SCG Readymix Tekankan Pentingnya Inovasi dan Teknologi untuk Implementasi High Performance Concrete

Oleh : Ridwan | Kamis, 14 Desember 2017 - 16:30 WIB

SCG Readymix (Foto Dok Industry.co.id)
SCG Readymix (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Konglomerat bisnis terkemuka di ASEAN, SCG melalui salah satu merek produknya, "Jayamix by SCG", menggelar SCG Readymix Concretalk 2017 setelah sebelumnya sukses menyelenggarakan forum serupa di Surabaya pada bulan Oktober lalu, dengan diikuti lebih dari 100 peserta.

SCG Readymix Concretalk berfokus pada diskusi mendalam mengenai inovasi dan teknologi dalam produk beton dan implementasinya di Indonesia, dengan tema "The Impementation of High Performance Concrete".

Jayamix by SCG sebagai sebagai produsen beton siap pakai terpercaya di Indonesia, memprioritaskan inovasi dan teknologi dalam mengembangkan produk dan layanan untuk menciptakan nilai tambah tinggi (HVA) dan memenuhi kebutuhan semua pihak terkait.  

Pesatnya perkembangan infrastruktur dan gedung-gedung bertingkat tinggi di Jakarta yang merupakan kota megapolitan dan pusat bisnis terbesar di Indonesia, menjadi salah satu faktor penting bagi SCG dalam mendorong Jayamix by SCG untuk terus mengembangkan penelitian yang mengedepankan inovasi dan teknologi agar bisa menghasilkan High Performance Concrete (HPC) untuk pembangunan secara berkelanjutan.  

Nantapong Chantrakul selaku Country Director of SCG Indonesia menjelaskan, kami memusatkan perhatian pada pentingnya High Performance Concrete untuk pengembangan proyek, pada SCG Readymix Concretalk 2017.

"Jayamix by SCG terus menerapkan inovasi dan teknologi baru dalam pengembangan HPC yang diperuntukkan bagi berbagai kebutuhan pengembangan dan konstruksi, untuk menciptakan struktur yang lebih tahan lama dan ekonomis dalam jangka panjang," ujarn Nantapong di Jakarta, Kamis (14/12/2017).

Ia menambahkan, kami berharap seluruh pengembang dan kontraktor dapat mengetahui kelebihan HPC untuk memudahkan para tenaga kerja dan melindungi kualitas beton dalam struktur bangunan.

Sementara itu, Davy Sukamta selaku President of HAKI (Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia) mengatakan, HPC adalah parameter utama yang harus dicapai oleh praktisi dalam industri konstruksi, karena akan berhubungan langsung dengan keselamatan pengguna konstruksi.

"Saat ini, banyak kontraktor yang masih belum mengetahui manfaat, kriteria, dan spesifikasi implementasi dari HPC," tuturnya.

Menurutnya, High Performance Concrete (HPC) merupakan solusi yang ditawarkan oleh pemasok beton siap pakai seperti Jayamix by SCG. HPC tidak bisa diolah secara umum, sehingga harus diterapkan beberapa teknik khusus agar bisa mencapai performa tinggi yang diinginkan.

"Saat ini salah satu produk HPC yang paling canggih adalah Self Compacting Concrete yang mulai menembus pasar Indonesia dalam beberapa tahun terakhir," tambah Davy.

Lebih lanjut, Davy memberikan apresiasi kepada Jayamix by SCG karena telah mampu menghasilkan produk beton siap pakai yang inovatif yang dilengkapi dengan High Value Added seperti Ultra High Strength Concrete, Waterproof Concrete, dan Marine Concrete yang dapat diterapkan untuk berbagai kebutuhan konstruksi dan proyek pembangunan.

Hingga saat ini, Jayamix by SCG telah mensuplai kebutuhan ready mixed concrete untuk berbagai kontraktor dan pengembang. Beberapa diantaranya mensuplai low-heat concrete untuk proyek Ciputra World Jakarta, Mid Town Gading Serpong, dan beberapa signature building lainnya di Jakarta, serta marine concrete untuk proyek pembangkit listrik di wilayah pesisir Kupang, NTT.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:30 WIB

Indonesia Posisi Kedua Sebagai Negara Dengan Optimisme Tinggi Terapkan Industri 4.0

Berdasarkan hasil riset McKinsey, Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan optimisme tertinggi dalam menerapkan industri 4.0, yakni 78%.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:06 WIB

INDI 4.0 Jadi Acuan Kemenperin Ukur Kesiapan Industri Masuk Era Digitalisasi

Kementerian Perindustrian terus memacu kesiapan sektor manufaktur nasional dalam memasuki era industri 4.0 khususnya lima sektor yang telah menjadi prioritas berdasarkan peta jalan Making Indonesia…

Kemen Kominfo

Selasa, 19 Maret 2019 - 19:33 WIB

Kominfo Blokir 11.803 Konten Radikalisme dan Terorisme

Jakarta-Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan pemblokiran konten internet yang memuat radikalisme dan terorisme sebanyak 11.803 konten mulai dari tahun 2009 sampai tahun 2019.…

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Selasa, 19 Maret 2019 - 16:50 WIB

Lewat Program Santripreneur, Kemenperin Telah Bina Lebih dari 4 Ribu Santri Jadi Wirausaha

Kementerian Perindustrian hingga saat ini telah membina dan memberikan pelatihan tentang kewirausahaan kepada 4.720 santri.

Direktur Utama PT Jababeka Morotai Basuri Tjahja

Selasa, 19 Maret 2019 - 16:48 WIB

Dirut PT Jababeka Morotai Cari Investor untuk Kembangkan Bandara Internasional KEK Morotai

Perhelatan Metal & Energy International Summit 2019 kembali digelar selama dua hari yang berlangsung 19 -20 Maret 2019, di Hotel JS Luwansa. Acara ini menghadirkan sekitar 100 delegasi negara…