Aplikasi Tanamduit Ajak Generasi Muda Inveastasi Reksa Dana

Oleh : Hariyanto | Selasa, 19 Desember 2017 - 07:34 WIB

Ilustrasi fintech. (E+/Emir Memedovski)
Ilustrasi fintech. (E+/Emir Memedovski)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Platform digital "tanamduit" yang dikembangkan PT Star Mercato Capitale menyasar anak-anak muda Indonesia untuk sadar berinvestasi sejak dini melalui reksa dana.

"Setiap orang berhak mewujudkan mimpinya lewat investasi. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan 'tanamduit' sehingga apa yang dia inginkan pada masa depan bukan lagi hal mustahil," kata Managing Director PT Star Mercato Capitale Rini Hapsari Setyowati dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (18/12/2017)

Rini mengatakan "tanamduit" memang ditujukan untuk anak-anak muda usia 20 tahun hingga 35 tahun yang populasinya mencapai seperempat dari jumlah penduduk Indonesia, atau sekitar 63 juta orang.

Melalui platform digital tersebut, anak-anak muda bisa berinvestasi sesuai dengan kemampuannya. Dengan hanya Rp50 ribu atau Rp100 ribu, anak-anak muda sudah bisa membeli produk reksa dana termurah.

"Platform digital 'tanamduit' dirancang sedemikian rupa sehingga nasabah bisa melihat langsung pertumbuhan investasinya kapan pun dia mau," tutur Rini.

Dengan begitu, nasabah dapat mengukur kemampuannya dan berapa banyak yang bisa dia capai dengan nilai yang ditanamkan. Hal itu seperti petani, yang akan menghasilkan panen yang bagus dari benih yang bagus.

"Kami mengajak masyarakat untuk bertanam duit sejak dini. Dengan begitu, mimpi masyarakat Indonesia untuk mencapai kehidupan keuangan yang lebih baik sangat mungkin terwujud," katanya.

Rini mengatakan "tanamduit" dan produk-produk investasi yang dijual berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Star Mercato Capitale telah mendapatkan izin lembaga keuangan dari OJK sejak September 2017.

Platform digital "tanamduit" telah diluncurkan secara internal sejak November 2017 oleh PT Star Mercato Capitale yang digawangi para profesional di bidang teknologi, keuangan dan perbankan digital. Platform tersebut direncanakan akan diluncurkan secara nasional pada Februari 2018.

Saat ini, "tanamduit" baru bisa diakses melalui situs web, dan akan bisa diakses melalui aplikasi setelah diluncurkan secara nasional.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

R&R Public Relations Raih Penghargaan PR Agency of The Year 2018

Senin, 19 November 2018 - 11:18 WIB

Jelang Dua Dekade Eksistensi, R&R Public Relations Raih Penghargaan PR Agency of The Year 2018

Berpengalaman lebih dari 18 tahun di industri kehumasan, R&R Public Relations sebagai PR agency lokal peroleh penghargaan "PR Agency of the Year 2018" dalam ajang Indonesia PR Program of the…

Menteri Perindutrian Airlangga Hartarto ketika mengunjungi pabrik karet PT New Kalbar Processors (NKP) di Kabupaten Kubu Raya,Kalimantan Barat (Foto: Kemenperin)

Senin, 19 November 2018 - 11:15 WIB

Kunjungi New Kalbar Processors, Menperin Janji Tumbuhkan Industri Pengolahan Karet Remah

Kementerian Perindustrian terus mendorong pertumbuhan sektor industri pengolahan crumb rubber (karet remah). Oleh karena itu, melalui Paket Kebijakan Ekonomi XVI yang telah dikeluarkan pemerintah,…

Kepala Pusdatin Kementan I Ketut Kariyasa

Senin, 19 November 2018 - 11:12 WIB

Produktivitas Tenaga Kerja Sektor Pertanian Meningkat

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan), Ketut Kariyasa menegaskan produktivitas tenaga kerja…

Beras (Foto/Rizki Meirino)

Senin, 19 November 2018 - 11:02 WIB

Akademisi Sebut Produksi bukan Variabel Tunggal dalam Kenaikan Harga Beras

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Harga beras yang diberitakan mengalami kenaikan belakangan ini turut mendapat sorotan dari pakar ekonomi pertanian Luthfi Fatah.

Fintech (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 10:30 WIB

Hindari Jeratan Pinjaman Online, Ini Tujuh Poin yang Harus Diperhatikan Menurut YLKI

Praktik bisnis pinjaman online (pinjol) terus merebak, bahkan masif. Pemerintah pun berbangga, menepuk dada, sementara ribuan konsumen merana, menjadi korban pinjol.