Kampanye Pilkada 2018 Sudah Dimulai

Oleh : Dar Edi Yoga | Jumat, 08 Desember 2017 - 15:38 WIB

Dar Edi Yoga Pimpinan Perusahaan Kantor Berita Politik RMOL (foto Dok Industry.coid)
Dar Edi Yoga Pimpinan Perusahaan Kantor Berita Politik RMOL (foto Dok Industry.coid)

INDUSTRY.co.id - Kendati masa kampanye pilkada serentak akan dimulai pada 15 Februari 2018, disusul dengan pemungutan dan penghitungan suara tanggal 27 Juni 2018, namun sejumlah kandidat dan pihak tertentu sudah mulai melancarkan jurus kampanye secara terselubung baik yang positif maupun negatif.

Mendukung seorang calon dalam Pilkada Serentak 2018 merupakan hak yang dimiliki oleh setiap orang. Tentunya kita semua berharap dapat dilakukan dengan cara yang elegan, santun dan positif.

Saat ini sudah mulai terlihat beberapa kandidat ataupun beberapa pihak mulai terlibat dalam kampanye hitam dengan menjelek-jelekan calon yang dianggap berpotensi menjadi saingannya. Sikap tidak bermutu demikian bukanlah sikap seorang yang demokratis dan tentunya dapat dimasukkan sebagai warga negara yang tidak Pancasilais.

Seorang politisi bila tidak memiliki sikap siap kalah dan siap menang maka sebaiknya tidak usah ikut dalam ajang pilkada, karena dalam pilkada harus dapat menarik simpati massa dengan adu gagasan, adu program dalam visi dan misinya. Bukan tidak mungkin akibat kampanye hitam justru massa mengambang yang diharapkan memilihnya justru berpikir ulang dan tidak jadi memihak.

Secara umum yang disebut dengan kampanye hitam adalah menghina, memfitnah, mengadu domba, menghasut, atau menyebarkan berita bohong yang dilakukan oleh seorang calon/sekelompok orang/partai politik/pendukung seorang calon terhadap lawan mereka. Ini berbeda dengan menyampaikan kritik terhadap visi dan misi atau program calon tertentu yang tidak tergolong black campaign.

Kampanye hitam dapat dilakukan dengan cara terselubung dengan memanfaatkan lembaga survey, pengamat, dan juga media. Seperti pernah dilakukan oleh sebuah lembaga survei yang merilis bahwa seorang kandidat calon kepala daerah tertentu, dianggap dikenal masyarakat karena pernah terlibat dalam video adegan mesum.

Tentu hal ini patut dipertanyakan, apa mungkin hampir semua responden yang tersebar di sejumlah kota besar dalam satu provinsi sebagian besar menjawab hal tersebut dan tahu akan peristiwa yang belum pernah terbukti kebenarannya. Pasti ada upaya pengkondisian dalam melakukan survei demi pesanan seseorang atau pihak tertentu untuk menjatuhkan popularitas seseorang.

Belum lagi upaya kriminalisasi yang dilakukan lawan-lawan politik seseorang dengan menggunakan tangan-tangan oknum perangkat hukum di republik ini agar sang kandidat tidak dapat maju sebagai calon kepala daerah.

Agaknya ajang Pilkada Serentak 2018 akan dipenuhi banyak kampanye hitam yang berpotensi akan memecah belah masyarakat dan tidak tertutup kemungkinan akan berakhir dengan kerusuhan sosial bila pemerintah dan penyelenggara pilkada tidak segera mengantisipasi dengan pengawasan yang ketat serta memberlakukan aturan disertai sanksi yang tegas.

Penulis adalah, Dar Edi Yoga Pemimpin Perusahaan Kantor Berita Politik RMOL dan Praktisi Media

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mendikbud, Muhadjir Effendy

Minggu, 21 Oktober 2018 - 04:18 WIB

Pemerintah Segera Bangun Lapangan Bola Setiap Zonasi

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan mulai tahun depan pihaknya akan membangun lapangan sepak bola di setiap zonasi.

 Sutopo Purwo Nugroho, Humas BNPB

Minggu, 21 Oktober 2018 - 04:11 WIB

Sutopo: Pemulihan Dampak Bencana Sulteng Diintensifkan

Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan penanganan darurat dampak gempa bumi dan tsunami di Sulawesi…

Gunung Anak Krakatau (Foto banten)

Minggu, 21 Oktober 2018 - 04:06 WIB

Gunung Anak Krakatau Alami 63 Kegempaan Letusan

BMKG menyatakan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung mengalami 63 kegempaan letusan sepanjang Jumat (19/10) sampai dengan Sabtu dini hari, namun visual…

Presiden Jokowi hari santri ke IV yang di pusatkan di Kota Solo (Foto Okezone)

Minggu, 21 Oktober 2018 - 03:59 WIB

Presidem Jokowi Minta Ukhuwah Islamiyah Terus Dijaga

Puncak hari santri ke IV yang di pusatkan di Kota Solo, dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Di hadapan peserta di Apel Akbar Hari Santri Nusantara yang digelar di Benteng Vastenburg…

Foto Doc Kementan

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 20:44 WIB

Hasilkan 20 Triliun dalam 3,5 Tahun, Ekspor Obat Hewan Indonesia Meningkat

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Dalam kurun waktu 3,5 tahun, ekspor obat hewan telah signifikan mendatangkan devisa negara yang cukup besar. Berdasarkan data Direktorat…