Monika Rudijono Resmi Jabat Presiden Uber Indonesia, Ini Profilnya

Oleh : Ahmad Fadli | Jumat, 15 Desember 2017 - 10:15 WIB

Monika Rudijono Presiden Uber Indonesia
Monika Rudijono Presiden Uber Indonesia

INDUSTRY.co.id, Jakarta -Selepas ditinggal oleh Alan Jiang yang menjabat sebagai Managing Director pada Juni lalu, Uber mengumumkan penunjukan Monika Rudijono sebagai Presiden Uber Indonesia.

Monika akan resmi menjabat per Januari 2018. Untuk saat ini, urusan operasional Uber masih dipimpin Chan Park, General Manager South East Asia Uber.

"Dengan pengalaman 2 dekade membangun berbagai merek dan memimpin berbagai perusahaan di Indonesia, kami sangat senang Monika bergabung sebagai sosok penting untuk memimpin babak baru perjalanan dan pertumbuhan Uber di negara yang merupakan salah satu pasar ridesharing terbesar di dunia," kata Chief Business Officer, Uber Asia Pacific, Brooks Entwistle, melalui keterangan resminya, Jumat (15/12)

Sebelum bergabung dengan Uber, Monika adalah Presiden Direktur di Grey, yakni salah satu perusahaan periklanan dan pemasaran.

"Ridesharing telah mengubah bagaimana Indonesia bergerak, dan menghadirkan kesempatan-kesempatan ekonomi bagi jutaan orang," ujarnya Monika.

"Saya sangat senang menjadi bagian dari perubahan ini, dan memimpin babak baru yang transformatif untuk perjalanan Uber di negara yang saya banggakan ini," imbuhnya.

Monika memulai karirnya di MACS 909 dan FCB kemudian bergabung dengan Leo Burnett. Ia kemudian merintis kehadiran ISOBAR Indonesia pada tahun 2011. Sementara itu di Grey, Monika sempat menjabat di berbagai posisi senior, seperti General Manager (2014), COO (2015) dan President Director (2016).

Sementara itu penunjukkan Monika Rudijono juga disambut baik oleh Chan Park yang menyebutnya sebagai sosok yang optimistis.

"Saya berkesempatan untuk bertemu dengannya beberapa kali dan mengobrol. Dia adalah salah satu orang paling optimistis yang pernah saya temui. Saya senang menyambutnya dan menunggu untuk bekerjasama ke depan dengannya," ungkapnya

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BNI dukung gerakan tanam di daerah

Rabu, 12 Desember 2018 - 14:36 WIB

BNI dan Kementan Kini Garap Bumi Borneo

Barito Kuala - Kementerian Pertanian Republik Indonesia bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memperluas cakupan Program Gerakan Mengawal Musim Tanam Oktober 2018 - Maret 2019…

Menteri Airlangga resmikan Real CoId-Pressed Facility PT Sewu Segar Primatama (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 14:17 WIB

Didukung Sumber Daya Alam dan Permintaan Domestik, Sektor Mamin Miliki Potensi Pertumbuhan Besar

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, Sektor makanan dan minuman Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang besar karena didukung oleh sumber daya alam yang berlimpah dan permintaan…

BRIsyariah berpartisipasi di ISEF

Rabu, 12 Desember 2018 - 14:16 WIB

BRI Syariah Dorong Perekonomian Melalui Indonesia Sharia Economic Festival 2018

Surabaya - PT Bank BRIsyariah Tbk atau BRIsyariah sebagai bank syariah ritel modern kembali hadir dan berpartisipasi di acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) untuk yang kelima kalinya.…

Direktur Utama BAV Muhamad Siddik Heruwibowo (Foto Dok Bahana)

Rabu, 12 Desember 2018 - 14:13 WIB

Bahana Targetkan Penyaluran Dana Program Kemitraan Rp 100 Miliar

Demi meningkatkan akses pelaku usaha menengah kecil dan mikro kepada pembiayaan, PT Bahana Artha Ventura (BAV) terus berupa memperluas jaringan kepada sejumlah badan usaha milik negara (BUMN)…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat menyampaikan sambutan dalam acara penghargaan Industri Hijau (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:40 WIB

Penerapan Industri Hijau Mampu Hemat Energi Sebesar Rp1,8 Triliun dan Air Mencapai Rp 27 Miliar

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, hasil assessement penghargaan industri hijau tahun 2018, diperoleh penghematan energi sesebesar Rp 1,8 miliar dan air sebesar Rp 27 miliar.