Rehabilitasi Aliran Sungai di Kalsel, Tunas Inti Abadi Raih Penghargaan Lingkungan

Oleh : Hariyanto | Rabu, 13 Desember 2017 - 13:19 WIB

Rehabilitasi Aliran Sungai di Kalsel, Tunas Inti Abadi Raih Penghargaan Lingkungan
Rehabilitasi Aliran Sungai di Kalsel, Tunas Inti Abadi Raih Penghargaan Lingkungan

INDUSTRY co.id -Yogyakarta – Presiden RI Joko Widodo dan Menteri Lingkungan Hidup dan Menteri Kehutanan Siti Nurbaya memberikan penghargaan kepada para penggiat lingkungan bertepatan dengan Hari Menanam Pohon Indonesia 2017 di Ponjong, Gunung Kidul pada Sabtu, (9/12/2017). Salah satu penerima penghargaan karena aksinya di bidang lingkungan adalah Reswara Group melalui anak usahanya PT Tunas Inti Abadi.

PT Tunas Inti Abadi mendapat penghargaan dalam upaya merehabilitasi daerah aliran sungai di Kalsel, khususnya di Tanah Bumbu. TIA dianggap berhasil merehabilitasi kondisi DAS yang telah kritis dengan melakukan penanaman mangrove atau bakau.

Presiden jokowi mengatakan, aksi penanaman tidak sekadar menanam semata. Perawatan tanaman harus dilakukan agar tanaman dapat tumbuh dan dapat memerbaiki kondisi lingkungan. Selain itu, dapat juga mendukung ekonomi masyarakat setempat.

“Kami berterima kasih kepada para penggiat lingkungan baik para pemimpin daerah, perusahaan, kelompok masyarakat dan juga perseorangan atas kepeduliannya. Namun yang terpenting adalah menjaga dan merawat pohon yang telah ditanam. Ini yang penting. Jangan sekadar nanam, seremoni dan pergi,” kata Presiden Jokowi di Ponjong.

Direktur Utama TIA Dadik Kiswanto mengungkapkan terimakasihnya kepada Pemerintah yang telah mengapresiasi apa yang telah dilakukan tim TIA. Ini menjadi penyemangat tersendiri bagi perusahaan.

“Kami telah melakukan rehabilitasi DAS semenjak kami beroperasi. Secara bertahap, kami melakukan penanaman mangrove di Tanah Bumbu. Selain itu kami juga melakukan penanaman dan perawatan tanaman di Tahura Sultan Adam Tiwingan, Banjar Baru, Kalsel,” jelas Dadik.

Dadik berharap, ke depan semua perusahaan tambang peduli akan lingkungan. Tidak boleh ada lagi stigma bahwa tambang hanya bisa merusak lingkungan. Tambang juga dapat bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat jika dikelola dengan baik dan benar.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Jokowi menyempatkan melakukan penanaman pohon jati di bukit kapur kapur Ponjong, Gunung Kidul.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dirut LPDB KUMKM Braman Setyo dalam Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Dana Bergulir LPDB-KUMKM di Mamuju, Sulawesi Barat.

Selasa, 19 Maret 2019 - 09:28 WIB

LPDB Targetkan Penyaluran Dana Bergulir di Sulawesi Barat Capai Rp100 Milyar

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB - KUMKM) Kementerian Koperasi dan UKM berharap dana bergulir yang bisa disalurkan ke koperasi dan pelaku usaha…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat Peresmian Laboratorium Uji Pelumas PT. Surveyor Indonesia (Persero) di Sentul, Bogor

Selasa, 19 Maret 2019 - 09:17 WIB

Menperin Akan Beri Sanksi bagi Industri yang Tidak Terapkan SNI Wajib Pelumas

Kementerian Perindustrian telah menerbitkan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 25 Tahun 2018 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) Pelumas secara wajib.

BBRI (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 19 Maret 2019 - 09:17 WIB

BBRI Terus Melesat Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., berhasil menorehkan capaian gemilang dengan mencatatkan harga saham tertinggi dengan nilai per unit saham di Bursa Efek Indonesia sebesar Rp. 4.040 atau…

Pasukan Brimob/Polisi (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 19 Maret 2019 - 09:00 WIB

Tugas Tugas Berat Polri Jelang dan Pasca Pilpres 2019

Indonesa Police Watch (IPW) mendata ketiga tugas berat Polri itu yakni; Pertama, mengantisipasi rasa percaya diri yang berlebihan dari para pendukung capres. Sebab dikhawatirkan jika capresnya…

BNI Syariah. (Foto: IST)

Selasa, 19 Maret 2019 - 09:00 WIB

BNI Syariah Optimalkan Engagement dengan Nasabah

Jakarta - BNI Syariah berusaha mengoptimalkan layanan kepada nasabah dengan meningkatkan engagement dengan nasabah.