Tito: Tidak Benar, Investor Asing Tinggalkan Pasar Modal Indonesia

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 18 Desember 2017 - 13:15 WIB

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Tito Sulistito (indonesianindustry.com)
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Tito Sulistito (indonesianindustry.com)

INDUSTRY.co.id, Jakarta Data Bursa Efek Indonesia (BEI) per 14 Desember 2017 menunjukkan investor asing telah melakukan aksi jual bersih (net selling) saham bernilai Rp40,3 triliun.

Tetapi, nilai saham yang dimiliki investor asing naik sekitar Rp187 triliun, yaitu dari Rp1.691 triliun pada akhir 2016 menjadi Rp1.878 triliun per 14 Desember 2017 lalu.

Menurut Tito Sulistio, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan mempelajari data-data tersebut maka tidak benar jika ada pihak yang menyimpulkan bahwa investor asing tersebut keluar dari pasar modal Indonesia.

Pasalnya, kendati nilai net selling nya mencapai Rp40,3 triliun, tetapi nilai kapitalisasi pasar saham-saham yang dikoleksi oleh investor asing mengalami kenaikan sekitar Rp187 triliun. Dengan asumsi itu, maka investor asing dinilai tidak pernah meninggalkan pasar modal Indonesia, papar Tito di Warung Made, Pantai Kuta, Bali, Jumat (15/12/2017)

Lebih lanjut Tito mengibaratkan, investor asing itu memiliki uang Rp1.000. Kemudian, mereka belanjakan uang itu di mini market sebesar Rp100. Jadi berapakan sisa uang mereka?

Kalau dihitung secara matematis, maka sisa uang mereka itu Rp900, tetapi ternyata uang mereka malahan bertambah menjadi Rp1.200, misalnya. Kenapa bisa demikian, karena mereka memenangkan lotere dari salah satu barang yang dibeli dari mini market tersebut. Jadi, itulah gambaran investor asing tersebut. Mirip-mirip seperti itulah, papar Tito.

Ketika ditanyakan mengenai investor lokal, di saat yang bersamaan itu, Tito belum memiliki data yang diharapkan dapat memberikan gambaran serupa dengan data investor asing tersebut.

Tapi saya mau katakan, bahwa nilai kepemilikan saham investor domestik sepanjang tahun ini telah meningkat 15,4%. Hingga kini, mereka belum merealisasikan keuntungan investasinya, imbuh Tito. (Abraham Sihombing)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Walikota Bandung Ridwan Kamil. (Foto: beastudiindonesia.net)

Minggu, 24 Juni 2018 - 06:00 WIB

Setelah Cuti 130 Hari, Kang Emil Kembali Jabat Walikota Bandung

Ridwan Kamil kembali menjabat sebagai Wali Kota Bandung setelah sebelumnya sempat cuti untuk ikut dalam kontestasi pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018.

Jababeka dok

Sabtu, 23 Juni 2018 - 20:57 WIB

Setelah Morotai dan Tanjung Lesung, Jababeka Incar KEK di Bangka Belitung

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk. (kode saham KIJA) memberi sinyal hendak mengelola kawasan ekonomi khusus (KEK) di Provinsi Bangka Belitung.

Penyanyi Ed Sheeran. (Foto: NME)

Sabtu, 23 Juni 2018 - 19:30 WIB

Ed Sheeran Akui Tak Gunakan Layanan Streaming Musik

Ed Sheeran rupanya tidak pernah menggunakan jasa layanan streaming musik untuk mempromosikan lagu-lagunya. Seperti yang diketahui, Shape of You milik Ed Sheeran menjadi salah satu lagu yang…

Kementerian Perindustrian. (Fofo: kemenperin.go.id)

Sabtu, 23 Juni 2018 - 18:52 WIB

Kemenperin Tengah Godok Insentif Penerapan Industri Hijau

Kementerian Perindustrian mewacanakan insentif fiskal dan nonfiskal sebagai upaya untuk menerapkan industri hijau yang bersifat wajib.

Ribuan UMKM memadati acara sosialisasi PPh Final UMKM 0,5% yang dilakukan Presiden Jokowi di Sanur, Bali, Sabtu (23/6). (Dok: Kemenkop)

Sabtu, 23 Juni 2018 - 18:44 WIB

UMKM Bali Antusias Sambut Penurunan PPh Final 0,5 Persen

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di provinsi Bali menyambut baik kebijakan pemerintah menurunkan pajak penghasilan (PPh) final UMKM yang semula 1% menjadi 0,5% mulai 1 Juli 2018…