Hari ini, IHSG Bakal Lanjutkan Kenaikan untuk Tembus ke 6.125

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 18 Desember 2017 - 09:49 WIB

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)
Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

INDUSTRY.co.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan hari ini diperkirakan bakal terus melanjutkan kenaikan serta berupaya untuk menembus level 6.125 setelah pada akhir pekan lalu mampu menyentuh titik tertinggi baru sepanjang masa di posisi 6.119.

“IHSG saat ini sedang berkonsolidasi dan potensi untuk mengalami penurunan juga ada karena aksi ambil untung (profit taking) untuk meredakan kondisi jenuh beli. Akan tetapi, kondisi itu tampaknya bakal dibarengi oleh penambahan aksi beli dan proses seperti itu adalah normal,” papar Yuganur Wijanarko, analis PT KGI Sekuritas Indonesia, di Jakarta, Senin (18/12/2017).

Yuganur mengemukakan, para pelaku pasar direkomendasikan untuk mengakumulasi saham jika indeks masih bergerak di kisaran 6.100-6.050. Kondisi itu bakal menciptakan potensi untuk menembus titik resistensi psikologis IHSG di kisaran 6.125-6.200.

Dengan adanya peluang kenaikan pada perdagangan hari ini, demikian Yuganur, maka pelaku pasar dapat memanfaatkannya untuk mengakumulasi saham-saham pilihan mereka.

Sementara itu, Yuganur merekomendasikan BELI terhadap saham-saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) dan saham PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP).

Pendapat serupa juga dikemukakan oleh William Suryawijaya, analis PT Indosurya Sekuritas, yang menjelaskan, bahwa IHSG pada perdagangan hari ini diperdiksi bakal melanjutkan kenaikan setelah pada akhir pekan kemarin mampu menembus rekor tertinggi baru di posisi 6.119.

“IHSG diperkiraan bakal bergerak dalam rentang konsolidasi yang wajar dengan tujuan untuk menembus rekor tertinggi baru sepanjang masa. Itu karena titik support saat ini masih terlihat terjaga cukup kuat karena ditunjang oleh rilis data fundamental perekonomian Indonesia yang cukup kuat,” papar William di Jakarta, Senin (18/12/2017).

William berpendapat, kondisi tersebut diprediksi bakal memberikan sentimen positif terhadap pergerakan IHSG sehingga dapat terus bergerak di zona hijau. Kini, IHSG memiliki titik support di posisi 6.001 dan titik resistensi baru di level 6.142.

Dengan adanya kenaikan lanjutan hari ini, maka para pelaku pasar diminta William untuk mencermati saham-saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) dan PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP).

“Disamping itu, mereka juga harus memantau saham-saham PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP),” imbuh William. (Abraham Sihombing)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Board Member of Sinar Mas Franky O. Widjaja (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 13:52 WIB

TNI Bantu Bangun 3.000 Rumah Korban Gempa

Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia bekerja sama dengan TNI akan membangun 3.000 unit rumah bagi warga yang menjadi korban bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat serta gempa bumi dan…

PT Telkom Indonesia. (Foto: IST)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 13:37 WIB

Telkom Paparkan Strategi Indonesia Menuju Global Digital Hub di Indonesia Pavilion

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memiliki peran penting dalam memastikan pemerataan jaringan dan akses telekomunikasi sekaligus percepatan pertumbuhan ekonomi digital. Kehadiran Telkom secara…

Kepala BPOM Penny K. Lukito (Foto Ist)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 13:33 WIB

BPOM Komitmen Pembangunan Kesehatan Palestina

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Penny Lukito mengatakan Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk membangun kapasitas Palestina salah satunya pada sektor kesehatan.

- Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj (Foto Ist)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 13:24 WIB

PBNU Luncurkan NU Channel Tayangan Program Dakwah

Ormas Islam terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama (NU) meluncurkan "NU Channel" yang menayangkan sejumlah program seperti dakwah, doa, kebudayaan, seni dan diskusi.

Manchester United (MU)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 13:20 WIB

Siapkan Dana Capai Rp 60 Triliun, Pangeran Saudi Ini Siap Beli Manchester United

Pangeran Muhammad bin Salman dikabarkan akan mengambil alih Manchester United dari keluarga Glazer senilai 4 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp60 triliun.