan, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, dan Papua Barat dapat mengejar selisih luas tanam pada Januari 2018.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Angkasa Pura I

Selasa, 18 Desember 2018 - 19:10 WIB

AP I Raih Pendanaan Rp 5 Triliun Kembangkan Bandara

PT Angkasa Pura (AP) I mendapatkan dukungan pendanaan berupa pinjaman dari bank dan lembaga keuangan non-bank dengan nilai Rp 5 triliun.

Kawasan Industri (Ist)

Selasa, 18 Desember 2018 - 19:00 WIB

50 Investor Sinagpura Segera Investasi di Tanjung Pinang

uta Besar (Dubes) Indonesia untuk Singapura Ngurah Swajaya menawarkan investor Singapura untuk berinvestasi di Kawasan Perdagangan Bebas yang dikelola Badan Pengelola (BP) Tanjung Pinang.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 18 Desember 2018 - 18:35 WIB

Rupiah Senin Sore Menguat di Posisi Rp14.511

Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa sore menguat 70 poin ke posisi Rp14.511 dibandingkan sebelumnya Rp14.581 per dolar AS.

Bank Mantap (ist)

Selasa, 18 Desember 2018 - 17:58 WIB

Bank Mantap Incar Pertumbuhan Kredit 40 Persen

PT Bank Mantap mengincar pertumbuhan kredit sampai 40 persen sepanjang 2019, menyusul peningkatan kemampuan intermediasi perusahaan setelah dua pengendali yakni PT Bank Mandiri Persero Tbk dan…

Ilustrasi PLTA Batangtoru di Medan

Selasa, 18 Desember 2018 - 17:52 WIB

Pembangunan PLTA Batang Toru Sudah Melalui Kajian Komprehensif

Medan - Pembangunan pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan sudah melalui serangkaian kajian akademik dan persiapan konstruksi yang matang dan komprehensif sehingga bisa beroperasi…